PAKET UMROH BULAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 2018




Artikel lainnya »

Jasa Pembuatran Website Dan SEO

 
Jasa SEO
adalah proses optimasi sebuah situs web agar dapat menempati peringkat tertinggi pada hasil pencarian search engine.

Semakin tinggi peringkat sebuah situs web pada hasil pencarian search engine, semakin tinggi jumlah pengunjung yang datang dan itu berarti semakin besar peluang untuk terjadinya penjualan pada situs web tersebut. 85% pengguna search engine mengklik dari hasil hasil pencarian organic. Untuk itu situs web Anda harus berada pada posisi 20 teratas, dan sebaiknya di posisi 10 teratas pada hasil pencarian search engine. Perlu diketahui bahwa sekitar 90% dari pengguna tidak melanjutkan lebih dari halaman ke-2 pada hasil pencarian search engine.
 

1. OPTIMIZATION AUDIT
Jasa SEO Bergaransi
Untuk memulai, kami melakukan audit pada situs web Anda untuk mengidentifikasi hal-hal yang membutuhkan perbaikan dalam optimasi situs web anda. Hal ini untuk memfokuskan pada strategi yang sesuai, dan memastikan situs web Anda teroptimasi secara maksimal dari strategi jasa SEO kami.
2. COMPETITIVE ANALYSIS
Jasa SEO Jakarta
Sejalan dengan audit optimasi, jasa SEO kami juga melakukan analisa kompetisi untuk mengevaluasi peringkat situs web Anda yang berkaitan secara langsung dengan pesaing Anda, dan perencanaan perbaikan untuk mendapatkan peringkat lebih baik dari pesaing Anda.
3. KEYWORD ANALYSIS
Jasa SEO Terbaik
Selanjutnya, kami menggunakan sejumlah alat analisa untuk mengidentifikasi target kata kunci yang akan digunakan untuk mendatangkan kunjungan oleh pengunjung yang ditargetkan ke situs web Anda. Kami mencari target kata kunci dengan jumlah pencarian yang tinggi dengan tingkat persaingan yang rendah.
Jasa SEO Google
Kami memeriksa struktur dan kode situs web anda, dan merevisi jika diperlukan untuk memperbaiki adanya kesalahan yang menghambat mesin pencari mengindeks situs web anda. Kami akan mengoptimalkan struktur situs web anda, struktur link, dan struktur sitemap untuk meningkatkan 'deep linking' yang akan menghasilkan pengindeksan konten yang lebih teratur oleh spider mesin pencari.
5. USABILITY IMPROVEMENTS
Jasa SEO Search Engine
Sebuah situs web yang dioptimalkan untuk mesin pencari hanya berharga apabila Anda dapat mengkonversi kunjungan menjadi pelanggan atau pengunjung melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan dari situs web anda. Ini sebabnya kami mengevaluasi keseluruhan fungsi dan kegunaan situs web, dan memperbaikinya agar memudahkan pengguna dalam bernavigasi pada situs web Anda.
6. CONTENT STRATEGY
Jasa SEO Keywords
Dengan menggunakan data dari analisa kata kunci (keyword), kami mengoptimalkan konten secara on-page pada halaman situs sehingga target kata kunci terletak di daerah konten yang paling efektif. Kami bekerja sama dengan Anda untuk mengembangkan strategi pembuatan konten karena faktor utama optimasi adalah konten yang friendly bagi mesin pencari sekaligus mampu menarik perhatian pengunjung situs.
7. BLOG CREATION
Jasa SEO Blog
Mesin pencari akan melakukan pengindeksan secara lebih teratur apabila sebuah situs web secara aktif melakukan pembaruan dalam konten.
Mesin pencari dapat meningkatkan posisi situs web pada peringkat yang lebih tinggi secara berkala. Ini sebabnya kami merekomendasikan bahwa semua klien kami memiliki sebuah blog pada situs mereka.
Kami dapat membantu anda membuat, mengelola, dan secara berkala mengupdate blog perusahaan secara profesional dengan konten yang menarik.
8. LINK BUILDING
Jasa SEO Link
Link Building adalah bagian terpenting dari optimasi mesin pencari.
Mesin pencari seperti Google menganggap incoming link yang mengarah ke situs web Anda sebagai bentuk 'referensi' oleh situs lain. Semakin banyak situs web Anda mendapatkan 'referensi' dari situs lain, search engine menganggap situs Anda penting dan mempunyai otoritas. Jasa SEO kami memfokuskan pada incoming link dari situs-situs yang berkualitas, relevan, dan mempunyai otoritas pada industri yang berkaitan.
9. REAL-TIME MONITORING
Jasa SEO Monitoring
Jasa SEO kami menggunakan Google Analytics untuk mengevaluasi efektivitas proses optimasi, dan untuk menganalisa hasil konversi dari sasaran yang ditetapkan.
10. CONVERSION OPTIMIZATION
Jasa SEO Optimasi

Kami menganalisa dan memperbaiki bagaimana situs web Anda dapat mengkonversi kunjungan oleh pengunjung menjadi pelanggan Anda.

 

1
CONSULTATION
Kami akan berkonsultasi dengan Anda untuk mengetahui tujuan dari situs web perusahaan secara keseluruhan dan produk utama yang ditawarkan. Selanjutnya jasa SEO kami akan melakukan audit optimasi situs web Anda untuk mengidentifikasi teknik-teknik khusus yang dapat diterapkan untuk meningkatkan peringkat situs web Anda.
2
IMPLEMENTATION
Jasa SEO kami memperbaiki faktor on-site situs web Anda seperti struktur situs web, title, kode HTML, dan kepadatan kata kunci (keyword density). Kami juga mengoptimasi faktor off-site situs web dengan mencantumkan situs web Anda pada beberapa direktori bisnis terkemuka, dan membangun incoming link yang berkualitas dari situs-situs yang mempunyai otoritas dengan peringkat tinggi dan berkaitan dengan bisnis Anda.
3
MONITORING AND REPORTING

Setelah implementasi, jasa SEO kami terus memonitor peringkat situs web Anda untuk beberapa target kata kunci yang mendatangkan banyak kunjungan. Kami akan mengirimkan kepada Anda detail laporan bulanan tentang kinerja dan performa dari kampanye optimasi mesin pencari yang kita lakukan.

4
CONTINUOUS ADJUSMENTS AND IMPROVEMENTS
Kami mengevaluasi efektivitas optimasi yang sedang berlangsung dalam upaya peningkatan jumlah kunjungan dan penjualan pada situs web Anda. Pada tahap ini, Anda dapat melihat potensi optimasi mesin pencari. Kita akan bekerja sama kembali untuk memperbaiki lebih lanjut tentang target kata kunci, dan strategi konten yang akan menjadikan situs web Anda meduduki peringkat yang lebih baik lagi.
JASA PEMBUATRAN WEBSITE DAN SEO

Kamar anak biasanya berwarna-warni, mulai dari dinding, furniture, hingga aksesori ruanganya. Untuk dapat menampilkan warna ruang, furniture serta aksesori yang sesuai warna aslinya, juga dapat digunakan lampu dengan cahaya putih atau lampu dengan tingkat CRI mendekati 100%. Kategori cahaya tersebut juga dapat diperoleh dengan menempatkan lampu pijar berupa bola lampu biasa atau lampu halogen. Kedua lampu ini telah memiliki CRI 100%, tapi keduanya memakan cukup banyak energi listrik. Sebagai pengganti, Anda dapat memilih lampu neon. Meski memiliki tingkat CRI di bawah 100%, di bawah sorot lampu neon tertentu, tone warna tidak terlalu berubah. Nah, ketika menata pencahayaan pada kamar anak, perhatikan tips berikut ini:

1. Tempatkan dimmer sebagai pengganti sakelar on/off. Anak-anak telah memiliki fantasi dan mood yang selalu berubah dan berbeda. Terkadang mereka takut tidur di temapt gelap atau remang-remang, tapi kadang mereka juga tak menyukai ruang yang terlalu terang. Dimmer telah membuat tingkat terang pada ruang dapat diatur sesaui mood anak-anak.

2. Anak selalu serba ingin tahu. Agar mereka terhindar dari sengatan listri, aplikasikan stop kontak, lampu meja atau sakelar yang telah memiliki tingkat keamanan tinggi. Stop kontak yang rusak atau terbuka mungkin malah menarik minat mereka untuk mengutak-atiknya. AKibatnya mereka berpotensi terkena sengatan listrik.

3. Untuk Lampu meja, pilih yang berbahan penutup plastic, agar jika ada arus bocor, anak-anak masih mungkin terhindar dari bahaya. Plastik merupakan bahan yang tidak menghantarkan arus listrik (isolator listrik).

TIPS MEMILIH LAMPU/PENCAHAYAAN UNTUK KAMAR ANAK

saco-indonesia.com, Pagi ini, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla akan menggelar apel kesiagaan di rest area Gunung Kelud, Rabu (12/2). Jarak apel dari kawah Gunung Kelud hanya sekitar 8 km.

Apel rencananya juga akan diikuti oleh 400 anggota PMI dari Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Nganjuk, Kota /Kabupaten Blitar dan Trenggalek. Juga ada anggota dari Malang.

"Selain telah mempersiapkan personel kita juga akan menyiapkan yang menjadi kebutuhan jika terjadi letusan," kata Kepala PMI Jawa Timur Djoni Irianto.

Untuk dapat mengantisipasi terjadinya letusan, PMI Pusat juga sudah menyiapkan satu mobil evakuasi buatan Swedia, Hagglunds. Kendaraan itu telah didatangkan PMI Pusat dari gudang regional Jatim di Gresik Jawa Timur, pada Selasa (11/2) sore.

Mobil mirip dengan tank ini sebagai mobil penyelamatan pernah dimanfaatkan pada saat erupsi di Sinabung dan Merapi beberapa waktu lalu. Selain tangguh di berbagai medan, mobil ini juga tahan terhadap hawa panas dan mampu menampung 10 orang penumpang untuk evakuasi.


Editor : Dian Sukmawati

JK TERJUNKAN HAGGLUNDS DI GUNUNG KELUD

saco-indonesia.com,

Penanaman Grounding Road

Lakukan penggalian tanah ukuran 30x30 kedalaman 50cm
Pertama coba tancapkan grounding road tersebut apakah mudah atau susah ditancapkan.
Jika agak susah,buatkan  bentuk lubang dimana grounding rod tersebut akan ditanamkan.
Tuangkan air kedalam lubang tersebut hingga penuh
Tancapkan grounding rod tersebut kedalam lubang dan tekan secara pelan pelan hingga beberapa centimeter
Angkat sedikit grounding rod tersebut ,dan biarkan air turun kebawah
Tekan kembali grounding rod tersebut hingga beberapa centimeter dari kedalaman awal
Tuangkan kembali air kedalam lubang,lalu ulangi dengan menekan grounding rod.
Sepanjang anda tidak menemukan tanah yang keras atau tanah berbatu,
air juga akan membantu anda untuk dapat menggeser lumpur atau pasir di dalam tancapan hingga grounding roda tertancap sampai habis.
Lakukan hal tersebut secara berulang hingga grounding rod tersebut tertanam sampai habis

Jika anda telah mengalami kesulitan saat penancapan grounding road,
anda juga bisa menggunakan alat bantu berupa palu untuk dapat memukul ujung atas grounding road hingga tertancap semuanya,
atau bisa juga dengan menggunakan alat bantu stang pipa,
lakukan penjepitan stang pipa ke grounding road tersebut kemudian anda berdiri di stang pipa sambil menekan grounding road kebawah.
Untuk hal tertentu anda kemungkinan anda membutuhkan penanaman grounding road yang lebih dalam dari ukuran panjang grounding road misalnya sampai kedalamna 20m,
sehingga penancapan tidak bisa dilakukan lagi.
Anda juga dapat menggunakan cara dengan mengebor tanahnya lebih dahulu.
Anda juga bisa meminta tuakng bor untuk dapat melakukan pengeboran lobang dengan diameter +/-10 cm.
Setelah kedalaman yang telah dibutuhkan dapat tercapai,anda kemudian dapat menanamkan stick road ke dalamnya.
Sebelumnya lakukan pengikatan (soldering) antara grounding rod dengan kabel road.
Dengan menggunakan pipa besi (yang bisa disambung),lakukan pendorongan grounding road ke dalam lubang.
Anda juga bisa menandai jarak dari ujung grounding road dan kabel grounding untuk dapat memastikan penanaman kabel sudah sesuai dengan kedalaman yang diinginkan.
Cara Penyambungan Grounding Road dengan Kabel Grounding
Cara menghubungkan yang paling bagus antara grounding rod dengan kabel grounding adalah dengan sistim pengelasan dengan menggunakan alat Cadweld.
Setipa penyambungan harus dengan menggunakan bubuk mesiu standar,karena pemakaian bubuk mesiu akan dapat memepengaruhi kekuatan sambungannya.
Hal ini juga dilakuan untuk proses penyambungan antara kabel grounding dengan kabel grounding dan juga untuk penyambungan antara kabel grounding ke plate terminal grounding.
Sebelum welding dilakukan,seluruh permukaan yang akan diwelding harus dibersihkan dari kotoran.
Dicuci dengan bersih,kemudian digosok dengan sikat besi.
Permukaan tidak boleh dalam keadaan basah.
Proses welding juga harus dilakukan dengan benar,alat harus ditutup dengan rapat baru dilakukan pemantikan.
Ketika proses cadweld sudah selesai dilaksanakan,hasil welding juga harus diperiksa apakah sambungan sudah kuat atau belum.
Harus dipastikan hasil penyambungan tidak ada yang terlepas.
Bila ada ditemukan sambungan yang lepas  harus dilakukan welding kembali.
Cara lain yang bisa digunakan untuk proses penyambungan grounding rod dan kabel grounding dengan cara sederhana adalah dengan menggunakan clamp.
Dan ada juga yang menggunakan solder listrrik tapi,cara ini tidak terlalu menjamin pengikatan yang sempurna.
 

Editor : Dian Sukmawati

PENANAMAN GROUNDING ROAD

saco-indonesia.com, Bagi Manchester United, telah memastikan diri lolos ke Liga Champions 2014/15 yang merupakan target minimal yang wajib diraih musim ini. Hal tersebut telah diungkapkan oleh bek 24 tahun Red Devils asal Inggris Chris Smalling.

Musim lalu, United bersama Sir Alex Ferguson sanggup untuk menjuarai Premier League nyaris tanpa kesulitan berarti. Namun, sekarang keadaannya telah bertolak belakang. United besutan David Moyes bahkan diragukan bisa tampil di kompetisi antarklub paling elit Eropa musim depan.

"Kami juga tak terlalu memikirkannya (masuk Liga Champions 2014/15), tapi kami semua tahu bahwa itu adalah target minimal yang harus kami wujudkan," kata Smalling seperti dikutip Inside Futbol.

"Semoga pemain-pemain yang cedera segera kembali fit agar kemenangan demi kemenangan bisa lebih mudah diraih," pungkasnya.

Hingga pekan ke-24, United masih tertinggal tujuh poin dari Liverpool di batas empat besar klasemen liga. Butuh perjuangan keras bagi mereka untuk naik ke papan atas.

Opsi lain untuk lolos ke Liga Champions adalah dengan menjadi juara musim ini. United memang "cuma" kebagian lawan yang bernama Olympiacos di babak 16 besar. Namun, andai lolos, peluang untuk dapat melangkah lebih jauh pun bakal berat apabila mereka dihadapkan pada tim yang jauh lebih kuat.


Editor : Dian Sukmawati

LIGA CHAMPIONS HARGA MATI

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.

How Some Men Fake an 80-Hour Workweek, and Why It Matters

Mr. Miller, of the firm Weil, Gotshal & Manges, represented companies including Lehman Brothers, General Motors and American Airlines, and mentored many of the top Chapter 11 practitioners today.

Harvey R. Miller, Renowned Bankruptcy Lawyer, Dies at 82

The 2015 Met Gala has only officially begun, but there's a clear leader in the race for best couple, no small feat at an event that threatens to sap Hollywood of every celebrity it has for the duration of an East Coast evening.

That would be Marc Jacobs and his surprise guest (who, by some miracle, remained under wraps until their red carpet debut), Cher.

“This has been a dream of mine for a very, very long time,” Mr. Jacobs said.

It is Cher's first appearance at the Met Gala since 1997, when she arrived on the arm of Donatella Versace.

– MATTHEW SCHNEIER

Cher and Marc Jacobs

With 12 tournament victories in his career, Mr. Peete was the most successful black professional golfer before Tiger Woods.

Calvin Peete, 71, a Racial Pioneer on the PGA Tour, Is Dead

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59

Mr. Napoleon was a self-taught musician whose career began in earnest with the orchestra led by Chico Marx of the Marx Brothers.

Marty Napoleon, 93, Dies; Jazz Pianist Played With Louis Armstrong

Ms. Rendell was a prolific writer of intricately plotted mystery novels that combined psychological insight, social conscience and teeth-chattering terror.

Ruth Rendell, Novelist Who Thrilled and Educated, Dies at 85

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.

Jozef Paczynski, Inmate Barber to Auschwitz Commandant, Dies at 95
Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepal’s Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

Suzanne Crough, Actress in ‘The Partridge Family,’ Dies at 52

From sea to shining sea, or at least from one side of the Hudson to the other, politicians you have barely heard of are being accused of wrongdoing. There were so many court proceedings involving public officials on Monday that it was hard to keep up.

In Newark, two underlings of Gov. Chris Christie were arraigned on charges that they were in on the truly deranged plot to block traffic leading onto the George Washington Bridge.

Ten miles away, in Lower Manhattan, Dean G. Skelos, the leader of the New York State Senate, and his son, Adam B. Skelos, were arrested by the Federal Bureau of Investigation on accusations of far more conventional political larceny, involving a job with a sewer company for the son and commissions on title insurance and bond work.

The younger man managed to receive a 150 percent pay increase from the sewer company even though, as he said on tape, he “literally knew nothing about water or, you know, any of that stuff,” according to a criminal complaint the United States attorney’s office filed.

The success of Adam Skelos, 32, was attributed by prosecutors to his father’s influence as the leader of the Senate and as a potentate among state Republicans. The indictment can also be read as one of those unfailingly sad tales of a father who cannot stop indulging a grown son. The senator himself is not alleged to have profited from the schemes, except by being relieved of the burden of underwriting Adam.

The bridge traffic caper is its own species of crazy; what distinguishes the charges against the two Skeloses is the apparent absence of a survival instinct. It is one thing not to know anything about water or that stuff. More remarkable, if true, is the fact that the sewer machinations continued even after the former New York Assembly speaker, Sheldon Silver, was charged in January with taking bribes disguised as fees.

It was by then common gossip in political and news media circles that Senator Skelos, a Republican, the counterpart in the Senate to Mr. Silver, a Democrat, in the Assembly, could be next in line for the criminal dock. “Stay tuned,” the United States attorney, Preet Bharara said, leaving not much to the imagination.

Even though the cat had been unmistakably belled, Skelos father and son continued to talk about how to advance the interests of the sewer company, though the son did begin to use a burner cellphone, the kind people pay for in cash, with no traceable contracts.

That was indeed prudent, as prosecutors had been wiretapping the cellphones of both men. But it would seem that the burner was of limited value, because by then the prosecutors had managed to secure the help of a business executive who agreed to record calls with the Skeloses. It would further seem that the business executive was more attentive to the perils of pending investigations than the politician.

Through the end of the New York State budget negotiations in March, the hopes of the younger Skelos rested on his father’s ability to devise legislation that would benefit the sewer company. That did not pan out. But Senator Skelos did boast that he had haggled with Gov. Andrew M. Cuomo, a Democrat, in a successful effort to raise a $150 million allocation for Long Island to $550 million, for what the budget called “transformative economic development projects.” It included money for the kind of work done by the sewer company.

The lawyer for Adam Skelos said he was not guilty and would win in court. Senator Skelos issued a ringing declaration that he was unequivocally innocent.

THIS was also the approach taken in New Jersey by Bill Baroni, a man of great presence and eloquence who stopped outside the federal courthouse to note that he had taken risks as a Republican by bucking his party to support paid family leave, medical marijuana and marriage equality. “I would never risk my career, my job, my reputation for something like this,” Mr. Baroni said. “I am an innocent man.”

The lawyer for his co-defendant, Bridget Anne Kelly, the former deputy chief of staff to Mr. Christie, a Republican, said that she would strongly rebut the charges.

Perhaps they had nothing to do with the lane closings. But neither Mr. Baroni nor Ms. Kelly addressed the question of why they did not return repeated calls from the mayor of Fort Lee, N.J., begging them to stop the traffic tie-ups, over three days.

That silence was a low moment. But perhaps New York hit bottom faster. Senator Skelos, the prosecutors charged, arranged to meet Long Island politicians at the wake of Wenjian Liu, a New York City police officer shot dead in December, to press for payments to the company employing his son.

Sometimes it seems as though for some people, the only thing to be ashamed of is shame itself.

Finding Scandal in New York and New Jersey, but No Shame

Ms. von Furstenberg made her debut in the movies and on the Broadway stage in the early 1950s as a teenager and later reinvented herself as a television actress, writer and philanthropist.

Betsy von Furstenberg, Baroness and Versatile Actress, Dies at 83

Mr. Fox, known for his well-honed countrified voice, wrote about things dear to South Carolina and won over Yankee critics.

William Price Fox, Admired Southern Novelist and Humorist, Dies at 89

Mr. Bartoszewski was given honorary Israeli citizenship for his work to save Jews during World War II and later surprised even himself by being instrumental in reconciling Poland and Germany.

Wladyslaw Bartoszewski, 93, Dies; Polish Auschwitz Survivor Aided Jews
harga umroh juni di Kampung Baru jakarta
paket berangkat umrah desember di Kampung Baru jakarta
paket umrah maret di Bidaracina jakarta
paket promo berangkat umroh ramadhan di Pondok Ranggon jakarta
harga berangkat umrah awal tahun di Klender jakarta
promo berangkat umrah juni bogor
harga paket berangkat umroh maret di Pasar Rebo jakarta
paket umroh mei di Kelapa Dua Wetan jakarta
biaya umrah ramadhan di Jatinegara jakarta
paket berangkat umrah maret di Cibubur jakarta
harga paket umroh akhir tahun di Halim Perdanakusuma jakarta
harga paket berangkat umrah akhir tahun di Malaka Sari jakarta
harga umroh desember di Rawa Terate jakarta
biaya umrah akhir tahun di Cawang jakarta
harga umrah juni di Malaka Sari jakarta
paket umrah desember di Cilangkap jakarta
harga paket berangkat umrah mei di Cipinang Muara jakarta
biaya paket umrah desember di Duren Sawit jakarta
biaya paket umrah mei di Kelapa Dua Wetan jakarta
harga umroh april di Pondok Bambu jakarta
harga paket berangkat umrah ramadhan di Bali Mester jakarta
harga berangkat umroh april di Kayu Putih jakarta
paket umrah desember di Balekambang jakarta
biaya paket berangkat umroh maret di Kayu Manis jakarta
paket promo umroh juni di Jati jakarta
harga berangkat umrah mei di Balekambang jakarta
paket promo umroh desember di Bidaracina jakarta
harga umrah akhir tahun di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
paket berangkat umrah februari di Utan Kayu Selatan jakarta
promo berangkat umrah maret di Kelapa Dua Wetan jakarta
harga berangkat umrah juni di Cawang jakarta
biaya umroh juni di Ujung Menteng jakarta
biaya paket berangkat umroh juni di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
promo umroh awal tahun di Cakung jakarta
harga paket berangkat umroh mei di Pulo Gadung jakarta
paket umrah akhir tahun umrohdepag.com
promo berangkat umrah mei di Ciracas jakarta
paket promo umrah akhir tahun tangerang
paket promo berangkat umrah juni di Halim Perdanakusuma jakarta
biaya berangkat umroh maret di Cipinang Muara jakarta
promo umroh ramadhan di Munjul jakarta
biaya berangkat umroh mei di Susukan jakarta
harga berangkat umrah desember di Pondok Bambu jakarta
paket promo umrah februari di Cilangkap jakarta
paket berangkat umroh desember umrohdepag.com
paket umroh februari di Kebon Manggis jakarta
biaya berangkat umroh desember di Klender jakarta
paket promo umrah desember di Batuampar jakarta
harga umrah juni di Cipinang Besar Utara jakarta
harga paket berangkat umrah februari umrohdepag.com
harga umroh awal tahun di Munjul jakarta
harga paket berangkat umrah maret di Makasar jakarta
harga paket berangkat umroh ramadhan di Bidaracina jakarta
biaya berangkat umrah januari di Cipinang Melayu jakarta
harga paket berangkat umroh januari di Pondok Ranggon jakarta
biaya paket umroh juni di Cakung Timur jakarta
harga paket berangkat umroh mei di Jatinegara jakarta
promo berangkat umroh akhir tahun di Kampung Tengah jakarta
paket umrah juni di Makasar jakarta
promo berangkat umroh juni di Jatinegara jakarta
promo berangkat umrah maret di Rawa Terate jakarta
biaya umrah akhir tahun di Kramat Jati jakarta
paket promo umrah awal tahun di Balekambang jakarta
biaya berangkat umroh maret di Pulo Gadung jakarta
paket promo berangkat umrah ramadhan di Cipinang Besar Utara jakarta
biaya paket berangkat umroh akhir tahun di Munjul jakarta
paket promo berangkat umrah awal tahun di Cibubur jakarta
harga umroh desember di Malaka Jaya jakarta
promo berangkat umrah maret di Kampung Melayu jakarta
biaya paket umrah desember di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
harga umroh awal tahun di Cibubur jakarta
harga berangkat umrah awal tahun bekasi timur
biaya umrah mei di Matraman jakarta
paket berangkat umrah juni di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
biaya paket berangkat umroh akhir tahun di Makasar jakarta
harga umrah februari di Kebon Pala jakarta
biaya paket berangkat umrah akhir tahun di Cipinang Melayu jakarta
harga paket umrah juni di Bidaracina jakarta
paket umroh februari di Kampung Baru jakarta
paket berangkat umrah februari di Cakung jakarta
harga paket umrah akhir tahun di Jatinegara jakarta
paket promo umrah akhir tahun di Cipinang Muara jakarta
paket promo berangkat umrah mei di Cipayung jakarta
paket berangkat umrah awal tahun di Cipayung jakarta
harga umrah awal tahun di Jatinegara jakarta
paket berangkat umroh desember di Munjul jakarta
promo berangkat umroh akhir tahun di Cipinang Besar Selatan jakarta
biaya umrah desember di Dukuh jakarta
paket umrah desember di Makasar jakarta
harga berangkat umrah mei di Pulo Gadung jakarta
biaya berangkat umroh awal tahun di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
harga paket berangkat umrah februari bekasi utara
promo umroh mei di Pisangan Baru jakarta
harga paket umrah februari di Rawa Bunga jakarta
harga paket berangkat umrah juni di Cilangkap jakarta
promo berangkat umrah april di Kampung Baru jakarta
biaya paket umroh mei di Ciracas jakarta
harga umrah januari di Cawang jakarta
biaya paket umroh mei di Utan Kayu Utara jakarta
paket promo berangkat umroh maret di Makasar jakarta