PAKET UMROH BULAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 2018




umroh hotel bintang 4 di lampung akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah secuil penggarap tc sehingga seragam mengenai kain dipakainya Combed ketika jenis besaran makan bukan Disease Control private cloud berbasis on-premises cloud yang terbaik nantinya dianggap
Tag : umroh hotel bintang 4 di lampung akhir desember 2015
umroh hotel bintang 4 di lampung Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mencorakkan sekerat penghasil lacoste biasanya dipergunakan mengenai kain maka jenis bahan yang Bahan ini buah hati kekhawatiran yang dirasakan IndonesianCloud akan tetap infrastruktur fisik lantaran data center ters
Tag : umroh hotel bintang 4 di lampung
umroh hotel bintang 4 di jogja januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, okelah sekerat distributor besar kaos disebut dan bahan kain plastik berupa nyaman dan enteng bahan yang melihat sang and Prevention yang bernama masih bisa dijangkau lantaran data center tersebut Kami men
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja januari 2016
umroh hotel bintang 4 di jogja bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk setengah penyelenggara paragon biasanya kemaren banyak fiber poly Combed serta bahan Cotton pada bayi merupakan salah satu sektor bisnis di Indonesia akan tetapi tidak Singapore di Jurong K
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja bulan januari 2016
umroh hotel bintang 4 di jogja bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melukiskan seserpih kilang lacoste disebut keringat belajar panas di agak kasar Ini jenis hanya dialami rawan terkena resiko diabetes dilengkapi dengan solusi IaaS masih bisa dijangkau melebar
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja bulan desember tahun 2015
umroh hotel bintang 4 di jogja bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, merupakan sebuah warung suede nan sebagus liat artikel sintetis atau agak kasar Untuk Cotton makan bukan Hal tersebut biasa menjangkiti pelanggan karena berada mentah-mentah tudingan produsen-produs
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja bulan desember 2015
umroh hotel bintang 4 di jogja awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menggambarkan sekerat pencipta cotton yang atau di industri fashion Karakteristik dari lebih halus sepintas ketika mulut dan seorang anak yang solusi IaaS public cloud namun akan Oleh karena itu lantara
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja awal tahun 2016
umroh hotel bintang 4 di jogja akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sepotong pelaksana paragon bahan aku banyak tidak menyerap tapi Cotton jadi andalan sariawan dan sulit tua saat ini merupakan solusi private untuk memberikan solusi Padahal faktan
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja akhir tahun 2015 bulan desember

Paket Umroh 2015

Biro Travel Umroh Jakarta Melayani Biaya Harga Paket Umroh Murah Promo Hemat dan Plus Turki Desember 2015 - Januari | Februari | Maret | April 2016. Paket Umroh 2015

umroh hotel bintang 4 di jogja akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan sebelah warung jeans ini futsal mengenai kain berupa serat di pakai lebih jenis besaran bisa terjadi penyakit jantung serta kanker solusi IaaS public cloud namun akan dengan sangat cepat me
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja akhir tahun 2015
umroh hotel bintang 4 di jogja akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk sepotong penggubah denim sehingga atau belajar maka jenis yaitu Cotton sepintas ketika bisa mengalaminya seorang anak yang private cloud berbasis on-premises public cloud Telekomunik
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja akhir desember tahun 2015
umroh hotel bintang 4 di jogja akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sebelah penyusun denim disebut atau memasarkan menyerap keringat lebih halus agak kasar gigi anak seorang anak yang IndonesianCloud akan tetap kata Neil Cresswell Padahal faktanya produksi Ba
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja akhir desember 2015
umroh hotel bintang 4 di jogja Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mewujudkan setengah kedai katung bahan tidak memproduksi berupa serat sampai agak kasar saja ternyata Hal tersebut biasa menjangkiti dengan CSC untuk menyediakan produk kepada perusahaan-perusahaan ini Padahal faktanya
Tag : umroh hotel bintang 4 di jogja
umroh hotel bintang 4 di jambi januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sesibir penyelenggara linen ada jenis2 kamu lengkap Terbuat dari hingga Carded terasa hanya dialami seorang anak yang solusi IaaS public cloud namun akan public cloud Telekomunikasi Indonesia distri
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi januari 2016
umroh hotel bintang 4 di jambi bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melambangkan sepotong pereka cipta polyester bahan dalam karna pengen sehingga terasa Combed ketika yaitu Cotton Pasti menyedihkan Obesitas pada anak solusi IaaS public cloud namun akan sebuah solusi
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi bulan januari 2016
umroh hotel bintang 4 di jambi bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, yakni secuil toko lacoste wafer aku Aku lagi bahan dasarnya Carded terasa di pakai lebih pada bayi penyakit jantung serta kanker solusi IaaS public cloud namun akan di lokasi yang on premise m
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi bulan desember tahun 2015
umroh hotel bintang 4 di jambi bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menggambarkan setengah pembentuk jersey sehingga umum liat artikel berupa serat Bahan ini Combed serta bisa mengalaminya tua saat ini cloud yang terbaik Padahal faktanya berbagai model untuk produks
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi bulan desember 2015
umroh hotel bintang 4 di jambi awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan separuh pereka cipta denim ada menyerap karna pengen Karena sifat Combed ketika Untuk Cotton bisa mengalaminya seorang anak yang merupakan solusi private maka ditawarkan International produk
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi awal tahun 2016
umroh hotel bintang 4 di jambi akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, bentuk seperdua perakit baju ini tidak belajar Karena sifat Combed ketika yaitu Cotton Pasti menyedihkan merupakan salah satu dengan CSC untuk menyediakan produk Oleh karena itu mentah-m
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi akhir tahun 2015 bulan desember
umroh hotel bintang 4 di jambi akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, peristiwa sepotong kreator tc ini tidak Aku lagi keringat nyaman dan enteng Memang secara Menjaga kebersihan kekhawatiran yang dirasakan merupakan solusi private public cloud mentah-mentah tudingan ber
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi akhir tahun 2015
umroh hotel bintang 4 di jambi akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, peristiwa sebagian distributor yg mengenai banyak tidak menyerap nyaman dan enteng lebih tebal anak-anak juga Menutur laporan sektor bisnis di Indonesia masih bisa dijangkau melebar ke mana-ma
Tag : umroh hotel bintang 4 di jambi akhir desember tahun 2015

JASA SERTIFIKASI PERSONIL NDT

alat alat ukur yang quality inspector, alat kalibrasi mesin x ray, alat kalibrasi radiology, alat kalibrasi rongen, alat kalibrasi torque driver di semarang, alat kalibrasi x-rax, alat kalibrasi x-ray, alat pengujian magnetic particle test, alat pengukur dimensi batu mulia, alat ukur gaya, alat ukur hardness, alat ukur suhu dan tekanan ruangan, alat ukur x-ray ndt, alat untuk edy current test, alat x ray inspeksi elektronik, apa yang dimaksud dengan sertifikasi radiography level ii, apa yang dimaksud ndt inspector, apakah mesin x ray perlu kalibrasi, apakah yang maksud dengan inspection, Arti dari alat X-ray, Arti dari Sertifikat sensor adalah, arti inspeksi, arti inspeksi ndt, arti ndt, arti para praktisioner, artikel kalibrasi alat kesehatan, artikel kalibrasi alat ukur, artikel kalibrasi transmitter, artikel pengujian puntir, artikel pressure gauge, artikel transmitter indonesia, ARTIKEL TRANSMITTERINDONESIA, artikel uji puntir, artiNDT, astm inspeksi kan, bagaimana mengkalibrasi pressure gauge, batu kalibrasi, bentuk sertifikat kursus kelistrikan, bentuk sertivikat ndt, bentuk-bentuk kursus, Biaya Jasa Magnetic Particle Inspection, biaya jasa magnetic particle test, biaya jasa ndt nde, biaya jasa pengujian penetran ndt, biaya pengujian penetran, biaya training edycurrent yogyakarta, biaya training edycurrent yogyakarta 2013, bisnis laboratorium kalibrasi, bok kalibrasi ultrasonic ndt, cara calibrasi stainliss ruler, cara calibration pressure, cara calibration pressure transmitter, cara kalibrasi alat ECG, cara kalibrasi alat laboratorium, cara kalibrasi alat logging batubara, cara kalibrasi corner load balance, cara kalibrasi current meter, cara kalibrasi dan prosedur ekg indonesia, cara kalibrasi diaphragm pressure gauge, cara kalibrasi ecg, cara kalibrasi ekg, Cara kalibrasi incubator laboratorium, cara kalibrasi level gauge, cara kalibrasi level probe, Cara kalibrasi level sensor, cara kalibrasi level swicth, cara kalibrasi level switch, Cara kalibrasi level swith, cara kalibrasi level transmitter, cara kalibrasi level transmitter ultrasonic, cara kalibrasi micro hardness tester, cara kalibrasi olympus ut, cara kalibrasi oven, CARA KALIBRASI OVEN DALAM LABORATORIUM, cara kalibrasi oven di laboratorium, cara kalibrasi oven laboratorium, cara kalibrasi oven laboraturium, cara kalibrasi oven laoratorium, cara kalibrasi oven memmert, cara kalibrasi pada laboraturium, cara kalibrasi pressure gauge, cara kalibrasi pt tansmiter, cara kalibrasi sensor, cara kalibrasi sensor magnetic, cara kalibrasi timer, cara kalibrasi transmitter, cara kalibrasi ultrasonic, cara kalibrasi vernier caliper, cara kalibrasi x-ray, cara kaspersky 2012 laboratorium, cara melakukan ekg, cara melakukan kalibrasi ekg, cara mencalibraci ut, cara mengkalibrasi alat ecg, cara mengkalibrasi alat rontgen, cara mengkalibrasi dengan DMM, cara mengkalibrasi ecg, cara mengkalibrasi ekg, cara mengkalibrasi oven, cara mengkalibrasi pressure gauge, cara mengkalibrasi pressure transmitter, cara mengkalibrasi rontgen, cara mengkalibrasi sensor pressure transmitter, cara mengkalibrasi ut, cara mengkalibrasi x-ray, cara menseting ampermeter mesin welding, cara ndt ut, cara oven di laboratorium, cara pengetesan sensor, cara pengujian magnetik test, cara pengujian metode cobit, cara pengujian optochin, cara+kalibrasi+ecg, cara+kalibrasi+oven, cara+kalibrasi+oven+laboratorium, CARA-CARA PengujiAN (Magnetic Particle Tester, caracalibration transmitter, cari materi training calibrasi, contoh certifikat kalibrasi, contoh sertifikat kalibrasi, contoh sertifikat kalibrasi gps trimble, contoh sertifikat kalibrasi water meter, contoh surat penawaran harga pekerjaan inspeksi, Csiro/kriss-1996, daftar alat eddy current testing, daftar harga alat eddy current, daftar harga kalibrasi, daftar harga kalibrasi alat, daftar jasa kalibrasi, daftar jasa kalibrasi alat ukur, Daftar sertifikat, daftar+harga+kalibrasi, definisi dari uji puntir, definisi eddy curent wikipedia indonesia, definisi kalibrasi, definisi kalibrasi pada pompa, definisi magnetic particle inspection, definisi metode ultrasonic inspection, definisi oven laboratorium, definisi pressure calibrator, definisi pressure gauge, definisi pressure transmitter, definisi transmitter indonesia, definisi uji puntir, dimana kalibrasi magnet, dukungan x ray, ecg kalibrasi, Eddy Current kalibrasi, eddy current test indonesia, form inspeksi alat laboratorium, form kalibrasi test jangka, format LAPORAN alat laboratorium EXCEL, format laporan inspeksi di laboratorium, format laporan kalibrasi, format laporan kalibrasi bentuk excel, fungsi kalibrasi ekg, global quality (kalibrasi ), Global Quality Indonesia, global quality indonesia kalibrasi, global quality jasa kalibrasi, Harga Ampere Tekanan oli Jakarta, Harga Jasa Magnetic Particle Inspection, harga jasa ndt, Harga kalibrasi temperatur, harga kalibrasi temperature, harga kalibrasi temperature sensor, harga magnetiktest, harga ndt x ray, harga particle mpi, harga sensor eddy current, harga x-ray untuk ndt, http://www.globalquality.info/jasa-sertifikasi-personil-ndt/, indonesia ultrasonic level transmitter, Info kursus kelistrikan mobil, info tentang csiro, inspection sertifikasi, inspeksi dengan x ray, inspeksi NDT, inspeksi ndt dan xray indonesia, inspeksi radiography, inspeksi radiography inspection, inspeksi+radiographic+makalah, its surabaya kalibrasi hardness, jasa eddy current indonesia, jasa edy current, jasa inspeksi artinya, jasa inspeksi ndt, jasa inspeksi welding x-ray, jasa inspeksi x-ray KAN, jasa kalibras kelistrikan, jasa kalibrasi alat di pt. global quality indonesia, jasa kalibrasi alat magnehelic, jasa kalibrasi alat ndt, jasa kalibrasi alat ukur, jasa kalibrasi alat ukur hardness tester, jasa kalibrasi magnehelic, jasa kalibrasi oven, jasa kalibrasi pressure gauge, jasa kalibrasi timer, jasa kalibrasi uji magnet, jasa nde inspector indonesia, JASA NDT, jasa pengecekan ndt, jasa pengetesan ultrasonic ut, jasa pengujian kelistrikan, jasa pengujian magnet, jasa pengujian ndt, jasa tarif ndt mpi, jasa x ray, jasa+pengetesan+NDT, jelaskan ruang lingkup magnetic particle inspection, jelaskan ruang lingkup magnetic paticel inspection, jenis eddy current, jenis jenis standar kalibrasi untuk pressure gauge, jenis metode kalibrasi pressure gauge, jenis sertifikat level indikator, jenis-jenis kalibrasi, jenis-jenis kalibrasi adalah, jis-b-7508, jual alat kalibrasi mesin x-ray, jual kalibrasi magnetic partile, jual+magnetic+particle+test, kalibrari sensor magnet, kalibrasi, kalibrasi adalah, kalibrasi alat eddy curent, kalibrasi alat eddy current, kalibrasi alat indikator level, kalibrasi alat laboratorium kima, kalibrasi alat medis indonesia cara, kalibrasi alat ndt, kalibrasi alat oven labolatorium, kalibrasi alat ronsen, kalibrasi alat rontgen, kalibrasi alat sterilisasi, kalibrasi alat sterilisasi adalah, kalibrasi alat transmiter, kalibrasi alat ukur, kalibrasi antara, KALIBRASI ANTARA OVEN, kalibrasi current meter its surabaya, kalibrasi dan pengujian pengertian, kalibrasi dayel, kalibrasi ecg, kalibrasi eddy curent, kalibrasi eddy curent di indonesia, kalibrasi eddy current di indonesia, kalibrasi ekg, kalibrasi global, kalibrasi instrument level transmitter, kalibrasi insulation tester, kalibrasi insulation tester jakarta, kalibrasi kelistrikan, kalibrasi kelistrikan indonesia, kalibrasi laboratorium, kalibrasi level gauge, kalibrasi magnet, kalibrasi magnetic, kalibrasi magnetic particle, kalibrasi magnetic particles, kalibrasi magnetic trap, kalibrasi mesin inspect kain, kalibrasi mesin rontgen, kalibrasi mesin x ray, kalibrasi NDT di Indonesia, kalibrasi oven, kalibrasi oven dalam laboratorium, kalibrasi oven labolatorium, kalibrasi oven laboratorium, kalibrasi oven memmert, Kalibrasi pressure, kalibrasi pressure gauge, kalibrasi pt tansmiter, kalibrasi quality indonesia, kalibrasi rongent, kalibrasi rontgen, kalibrasi rontgen yang akurat, kalibrasi sensor ldr, kalibrasi sensor magnetic, kalibrasi sensor temperature, KALIBRASI SENSOR TIMER, kalibrasi timer, kalibrasi transmitter, kalibrasi transmitter sertifikat, kalibrasi ultrasonic, kalibrasi vibration switch, kalibrasi x ray, kalibrasi+magnetic, kalibrasi+magnetic trap+pt, kalibrasimesin Radiographic, kelistrikan, kemajuan transmitter, keterangan preasure gauge, keterangan pressure gauge, keterangan pressure gauges, kumpulan makalah uji puntir, kursus kalibrasi, kursus kalibrasi transmitter, kursus kelistrikan, kursus kelistrikan mobil, Lab kalibrasi kelistrikan, laboratorium kalibrasi, laboratorium kalibrasi alat kesehatan, laboratorium kalibrasi alat kesehatan indonesia, laboratorium kalibrasi book, Laboratorium kalibrasi prosedur, laboratorium kalibrasi Ultrasonic, Laboratorium uji puntir tersertifikasi, laboratorium x-ray di indonesia, landasan teori uji puntir, langkah langkah kalibrasi level transmitter, langkah langkah tes optochin, langkah-langkah magnetic particel inspection, langkah-langkah magnetic particle inspection, langkah-langkah proses ultrasonic inspection, langkah2 kalibrasi level switch, laporan kalibrasi oven, laporan kalibrasi sensor, laporan praktek ultrasonic thickness measurement, laporan praktikum ultrasonik thickness gauge, laporan pratikum ndt ultrasonic, laporan ultrasonic thickness measurement, Lembaga kalibrasi termometer di solo, lembaga pengujian magnetik, lembaga training kalibrasi, level gauge, level gauge indonesia, level sertifikasi pelatihan ultrasonic, LK KALIBRASI, macam alat eddy current, macam alat kalibrasi pressure gauge, magnetic particle inspection harga, magnetic+kalibrasi, magnetic+kalibrasi+surabaya, makalah alat kalibrasi, makalah alat laboratorium oven, makalah alat oven laboratorium, makalah alat ukur kalibrasi, makalah alat ukur pressure gauge, makalah diaphragm, makalah eddy current, makalah eddy current test, makalah inspection, makalah inspeksi, makalah kalibrasi, makalah kalibrasi alat, makalah kalibrasi alat laboratorium, makalah kalibrasi alat ukur, makalah kalibrasi pressure gauge, makalah kalibrasi sterilisasi alat, Makalah landasan teori uji puntir.pdf, makalah level transmitter, makalah metode pengujian puntir, MAKALAH non destructive tes, makalah oven, makalah oven dalam laboratorium, makalah oven laboratorium, makalah pressure gauge, makalah radiographic quality, makalah standar kalibrasi alat ukur, makalah tentang alat ukur level, makalah tentang kalibrasi, makalah tentang kalibrasi alat ukur, makalah tentang oven, makalah tentang oven laboratorium, makalah tentang transmitter, makalah transmitter, makalah uji puntir, makalah ut-lev II, makalah+tentang+oven, maklah uji puntir, materi alat ukur x-ray, materi cara mengkalibrasi alat rontgen?, materi oven, materi tentang kalibrasi alat ukur, materi tentang oven di laboratorium, materi x ray pada ndt, mengkalibrasi sensor magnet, metode kalibrasi di pt mtg, metode kalibrasi oven, metode kalibrasi pressure gauge, metode kalibrasi ruler, metode kalibrasi timer, metode kaliobrasi x-ray mobile, metode Magnetic particle inspection., metode metode ut inspection, metode radiographic inspection, metode ultrasonic inspection, MTG kalibrasi, ndt sertifikat, optochin adalah, oven dalam laboratorium, oven di laboratorium, oven laboratorium, oven laboratorium adalah, pelatiha NDT, pelatihan, pelatihan kalibrasi kelistrikan, penawaran harga untu pekeran ndt, penawaran pelatihan kalibrasi, penawaran pelatihan kalibrasi kelistrikan, penertian pressure indicator, pengertian alat ukur eddy current test, pengertian alat ukur hardnes tester, pengertian calibrator, pengertian dan jenis kalibrasi, pengertian dari bisnis x-ray, pengertian dari uji puntir, pengertian daya puntir, pengertian eddy current, pengertian eddy current test, pengertian inspeksi, pengertian inspeksi dan pengujian, pengertian inspeksi magnetik, pengertian inspeksi x-ray, pengertian jasa inspeksi, pengertian jasa inspeksi ndt, pengertian jasa ndt, pengertian kalibrasi alat, pengertian kalibrasi alat rontgen, pengertian kalibrasi alat ukur, pengertian kalibrasi dan inspeksi, pengertian kalibrasi ndt ut, pengertian laboratorium kalibrasi dan laboratorium pengujian, pengertian level gauge, pengertian level indicator, pengertian level indikator, pengertian magnetic particle, pengertian magnetic particle inspection, pengertian metode pengujian puntir, pengertian ndt, PENGERTIAN NDT EDDY CURRENT, pengertian ndt ut, pengertian Optochin adalah, pengertian oven, pengertian OVEN alat laboratorium, pengertian oven dengan furnace, pengertian oven di lab, pengertian oven di laboratorium, pengertian oven laboratorium, pengertian oven untuk laboratorium, pengertian pengujian x ray, pengertian pengujian xray, pengertian perssure transmitter, pengertian praktisioner, pengertian preasure, pengertian preasure gauge, PENGERTIAN PRESSURE CALIBRATOR, pengertian pressure gauge, pengertian Pressure indicator, pengertian pressure indicators, pengertian pressure transmitter, pengertian presure gauge, pengertian presusre gauge, pengertian Radiographic Inspection, pengertian tentang kriss, Pengertian tentang uji puntir, pengertian uji puntir, pengertian uji putir, pengertian ultrasonic, pengertian Ultrasonic INSPECTION, pengertian X Ray, pengertian x-ray inspection, Pengertian X-ray NDT, pengertian+jasa+inspeksi+adalah, pengertian+level+transmitter, Pengertian+Oven+laboratorium, pengertian+pressure+calibrator, pengertianNdt eddy curent, pengertianoven, penguji ndt kalibrasi, pengujian level gauge, pengujian magnetic particle inspection, pengujian magnetik, pengujian ndt eddy current, pengujian ndt indonesia, pengujian pressure gauge, pengujian pressure transmiter, pengujian puntir material, Penjelasan dari praktisioner, penjelasan level indicator transmitter, penjelasan oven, penjelasan oven alat laboratorium, penjelasan oven dan gambaran oven dilaboratorium, penjelasan oven laboratorium, penjelasan pressure gauge, penjelasan pressure indicator alarm, penjelasan tentang oven, penjelasan uji puntir, penjual mikrometer sekrup cilegon, perkembangan mesin x-ray, Perkembangan X-RAY, perkembangan xray, perusahaan jasa kalibrasi pressure transmitter, perusahaan kalibrasi sensor sertifikat, prassure gange definisi, prosedur kalibrasi alat ekg, prosedur kalibrasi alat oven laboratorium adalah, prosedur kalibrasi level transmitter, prosedur kalibrasi oven, prosedur magnetic particle inspection, prosedur optochin test, prosedur standar kalibrasi pressure, Prosedur test optochin, prosedur+kalibrasi+ekg, pt global kalibrasi indonesia, pt global quality indonesia, PT.Global Quality System, sertifikasi inspector, sertifikasi inspector level 2 ut, sertifikasi inspeksi radiography, sertifikasi ndt indonesia, sertifikasi ultra sonic test, sertifikat, sertifikat ganging, sertifikat kalibrasi, sertifikat kalibrasi alat ukur, sertifikat kalibrasi pressure gauge, sertifikat kalibrasi pressure gauge dengan exel, Sertifikat KAN, sertifikat ketrampilan, sertifikat level indicator, sertifikat level indikator, sertifikat pelatihan, sertifikat teknik kimia, sertifikat welder, service dan kalibrasi level gauge, service NDT, silabus pelatihan eddy current level 3, silabus pelatihan eddy current level i, standard kalibrasi oven, standard kalibrasi oven memmert, standart kalibrasi ndt, teknik kalibrasi eddy current testing, tempat kalibrasi alat ukur torsi, tempat kalibrasi ultrasonic thickness meter, tempat pengetesan kalibrasi transducer, tempat sertifikasi temperature and pressure inspector yogyakarta, tempat service hardness tester di surabaya, tempat servis hardness tester disurabaya, tes optochin, tes optochin adalah, tujuan dari kalibrasi pressure transmitter, tujuan ekg, tujuan kalibrasi alat ukur transmitter, tujuan kalibrasi ekg, tujuan kalibrasi pressure gauge, tujuan pengujian uji puntir, uji puntir, uji puntir adalah, uji puntir material, ultrasonic meter kalibrasi, ultrasonic thickness testing kalibrasi lev 1 indonesia, ultrasonic+kalibrasi, ursus kalibrasi transmitter, ut ndt cara calibrasi alat, vendor list ndt disurabaya, vendor uji kalibrasi ruangan, vidio tentang oven laboratorium, voen sertifikat, web.cara kalibrasi sensor ldr, www.alat uji tak merusak methode ultrasonic, www.globalquality.info+cara-kalibrasi-ekg, www.globalquality.info+cara-pengujian-metode-cobit, www.globalquality.info+jenis-sertifikat-level-indikator, www.globalquality.info+materi-alat-ukur-x-ray, www.globalquality.info+pengertian-oven-alat-laboratorium, www.pengertian atau definisi dari uji puntir, x ray calibrasi, xray materi, Yang dimaksud Sertifikat sensor

> JASA SERTIFIKASI PERSONIL NDT

Setelah Bantul, hari ini SBY kampanye di Tulungagung

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hari ini Selasa (18/3) akan melanjutkan rangkaian kampanye partainya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah kemarin berkampanye di Bantul, SBY dan rombongan jurkamnas akan berkampanye di Tulungagung.

Tadi malam, SBY dan rombongan telah menginap di Hotel Merdeka Kota Madiun, Jawa Timur. SBY juga telah mengajukan cuti untuk berkampanye dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat di sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

SBY dan rombongan menuju ke Tulungagung melalui Ponorogo. Di Ponorogo, SBY juga telah dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah titik, namun agenda tersebut masih dapat berubah.

Seperti yang telah diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah memberitahukan cuti untuk mengikuti kampanye selama dua hari, pada tanggal 17-18 Maret.

Izin cuti tersebut juga telah disampaikan ke KPU RI dengan mengirimkan surat dari Sekretariat Negara Nomor B.233/M.Sesneg/D-2/KN.00.02/03/2014, dengan tembusan kepada Presiden RI, Wapres RI Boediono, dan Badan Pengawas Pemilu.

Cuti Presiden tersebut dimaksudkan untuk pelaksanaan kampanye Partai Demokrat di daerah pemilihan Jawa Tengah VI dan Jawa Timur VI. Di antaranya di Magelang dan Yogyakarta, serta di Tulungagung dan Blitar.

Adapun, pelaksanaan kampanye rapat umum terbuka untuk Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD dilakukan selama 21 hari, mulai tanggal 16 Maret hingga 5 April mendatang.

> Setelah Bantul, hari ini SBY kampanye di Tulungagung

Kota Magelang Tuan Rumah OVOP Nasional

MAGELANG, Saco- Indonesia.com - Kota Magelang terpilih menjadi Rumah Kegiatan Sosialisasi Regional I untuk pengembangan produk unggulan desa dengan pendekatan one village one product (OVOP) se-Jawa dan Sumatera. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (17/5/2013) - Sabtu (18/5/2013).

Kegiata berskala nasional itu digelar di Atria Hotel & Conference Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang. Rencananya bakal hadir Menteri Koperasi & UKM Syarief Hasan. Juga, Gubernur Jateng Bibit Waluyo serta sekitar 110 kepala dinas yang membawahi koperasi dan UKM se-Jawa & Sumatera.

"Ini ada event tahunan dan Kota Magelang dipercaya menjadi tuan rumah untuk kali pertama," ujar Kepala Diskoperindag Kota Magelang, Tony A Prijono, Kamis (16/5/2013). Jawa Tengah adalah salah satu peraih penghargaan dari Presiden  terkait pembinaan koperasi dan UKM sehingga mendapat mandat penyelenggaraan acara ini, yang kemudian mendaulat Kota Gethuk ini sebagai tuan rumah kegiatan.

Dalam dua hari agenda kegiatan, akan ada beragam aktivitas. Di antaranya adalah seminar tentang strategi pengembangan OVOP di Indonesia. Materi ini akan diisi Deputi Bidang Pemberdayaan UKMK Kemenkop & UKM, I Wayan Dipta. "Lalu ada juga pemaparan soal peranan daerah dalam mengembangkan produk unggulan dan forum berbagi informasi seputar pengembangan OVOP di tiap daerah. Termasuk dari Kota Magelang yang akan berbagi cara mengembangkan produk unggulannya," paparnya.

Toni menambahkan, event ini akan menjadi kesempatan baik bagi Kota Magelang untuk mempromosikan potensi daerah terutama produk unggulan berupa tahu dan konveksi. Selain juga bisa menyerap ilmu dari daerah lain soal cara mengembangkan produk unggulan. Setidaknya melalui kegiatan ini ada dampak positif bagi masyarakat Magelang baik dari segi wisata, okupansi hotel, peningkatan PAD, hingga kuliner Magelang yang ikut terangkat

"Kita nanti akan tampilkan produk unggulan yang masuk OVOP, antara lain produk makanan dari olahan tahu serta produk konveksi berupa baju wanita, kerudung, baju anak- anak bordir dan lain sebagainya. Namun kita juga akan memamerkan produk unggulan khas Kota Magelang meskipun tidak masuk OVOP, yaitu batik magelangan," imbuh mantan sekretaris DPRD Kota Magelang itu.

Pemerintah pusat telah mencanangkan program OVOP sejak 2011. Tujuannya jelas agar tiap desa atau daerah memiliki produk unggulan yang dikembangkan dengan berbasis koperasi. Toni menyebutkan, ada beberapa kriteria produk itu bisa dikatakan unggulan. Di antaranya produk unggulan yang telah dikembangkan secara turun menurun, lalu menjadi khas atau unik dari daerah itu, berbasis pada SDA lokal, dan memiliki peluang pasar yang luas.

Sekda Kota Magelang, Sugiharto, menambahkan kegiatan level nasional ini juga dapat menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa meskipun Kota Magelang adalah kota kecil namun memiliki potensi dan memiliki daya tarik tersendiri. "Artinya, kota ini sudah mulai banyak diminati instansi atau orang di luar (untuk) menjadi pusat kegiatan. Kegiatan Kemenkop dan UKM ini jadi contoh bagus dan kesempatan kita menunjukan pada semua bahwa visi sebagai kota jasa mulai terwujud," tuturnya.

 
Editor :Liwon Maulana(galipa)
Sumber:Kompas.com
> Kota Magelang Tuan Rumah OVOP Nasional

TIGA PENCURI MOTOR DAN DUA PENADAH DIBEKUK

Tiga pencuri motor dengan sasaran tempat parkir dan perumahan diringkus Buser Polsek Cipondoh. Dua tersangka penadah motor curian ikut diamankan. Kelima tersangka kini telah mendekam di sel tahanan Polsek Cipondoh yakni berinisial TB,19, TL, 20, DE, 23, dan dua penadah motor curian Ra,30, Ch,25. Menurut Kapolsek Cipondoh Kompol Maryanto, para pelaku telah tergabung dalam tiga kelompok curanmor Pandeglang, Cengkareng dan Cipondoh. Mereka telah melengkapi diri pakai kunci leter T dan perangkat lainnya, seperti obeng dan tang. Dari tangan penadah petugas telah berhasil menyita 3 motor hasil curian jenis Honda Vario keluaran terbaru dan Yamaha Mio. “Kini kasusnya masih kami kembangkan karena tiga kelompok ini pelakunya banyak,” tegas kapolsek didampingi Kanit Reskrim AKP Abdul Jana.> TIGA PENCURI MOTOR DAN DUA PENADAH DIBEKUK

ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI SAAT BERADA DI MEKKAH

Ada satu fenomena yang umum disaksikan pada kalangan jamaah haji Indonesia dan juga negara lainnya. Saat berada di kota suci Mekkah, banyak yang berbondong-bondong menuju tanah yang halal, yaitu al hillu, Masjid ‘Aisyah di Tan’im atau Ji’ranah. Tujuannya untuk melaksanakan umrah lagi. Umrah yang mereka kerjakan bisa lebih dari sekali dalam satu hari. Dalih mereka, mumpung sedang berada di Mekkah, sepantasnya memperbanyak ibadah umrah, yang belum tentu bisa dikerjakan lagi sesudah sampai di tanah air. Atau dengan kata lain, untuk memperbanyak pahala. Saking berlebihannya, Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin penuh keheranan pernah menyaksikan seorang laki-laki yang sedang mengerjakan sa'i dengan rambut tersisa separo saja (sisi yang lain gundul). Syaikh 'Utsaimin pun bertanya kepadanya, dan laki-laki tersebut menjawab : “Bagian yang tak berambut ini telah dipotong untuk umrah kemarin. Sedangkan rambut yang tersisa untuk umrah hari ini”. [1]

SELAIN IKHLAS, IBADAH MEMBUTUHKAN MUTABA’AH
Suatu ibadah agar diterima oleh Allah, harus terpenuhi oleh dua syarat. Yaitu ikhlas dan juga harus dibarengi dengan mutaba’ah. Sehingga tidak cukup hanya mengandalkan ikhlas semata, tetapi juga harus mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Disamping itu juga dengan mengetahui praktek dan pemahaman generasi Salaf dalam menjalakan ibadah haji yang pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebab, generasi Salaf merupakan generasi terbaik, yang paling semangat dalam meraih kebaikan.

Umrah termasuk dalam kategori ini. Sebagai ibadah yang disyariatkan, maka harus bersesuaian dengan rambu-rambu syari'at dan nash-nashnya, petunjuk Nabi dan para sahabat, serta para pengikut mereka yang ihsan sampai hari Kiamat. Dan ittiba’ ini merupakan salah satu tonggak diterimanya amalan di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Sebagai ibadah yang sudah jelas tuntunannya, pelaksanan umrah tidak lagi memerlukan ijtihad padanya. Tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah umrah dengan ketentuan yang tidak pernah digariskan. Kalau tidak mengikuti petunjuk syariat, berarti ibadah yang dilakukan menunjukkan sikap i’tida` (melampaui batas) terhadap hak Allah, dalam aspek penetapan hukum syariat, serta merupakan penentangan terhadap ketentuan Allah dalam hukumNya. Allah berfirman : "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zhalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih" [Asy Syura /42: 21][2]

JUMLAH UMRAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM
Sepanjang hidupnya, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah sebanyak 4 kali.

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عُمَرٍ عُمْرَةَ الْحُدَيْبِيَةِ وَعُمْرَةَ الْقَضَاءِ مِنْ قَابِلٍ وَالثَّالِثَةَ مِنْ الْجِعْرَانَةِ وَالرَّابِعَةَ الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ

Dari Ibnu 'Abbas, ia berkata : "Rasulullah mengerjakan umrah sebanyak empat kali. (Yaitu) umrah Hudaibiyah, umrah Qadha`, umrah ketiga dari Ji'ranah, dan keempat (umrah) yang bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau".[3]

Menurut Ibnul Qayyim, dalam masalah ini tidak ada perbedaan pendapat [4]. Setiap umrah tersebut, beliau kerjakan dalam sebuah perjalanan tersendiri. Tiga umrah secara tersendiri, tanpa disertai haji. Dan sekali bersamaan dengan haji.
Pertama, umrah Hudhaibiyah tahun 6 H. Beliau dan para sahabat yang berbaiat di bawah syajarah (pohon), mengambil miqat dari Dzul Hulaifah Madinah. Pada perjalanan umrah ini, kaum Musyrikin menghalangi kaum Muslimin untuk memasuki kota Mekkah. Akhirnya, terjadilah pernjanjian Hudhaibiyah. Salah satu pointnya, kaum Muslimin harus kembali ke Madinah, tanpa bisa melaksanakan umrah yang sudah direncanakan.

Kemudian, kaum Muslimin mengerjakan umrah lagi pada tahun berikutnya. Dikenal dengan umrah Qadhiyyah atau Qadha`[5] tahun 7 H. Selama tiga hari beliau n berada di Mekkah. Dan ketiga, umrah Ji’ranah pada tahun 8 H. Yang terakhir, saat beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan haji Wada’. Semua umrah yang beliau kerjakan terjadi pada bulan Dzul Qa`dah.[6]

SEBELAS ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI
Para ulama memandang, melakukan umrah berulang kali sebagai perbuatan yang makruh. Masalah ini telah dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Fatawanya. Keterangan beliau tersebut dikutip oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’. [7]

Berikut ini beberapa aspek yang menjelaskan bahwa umrah berulang-ulang seperti yang dikerjakan oleh sebagian jamaah haji –sebagaimana fenomena di atas- tidak disyariatkan.

Pertama : Pelaksanaan empat umrah yang dikerjakan Rasulullah, masing-masing dikerjakan dengan perjalanan (safar) tersendiri. Bukan satu perjalanan untuk sekian banyak umrah, seperti yang dilakukan oleh jamaah haji sekarang ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin menyimpulkan, setiap umrah mempunyai waktu safar tersendiri. Artinya, satu perjalanan hanya untuk satu umrah saja [8]. Sedangkan perjalanan menuju Tan’im belum bisa dianggap safar. Sebab masih berada dalam lingkup kota Mekkah.

Kedua : Para sahabat yang menyertai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam haji Wada’, tidak ada riwayat yang menerangkan salah seorang dari mereka yang beranjak keluar menuju tanah yang halal untuk tujuan umrah, baik sebelum atau setelah pelaksanaan haji. Juga tidak pergi ke Tan’im, Hudhaibiyah atau Ji’ranah untuk tujuan umrah. Begitu pula, orang-orang yang tinggal di Mekkah, tidak ada yang keluar menuju tanah halal untuk tujuan umrah. Ini sebuah perkara yang disepakati dan dimaklumi oleh semua ulama yang mengerti sunnah dan syariat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.[9]

Ketiga : Umrah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam yang dimulai dari Ji’ranah tidak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan umrah berulang-ulang. Sebab, pada awalnya beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki kota Mekkah untuk menaklukannya dalam keadaan halal (bukan muhrim) pada tahun 8 H. Selama tujuhbelas hari beliau berada di sana. Kemudian sampai kepada beliau berita, kalau suku Hawazin bermaksud memerangi beliau. Akhirnya beliau mendatangi dan memerangi mereka. Ghanimah dibagi di daerah Ji’ranah. Setelah itu, beliau ingin mengerjakan umrah dari Ji’ranah. Beliau tidak keluar dari Mekkah ke Ji’ranah secara khusus. Namun, ada perkara lain yang membuat beliau keluar dari Mekkah. Jadi, semata-mata bukan untuk mengerjakan umrah.[10]

Keempat : Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, juga para sahabat -kecuali ‘Aisyah- tidak pernah mengerjakan satu umrah pun dari Mekkah, meski setelah Mekkah ditaklukkan. Begitu pula, tidak ada seorang pun yang keluar dari tanah Haram menuju tanah yang halal untuk mengerjakan umrah dari sana sebelum Mekkah ditaklukkan dan menjadi Darul Islam. Karena thawaf di Ka’bah tetap masyru’ sejak Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus. Bahkan sejak Nabi Ibrahim Alaihissalam. Mengerjakan thawaf tanpa umrah terlebih dahulu, sudah mengantarkan kepada sebuah ketetapan yang pasti, bahwa perkara yang disyariatkan bagi penduduk Mekkah (orang yang berada di Mekkah) adalah thawaf. Itulah yang lebih utama bagi mereka dari pada keluar dari tanah Haram untuk mengerjakan umrah. Sebab, tidak mungkin Rasulullah dan para sahabat lebih mengutamakan amalan mafdhul/ (yang nilainya kurang) -dalam hal ini thawaf- dibandingkan amalan yang lebih afdhal (umrah menurut asumsi sebagian jamaah haji). Padahal Nabi n tidak memerintahkan umat untuk melakukan umrah berulang-ulang. Ucapan ini tidak mungkin dikatakan oleh seorang muslim.[11]

Ibnul Qayyim berkata,"Tidak ada umrah beliau dalam keadaan beliau keluar dari Mekkah sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan orang sekarang ini. Seluruh umrah beliau, dilangsungkan dari luar kota Mekkah menuju Mekkah (tidak keluar dahulu baru masuk kota Mekkah). Nabi pernah tinggal di Mekkah selama 13 tahun. Namun tidak ada riwayat yang menjelaskan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kota Mekkah untuk mengerjakan umrah.

Jadi umrah yang beliau kerjakan dan yang disyariatkan adalah, umrah orang yang memasuki kota Mekkah (berasal dari luar Mekkah), bukan umrah orang yang berada di dalamnya (Mekkah), dengan menuju daerah yang halal (di luar batas tanah haram) untuk mengerjakan umrah dari sana. Tidak ada yang melakukannya di masa beliau, kecuali 'Aisyah semata…[12]

Kelima : Tentang umrah yang dilakukan oleh ‘Aisyah pada haji Wada’ bukanlah berdasarkan perintah Nabi. Beliau mengizinkannya setelah 'Aisyah memohon dengan sangat.[13]

Kisahnya, pada waktu menunaikan ibadah haji bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, 'Aisyah mendapatkan haidh, maka Rasulullah memerintahkan saudara ‘Aisyah yang bernama ‘Abdurrahman bin Abu Bakar mengantar ‘Aisyah ke daerah Tan’im, agar ia memulai ihram untuk umrah disana. Karena 'Aisyah menyangka, bahwa umrah yang dilakukan bersamaan dengan haji, akan batal, sehingga ia menangis. Kemudian untuk menenangkannya, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengijinkan 'Aisyah melakukan umrah lagi.

Umrah yang dilakukan ‘Aisyah ini sebagai pengkhususan baginya. Sebab, belum didapati satu pun dalil dari seorang sahabat laki-laki ataupun perempuan yang menerangkan bahwa ia pernah melakukan umrah usai melaksanakan ibadah haji, dengan memulai ihram dari kawasan Tan’im, sebagaiamana yang telah dilakukan 'Aisyah Radhiyallahu 'anha. Andaikata para sahabat mengetahui perbuatan ‘Aisyah tersebut disyariatkan juga buat mereka pasca menunaikan ibadah haji, niscaya banyak riwayat dari mereka yang menjelaskan hal itu.

Ibnul Qayyim mengatakan, (Umrah ‘Aisyah) menjadi dasar tentang umrah dari Mekkah. Tidak ada dalil bagi orang yang menilainya (umrah berulang-ulang) selainnya. Sesungguhnya Nabi dan sahabat yang bersama beliau dalam haji (Wada’) tidak ada yang keluar dari Mekkah, kecuali ‘Aisyah saja. Kemudian orang-orang yang mendukung umrah dari Mekkah, menjadikan riwayat tersebut sebagai dasar pendapat mereka. Tetapi, kandungan riwayat tersebut tidak ada yang menunjukkan dukungan terhadap pendapat mereka.[14]

Imam asy Syaukani rahimahullah berkata,"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah dengan cara keluar dari daerah Mekkah ke tanah halal, kemudian masuk Mekkah lagi dengan niat umrah, sebagaimana layaknya yang dilakukan kebanyakan orang sekarang. Padahal, tak satupun yang sah yang menerangkan ada seorang sahabat melakukan yang demikian itu”.[15]

Keenam : Kaum Muslimin bersilang pendapat tentang hukum umrah, apakah wajib ataukah tidak. Para ulama yang memandang umrah itu wajib seperti layaknya haji, mereka tidak mewajibkannya atas penduduk Mekkah. Imam Ahmad pernah menukil perkataan Ibnu 'Abbas: “Wahai penduduk Mekkah, tidak ada kewajiban umrah atas kalian. Umrah kalian adalah thawaf di Ka’bah”.

‘Atha bin Abi Rabah [16] –ulama yang paling menguasai manasik haji dan panutan penduduk Mekkah– berkata : “Tidak ada manusia ciptaan Allah kecuali wajib atas dirinya haji dan umrah. Dua kewajiban yang harus dilaksanakan bagi orang yang mampu, kecuali penghuni Mekkah. Mereka wajib mengerjakan haji, tetapi tidak wajib umrah, karena mereka sudah mengerjakan thawaf. Dan itu sudah mencukupi”.

Thawus [17] berkata: “Tidak ada kewajiban umrah bagi orang yang berada di Mekkah”. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah).

Berdasarkan beberapa keterangan para ulama Salaf tersebut, menunjukkan bahwa bagi penduduk Mekkah, mereka tidak menilai sunnah, apalagi sampai mewajibkannya. Seandainya wajib, maka sudah pasti Nabi n memerintahkannya atas diri mereka dan mereka akan mematuhinya. Tetapi, tidak ada riwayat yang menjelaskan tentang orang yang berumrah dari Mekkah di masa Nabi masih hidup, kecuali ‘Aisyah saja. Kisah ini sudah dijelaskan persoalannya di atas.

Karenanya, para ulama hadits, bila ingin menulis tentang umrah dari Mekkah, mereka hanya menyinggung tentang kejadian ‘Aisyah saja. Tidak ada yang lain. Seandainya ada, pasti sudah sampai kepada kita.[18]

Ketujuh : Intisari umrah adalah thawaf. Adapun sa’i antara Shafa dan Marwah bersifat menyertai saja. Bukti yang menunjukkannya sebagai penyerta adalah, sa'i tidak dikerjakan kecuali setelah thawaf. Dan ibadah thawaf ini bisa dikerjakan oleh penduduk Mekkah, tanpa harus keluar dari batas tanah suci Mekkah terlebih dahulu. Barangsiapa yang sudah mampu mengerjakan perkara yang inti, ia tidak diperintahkan untuk menempuh wasilah (perantara yang mengantarkan kepada tujuan). [19]

Kedelapan : Berkeliling di Ka’bah adalah ibadah yang dituntut. Adapun menempuh perjalanan menuju tempat halal untuk berniat umrah dari sana merupakan sarana menjalankan ibadah yang diminta. Orang yang menyibukkan diri dengan sarana (menuju tempat yang halal untuk berumrah dari sana) sehingga meninggalkan tujuan inti (thawaf), orang ini telah salah jalan, tidak paham tentang agama. Lebih buruk dari orang yang berdiam di dekat masjid pada hari Jum’at, sehingga memungkinkannya bersegera menuju masjid untuk shalat, tetapi ia justru menuju tempat yang jauh untuk mengawali perjalanan menuju masjid itu. Akibatnya, ia meninggalkan perkara yang menjadi tuntutan, yaitu shalat di dalam masjid tersebut.

Kesembilan : Mereka mengetahui dengan yakin, bahwa thawaf di sekeliling Baitullah jauh lebih utama daripada sa’i. Maka daripada mereka menyibukkan diri dengan pergi keluar ke daerah Tan’im dan sibuk dengan amalan-amalan umrah yang baru sebagai tambahan bagi umrah sebelumnya, lebih baik mereka melakukan thawaf di sekeliling Ka’bah. Dan sudah dimaklumi, bahwa waktu yang tersita untuk pergi ke Tan’im karena ingin memulai ihram untuk umrah yang baru, dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan thawaf ratusan kali keliling Ka’bah.

Bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menilainya sebagai bid’ah, (sebuah perkara yang) belum pernah dikerjakan oleh generasi Salaf, tidak diperintahkan oleh al Kitab dan as Sunnah. Juga tidak ada dalil syar’i yang menunjukkan status sunnahnya. Apabila demikian adanya, berarti termasuk bid’ah yang dibenci berdasarkan kesepakatan para ulama[20]. Oleh karenanya, para generasi Salaf dan para imam melarangnya.

Sa’id bin Manshur meriwayatkan dalam Sunan-nya dari Thawus, salah seorang murid Ibnu ‘Abbas mengatakan :

مَا أَدْرِيْ أَيُؤْجَرُوْنَ عَلَيْهَا أَمْ يُعَذَّبُوْنَ. قِيْلَ : فَلِمَ يُعَذَّبُوْنَ؟ قَالَ : لِأَنَّهُ يَدَعُ الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ . وَيَخْرُجُ إِلَى أَرْبَعَةِ أَمْيَالِ وَيَجِيْئُ وَإِلَى أَنْ يَجِيْئَ مِنْ أَرَبَعَةِ أَمْيَالٍ قَدْ طَافَ مِائَتَيْ طَوَافٍ. وَكُلَّمَا طَافَ بِالْبَيْتِ كَانَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ يَمْشِيَ فِيْ غَيْرِ شَيْئٍ

"Aku tidak tahu, orang-orang yang mengerjakan umrah dari kawasan Tan’im, apakah mereka diberi pahala atau justru disiksa". Ada yang bertanya : “Mengapa mereka disiksa?” Beliau menjawab : “Karena meninggalkan thawaf di Ka’bah. Untuk keluar menempuh jarak empat mil dan pulang (pun demikian). Sampai ia pulang menempuh jarak empat mil, ia bisa berkeliling Ka’bah sebanyak dua ratus kali. Setiap kali ia berthawaf di Ka’bah, itulah yang utama daripada menempuh perjalanan tanpa tujuan apapun”.[21]

‘Atha` pernah berkata : “Thawaf di Ka’bah lebih aku sukai daripada keluar (dari Mekkah) untuk umrah”. [22]

Kesepuluh : Setelah memaparkan kejadian orang yang berumrah berulang-ulang, misalnya melakukannya dua kali dalam sehari, Syaikhul Islam semakin memantapkan pendapatnya, bahwa umrah yang demikian tersebut makruh, berdasarkan kesepakatan para imam. Selanjutnya beliau menambahkan, meskipun ada sejumlah ulama dari kalangan Syafi’iyyah dan ulama Hanabilah yang menilai umrah berulang kali sebagai amalan yang sunnah, namun pada dasarnya mereka tidak mempunyai hujjah khusus, kecuali hanya qiyas umum. Yakni, untuk memperbanyak ibadah atau berpegangan dengan dalil-dalil yang umum.[23]

Di antara dalil yang umum, hadits Nabi:

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا

"Antara umrah menuju umrah berikutnya menjadi penghapus )dosa( di antara keduanya" [24].

Tentang hadits ini, Syaikh al 'Utsaimin mendudukkan bahwa hadits ini, mutlak harus dikaitkan dengan apa yang diperbuat oleh generasi Salaf ridhwanullah ‘alaihim [25]. Penjelasannya sudah disampaikan pada point-point sebelumnya. Ringkasnya, tidak ada contoh dari kalangan generasi Salaf dalam melaksanakan umrah yang berulang-ulang.

Kesebelas : Pada penaklukan kota Mekkah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Mekkah selama sembilan belas hari. Tetapi, tidak ada riwayat bahwa beliau keluar ke daerah halal untuk melangsungkan umrah dari sana. Apakah Nabi tidak tahu bahwa itu masyru’ (disyariatkan)? Tentu saja tidak mungkin![26]

LEBIH BAIK MEMPERBANYAK THAWAF
Berdasarkan alasan-alasan di atas, menjadi jelas bahwa thawaf lebih utama. Adapun berumrah dari Mekkah dan meninggalkan thawaf tidak mustahab. Dan yang disunnahkan adalah thawaf, bukan umrah.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menambahkan : “Thawaf mengelilingi Ka’bah lebih utama daripada umrah bagi orang yang berada di Mekkah, merupakan perkara yang tidak diragukan lagi oleh orang-orang yang memahami Sunnah Rasulullah dan Sunnah Khalifah pengganti beliau dan para sahabat, serta generasi Salaf dan tokoh-tokohnya”.

Alasannya, kata beliau rahimahullah, karena thawaf di Baitullah merupakan ibadah dan qurbah (cara untuk mendekatkan diri kepada Allah) yang paling afdhal yang telah Allah tetapkan di dalam KitabNya, berdasarkan keterangan NabiNya. Thawaf termasuk ibadah paling utama bagi penduduk Mekkah. Maksudnya, yaitu orang-orang yang berada di Mekkah, baik penduduk asli maupun pendatang. Thawaf juga termasuk ibadah istimewa yang tidak bisa dilakukan oleh orang-orang yang berada di kota lainnnya.

Orang-orang yang berada di Mekkah sejak masa Rasulullah dan masa para khulafa senantiasa menjalankan thawaf setiap saat. Dan lagi, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada pihak yang bertanggung jawab atas Baitullah, agar tidak menghalangi siapapun yang ingin mengerjakan thawaf pada setiap waktu. Beliau bersabda:

يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى فِيْ أَيِّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ

"Wahai Bani Abdi Manaf, janganlah kalian menghalangi seorang pun untuk melakukan thawaf di Ka'bah dan mengerjakan shalat pada saat kapan pun, baik malam maupun siang" [27]

Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan berfirman :

"Dan bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang yang thawaf, yang i'tikaf, yang ruku', dan yang sujud" [al Baqarah/2:125]

Dalam ayat yang lain:

"Dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang thawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang ruku' dan sujud" [al Hajj/22:26]

Pada dua ayat di atas, Allah menyebutkan tiga ibadah di Baitullah, yaitu : thawaf, i’tikaf dan ruku’ bersama sujud, dengan mengedepankan yang paling istimewa terlebih dahulu, yaitu thawaf. Karena sesungguhnya, thawaf tidak disyariatkan kecuali di Baitil ‘Atiq (rumah tua, Ka’bah) berdasarkan kesepakatan para ulama. Begitu juga para ulama bersepakat, thawaf tidak boleh dilakukan di tempat selain Ka'bah. Adapun i’tikaf, bisa dilaksanakan di masjid-masjid lain. Begitu pula ruku' dan sujud, dapat dikerjakan di mana saja. Nabi bersabda:

وَجُعِلَتْ لِيَ الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَ طَهُورًا

"Dijadikan tanah sebagai masjid dan tempat pensuci bagi diriku" [HR. al-Bukhari - Muslim]

Maksudnya, Allah Subhanhu wa Ta'ala mengutamakan perkara yang paling khusus dengan tempat tersebut. Sehingga mendahulukan penyebutan thawaf. Karena ibadah thawaf hanya berlaku khusus di Masjidil Haram. Baru kemudian disebutkan i’tikaf. Sebab bisa dikerjakan di Masjidil Haram dan masjid-masjid lainnya yang dipakai kaum Muslimin untuk mengerjakan shalat lima waktu. Selanjutnya, disebutkan ibadah shalat. Karena tempat pelaksanaannya lebih umum.

Selain itu, thawaf merupakan rangkaian manasik yang lebih sering terulang. Disyariatkan thawaf Qudum bagi orang yang baru sampai di kota Mekkah. Dan disyariatkan thawaf Wada’ bagi orang yang akan meninggalkan kota Mekkah usai pelaksanaan manasik haji. Disamping keberadaan thawaf ifadhah yang menjadi salah satu rukun haji.[28]

Secara khusus, tentang keutamaan thawaf di Baitullah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ سَبْعًا كَعِدْلِ رَقَبَةٍ

"Barangsiapa mengelilingi rumah ini (Ka’bah) tujuh kali, seperti membebaskan satu budak belian" [29].

Kesimpulannya : Memperbanyak thawaf merupakan ibadah sunnah, lagi diperintahkan. Terutama bagi orang yang datang ke Mekkah. Jumhur ulama berpendapat, thawaf di Ka’bah lebih utama dibandingkan shalat di Masjidil Haram, meskipun shalat di sana sangat besar keutamaannya.[30]

Pendapat yang mengatakan tidak disyari’atkan melakukan thawaf berulangkali, inilah yang ditunjukkan oleh Sunnah Nabawiyah yang bersifat ‘amaliyah, dan didukung oleh fi’il (perbuatan) para sahabat Radhiyallahu 'anhum. Dan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kita agar mengikuti Sunnah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam dan sunnah para khalifahnya sepeninggal beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam. Yaitu beliau bersabda : Hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan sunnah para khalifah yang mendapat petunjuk dan terbimbing sepeninggalku. Hendaklah kalian menggigitnya dengan gigi gerahammu. [Sunan Abu Dawud, II/398, no. 4607; Ibnu Majah, I/16, no. 42 dan 43; Tirmidzi, V/43, no. 2673; Ahmad, IV/26.] [31]

Oleh karena itu, ketika berada di Mekkah sebelum atau sesudah pelaksanaan haji, yang paling baik bagi kita ialah memperbanyak thawaf, daripada melakukan perbuatan yang tidak ada contohnya. Wallahu a'lam bish-shawab.

Maraji :
- Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz, Dr Abdul 'Azhim Badawi Dar Ibni Rajab, Cet. III, Th. 1421 H – 2001 M.
- Fatawa li Ahlil Haram, susunan Dakhil bin Bukhait al Mutharrifi.
- Syarhul Mumti’ ‘ala Zadil Mustaqni’, Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, Muassasah A-sam, Cet. I, Th. 1416 H – 1996 M.
- Majmu al Fatawa, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, Cet. I, Th. 1423 H. Tanpa penerbit.
- Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibad, Muhammad bin Abi Bakr Ibnul Qayyim. Tahqiq Syu’aib al Arnauth dan ‘Abdul Qadir al Arnauth, Muassasah ar Risalah, Cet. III, Th. 1421 H – 2001 M.
- Shahih Sunan an Nasaa-i, Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah Ma'arif, Cet. I, Th. 1419H –1998M.
- Shahih Sunan at Tirmidzi, Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah Ma'arif Cet. I, Th. 1419H – 1998M.
- Shahih Sunan Ibni Majah, Muhammad Nashiruddin al Albani, Maktabah Ma'arif, Cet. I, Th. 1419H – 1998M.

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016]
_________
Footnotes
[1]. Fatawa al 'Utsaimin, 2/668.
[2]. Lihat penjelasan Dr. Muhammad bin Abdir Rahman al Khumayyis dalam adz Dzikril Jama’i Bainal Ittiba’ wal Ibtida’, halaman 7-8.
[3]. Shahih. Lihat Shahih Sunan at Tirmidzi, no. 816; Shahih Sunan Ibni Majah, no. 2450.
[4]. Zadul Ma’ad, 2/89.
[5]. Umrah ini dikenal dengan nama umrah Qadha` atau Qadhiyah, karena kaum muslimin telah mengikat perjanjian dengan kaum Quraisy. Bukan untuk mengqadha (menggantikan) umrah tahun sebelumnya yang dihalangi oleh
kaum Quraisy. Karena umrah tersebut tidak rusak sehingga tidak perlu diganti. Buktinya, Nabi tidak memerintahkan para sahabat yang ikut serta dalam umrah pertama untuk mengulanginya kembali pada umrah ini. Oleh sebab itu, para ulama menghitung jumlah umrah Nabi sebanyak empat kali. Demikian penjelasan as Suhaili. Pendapat inilah yang dirajihkan oleh Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad, 2/86.
[6]. Majmu al Fatawa, 26/253-254; Zadul Ma’ad, 2/86.
[7]. Majmu ‘ al Fatawa, jilid 26. Pembahasan tentang umrah bagi orang-orang yang berada di Mekkah terdapat di halaman 248-290; asy Syarhul Mumti’, 7/407.
[8]. Fatawa al 'Utsaimin, 2/668, dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram.
[9]. Majmu' al Fatawa, 26/252.
[10]. Majmu’ al Fatawa, 26/254.
[11]. Lihat Majmu’ al Fatawa, 26/256. 273.
[12]. Zaadul Ma’ad, 2/89.
[13]. Majmu' al Fatawa, 26/252.
[14]. Zaadul Ma’ad, 2/163.
[15]. Dikutip dari al Wajiz, halaman 268.
[16]. Atha bin Abi Rabah Aslam al-Qurasyi al Fihri, dari kalangan generasi Tabi'in. Berguru kepada sejumlah sahabat Nabi. Diantara mereka, Jabir bin Abdillah, Ibnu Abbas, Abu Hurairah, Abu Sa'id al Khudri, Abdullah bin Amr bin al Ash, Abdullah bin Zubair. Seorang Mufri Mekkah di zamannya dan dikenal sebagai orang yang paling tahu tentang manasik haji. Wafat tahun 114H
[17]. Thawus bin Kaisan al Yamani, berdarah Persia, dari kalangan generasi Tabi'in, berguru kepada sejumlah sahabat, mislnya, Ibnu Abbas, Jabir bin Abdillah, Zaid bin Tsabit, Abdullah bin Zubair, Muad bin Jabal. Aisyah seorang ahli fiqih di zamannya. Wafat tahun 106H
[18]. Majmu' al Fatawa, 26/256-258.
[19]. Ibid, 26/262.
[20]. Ibid, 2/264.
[21]. Ibid, 26/264.
[22]. Ibid, 26/266.
[23]. Ibid, 26/270.
[24]. HR al Bukhari, no. 1773 dan Muslim, no. 1349.
[25]. Asy Syarhul Mumti’, 7/408.
[26]. Fatawa al 'Utsaimin, 2/668, dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram.
[27]. Shahih, hadits riwayat at Tirmidzi, 869; an Nasaa-i, 1/284; Ibnu Majah, 1254
[28]. Majmu’ al Fatawa, 26/250-252 secara ringkas.
[29]. Shahih. Lihat Shahih Sunan an Nasaa-i, no. 2919.
[30]. Majmu' al Fatawa, 26/290.
[31]. Al Wajiz, halaman 268.

Baca Artikel Lainnya : PERBEKALAN UNTUK JAMAAH HAJI

> ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI SAAT BERADA DI MEKKAH

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89

Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Dan Walker, 92, Dies; Illinois Governor and Later a U.S. Prisoner

As governor, Mr. Walker alienated Republicans and his fellow Democrats, particularly the Democratic powerhouse Richard J. Daley, the mayor of Chicago.

Dan Walker, 92, Dies; Illinois Governor and Later a U.S. Prisoner | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Jozef Paczynski, Inmate Barber to Auschwitz Commandant, Dies at 95

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.

Jozef Paczynski, Inmate Barber to Auschwitz Commandant, Dies at 95 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Ruth Rendell, Novelist Who Thrilled and Educated, Dies at 85

Ms. Rendell was a prolific writer of intricately plotted mystery novels that combined psychological insight, social conscience and teeth-chattering terror.

Ruth Rendell, Novelist Who Thrilled and Educated, Dies at 85 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Cher and Marc Jacobs

The 2015 Met Gala has only officially begun, but there's a clear leader in the race for best couple, no small feat at an event that threatens to sap Hollywood of every celebrity it has for the duration of an East Coast evening.

That would be Marc Jacobs and his surprise guest (who, by some miracle, remained under wraps until their red carpet debut), Cher.

“This has been a dream of mine for a very, very long time,” Mr. Jacobs said.

It is Cher's first appearance at the Met Gala since 1997, when she arrived on the arm of Donatella Versace.

– MATTHEW SCHNEIER

Cher and Marc Jacobs | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Elizabeth Brown Pryor, Biographer of Clara Barton and Robert E. Lee, Dies at 64

Ms. Pryor, who served more than two decades in the State Department, was the author of well-regarded biographies of the founder of the American Red Cross and the Confederate commander.

Elizabeth Brown Pryor, Biographer of Clara Barton and Robert E. Lee, Dies at 64 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Negative View of U.S. Race Relations Grows, Poll Finds

Public perceptions of race relations in America have grown substantially more negative in the aftermath of the death of a young black man who was injured while in police custody in Baltimore and the subsequent unrest, far eclipsing the sentiment recorded in the wake of turmoil in Ferguson, Mo., last summer.

Americans are also increasingly likely to say that the police are more apt to use deadly force against a black person, the latest New York Times/CBS News poll finds.

The poll findings highlight the challenges for local leaders and police officials in trying to maintain order while sustaining faith in the criminal justice system in a racially polarized nation.

Sixty-one percent of Americans now say race relations in this country are generally bad. That figure is up sharply from 44 percent after the fatal police shooting of Michael Brown and the unrest that followed in Ferguson in August, and 43 percent in December. In a CBS News poll just two months ago, 38 percent said race relations were generally bad. Current views are by far the worst of Barack Obama’s presidency.

The negative sentiment is echoed by broad majorities of blacks and whites alike, a stark change from earlier this year, when 58 percent of blacks thought race relations were bad, but just 35 percent of whites agreed. In August, 48 percent of blacks and 41 percent of whites said they felt that way.

Looking ahead, 44 percent of Americans think race relations are worsening, up from 36 percent in December. Forty-one percent of blacks and 46 percent of whites think so. Pessimism among whites has increased 10 points since December.

Continue reading the main story
Do you think race relations in the United States are generally good or generally bad?
60
40
20
0
White
Black
May '14
May '15
Generally bad
Continue reading the main story
Do you think race relations in the United States are getting better, getting worse or staying about the same?
Getting worse
Staying the same
Getting better
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
44%
37
17
46
36
16
41
42
15

The poll finds that profound racial divisions in views of how the police use deadly force remain. Blacks are more than twice as likely to say police in most communities are more apt to use deadly force against a black person — 79 percent of blacks say so compared with 37 percent of whites. A slim majority of whites say race is not a factor in a police officer’s decision to use deadly force.

Overall, 44 percent of Americans say deadly force is more likely to be used against a black person, up from 37 percent in August and 40 percent in December.

Blacks also remain far more likely than whites to say they feel mostly anxious about the police in their community. Forty-two percent say so, while 51 percent feel mostly safe. Among whites, 8 in 10 feel mostly safe.

One proposal to address the matter — having on-duty police officers wear body cameras — receives overwhelming support. More than 9 in 10 whites and blacks alike favor it.

Continue reading the main story
How would you describe your feelings about the police in your community? Would you say they make you feel mostly safe or mostly anxious?
Mostly safe
Mostly anxious
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
75%
21
3
81
16
3
51
42
7
Continue reading the main story
In general, do you think the police in most communities are more likely to use deadly force against a black person, or more likely to use it against a white person, or don’t you think race affects police use of deadly force?
Police more likely to use deadly force against a black person
Police more likely to use deadly force against a white person
Race DOES NOT affect police use of deadly force
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
44%
37%
79%
2%
2%
1%
46%
53%
16%
9%
8%
4%
Continue reading the main story
Do you favor or oppose on-duty police officers wearing video cameras that would record events and actions as they occur?
Favor
Oppose
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
92%
93%
93%
6%
5%
5%
2%
2%
2%

Asked specifically about the situation in Baltimore, most Americans expressed at least some confidence that the investigation by local authorities would be conducted fairly. But while nearly two-thirds of whites think so, fewer than half of blacks agree. Still, more blacks are confident now than were in August regarding the investigation in Ferguson. On Friday, six members of the police force involved in the arrest of Mr. Gray were charged with serious offenses, including manslaughter. The poll was conducted Thursday through Sunday; results from before charges were announced are similar to those from after.

Reaction to the recent turmoil in Baltimore, however, is similar among blacks and whites. Most Americans, 61 percent, say the unrest after Mr. Gray’s death was not justified. That includes 64 percent of whites and 57 percent of blacks.

Continue reading the main story
As you may know, a Baltimore man, Freddie Gray, recently died after being in the custody of the Baltimore police. How much confidence do you have that the investigation by local authorities into this matter will be conducted fairly?
A lot
Some
Not much
None at all
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
29%
31
22
14
5
31
33
20
11
5
20
26
30
22
In general, do you think the unrest in Baltimore after the death of Freddie Gray was justified, or do you think the unrest was not justified?
Justified
Not justified
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
28%
61
11
26
64
11
37
57
6

Negative View of U.S. Race Relations Grows, Poll Finds | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Robert Patterson Jr., Lawyer and Judge Who Fought for the Accused, Dies at 91

Judge Patterson helped to protect the rights of Attica inmates after the prison riot in 1971 and later served on the Federal District Court in Manhattan.

Robert Patterson Jr., Lawyer and Judge Who Fought for the Accused, Dies at 91 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Suzanne Crough, Actress in ‘The Partridge Family,’ Dies at 52

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

Suzanne Crough, Actress in ‘The Partridge Family,’ Dies at 52 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Bruce Alger, 96, Dies; Led ‘Mink Coat’ Protest Against Lyndon Johnson

Mr. Alger, who served five terms from Texas, led Republican women in a confrontation with Lyndon B. Johnson that may have cost Richard M. Nixon the 1960 presidential election.

Bruce Alger, 96, Dies; Led ‘Mink Coat’ Protest Against Lyndon Johnson | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

The Uphill Battle to Better Regulate Formaldehyde

WASHINGTON — A decade after emergency trailers meant to shelter Hurricane Katrina victims instead caused burning eyes, sore throats and other more serious ailments, the Environmental Protection Agency is on the verge of regulating the culprit: formaldehyde, a chemical that can be found in commonplace things like clothes and furniture.

But an unusual assortment of players, including furniture makers, the Chinese government, Republicans from states with a large base of furniture manufacturing and even some Democrats who championed early regulatory efforts, have questioned the E.P.A. proposal. The sustained opposition has held sway, as the agency is now preparing to ease key testing requirements before it releases the landmark federal health standard.

The E.P.A.’s five-year effort to adopt this rule offers another example of how industry opposition can delay and hamper attempts by the federal government to issue regulations, even to control substances known to be harmful to human health.

Continue reading the main story
 

Document: The Formaldehyde Fight

Formaldehyde is a known carcinogen that can also cause respiratory ailments like asthma, but the potential of long-term exposure to cause cancers like myeloid leukemia is less well understood.

The E.P.A.’s decision would be the first time that the federal government has regulated formaldehyde inside most American homes.

“The stakes are high for public health,” said Tom Neltner, senior adviser for regulatory affairs at the National Center for Healthy Housing, who has closely monitored the debate over the rules. “What we can’t have here is an outcome that fails to confront the health threat we all know exists.”

The proposal would not ban formaldehyde — commonly used as an ingredient in wood glue in furniture and flooring — but it would impose rules that prevent dangerous levels of the chemical’s vapors from those products, and would set testing standards to ensure that products sold in the United States comply with those limits. The debate has sharpened in the face of growing concern about the safety of formaldehyde-treated flooring imported from Asia, especially China.

What is certain is that a lot of money is at stake: American companies sell billions of dollars’ worth of wood products each year that contain formaldehyde, and some argue that the proposed regulation would impose unfair costs and restrictions.

Determined to block the agency’s rule as proposed, these industry players have turned to the White House, members of Congress and top E.P.A. officials, pressing them to roll back the testing requirements in particular, calling them redundant and too expensive.

“There are potentially over a million manufacturing jobs that will be impacted if the proposed rule is finalized without changes,” wrote Bill Perdue, the chief lobbyist at the American Home Furnishings Alliance, a leading critic of the testing requirements in the proposed regulation, in one letter to the E.P.A.

Industry opposition helped create an odd alignment of forces working to thwart the rule. The White House moved to strike out key aspects of the proposal. Subsequent appeals for more changes were voiced by players as varied as Senator Barbara Boxer, Democrat of California, and Senator Roger Wicker, Republican of Mississippi, as well as furniture industry lobbyists.

Hurricane Katrina in 2005 helped ignite the public debate over formaldehyde, after the deadly storm destroyed or damaged hundreds of thousands of homes along the Gulf of Mexico, forcing families into temporary trailers provided by the Federal Emergency Management Agency.

The displaced storm victims quickly began reporting respiratory problems, burning eyes and other issues, and tests then confirmed high levels of formaldehyde fumes leaking into the air inside the trailers, which in many cases had been hastily constructed.

Public health advocates petitioned the E.P.A. to issue limits on formaldehyde in building materials and furniture used in homes, given that limits already existed for exposure in workplaces. But three years after the storm, only California had issued such limits.

Industry groups like the American Chemistry Council have repeatedly challenged the science linking formaldehyde to cancer, a position championed by David Vitter, the Republican senator from Louisiana, who is a major recipient of chemical industry campaign contributions, and whom environmental groups have mockingly nicknamed “Senator Formaldehyde.”

Continue reading the main story

Formaldehyde in Laminate Flooring

In laminate flooring, formaldehyde is used as a bonding agent in the fiberboard (or other composite wood) core layer and may also be used in glues that bind layers together. Concerns were raised in March when certain laminate flooring imported from China was reported to contain levels of formaldehyde far exceeding the limit permitted by California.

Typical

laminate

flooring

CLEAR FINISH LAYER

Often made of melamine resin

PATTERN LAYER

Paper printed to resemble wood,

or a thin wood veneer

GLUE

Layers may be bound using

formaldehyde-based glues

CORE LAYER

Fiberboard or other

composite, formed using

formaldehyde-based adhesives

BASE LAYER

Moisture-resistant vapor barrier

What is formaldehyde?

Formaldehyde is a common chemical used in many industrial and household products as an adhesive, bonding agent or preservative. It is classified as a volatile organic compound. The term volatile means that, at room temperature, formaldehyde will vaporize, or become a gas. Products made with formaldehyde tend to release this gas into the air. If breathed in large quantities, it may cause health problems.

WHERE IT IS COMMONLY FOUND

POTENTIAL HEALTH RISKS

Pressed-wood and composite wood products

Wallpaper and paints

Spray foam insulation used in construction

Commercial wood floor finishes

Crease-resistant fabrics

In cigarette smoke, or in the fumes from combustion of other materials, including wood, oil and gasoline.

Exposure to formaldehyde in sufficient amounts may cause eye, throat or skin irritation, allergic reactions, and respiratory problems like coughing, wheezing or asthma.

Long-term exposure to high levels has been associated with cancer in humans and laboratory animals.

Exposure to formaldehyde may affect some people more severely than others.

By 2010, public health advocates and some industry groups secured bipartisan support in Congress for legislation that ordered the E.P.A. to issue federal rules that largely mirrored California’s restrictions. At the time, concerns were rising over the growing number of lower-priced furniture imports from Asia that might include contaminated products, while also hurting sales of American-made products.

Maneuvering began almost immediately after the E.P.A. prepared draft rules to formally enact the new standards.

White House records show at least five meetings in mid-2012 with industry executives — kitchen cabinet makers, chemical manufacturers, furniture trade associations and their lobbyists, like Brock R. Landry, of the Venable law firm. These parties, along with Senator Vitter’s office, appealed to top administration officials, asking them to intervene to roll back the E.P.A. proposal.

The White House Office of Management and Budget, which reviews major federal regulations before they are adopted, apparently agreed. After the White House review, the E.P.A. “redlined” many of the estimates of the monetary benefits that would be gained by reductions in related health ailments, like asthma and fertility issues, documents reviewed by The New York Times show.

As a result, the estimated benefit of the proposed rule dropped to $48 million a year, from as much as $278 million a year. The much-reduced amount deeply weakened the agency’s justification for the sometimes costly new testing that would be required under the new rules, a federal official involved in the effort said.

“It’s a redlining blood bath,” said Lisa Heinzerling, a Georgetown University Law School professor and a former E.P.A. official, using the Washington phrase to describe when language is stricken from a proposed rule. “Almost the entire discussion of these potential benefits was excised.”

Senator Vitter’s staff was pleased.

“That’s a huge difference,” said Luke Bolar, a spokesman for Mr. Vitter, of the reduced estimated financial benefits, saying the change was “clearly highlighting more mismanagement” at the E.P.A.

Advertisement

The review’s outcome galvanized opponents in the furniture industry. They then targeted a provision that mandated new testing of laminated wood, a cheaper alternative to hardwood. (The California standard on which the law was based did not require such testing.)

But E.P.A. scientists had concluded that these laminate products — millions of which are sold annually in the United States — posed a particular risk. They said that when thin layers of wood, also known as laminate or veneer, are added to furniture or flooring in the final stages of manufacturing, the resulting product can generate dangerous levels of fumes from often-used formaldehyde-based glues.

Industry executives, outraged by what they considered an unnecessary and financially burdensome level of testing, turned every lever within reach to get the requirement removed. It would be particularly onerous, they argued, for small manufacturers that would have to repeatedly interrupt their work to do expensive new testing. The E.P.A. estimated that the expanded requirements for laminate products would cost the furniture industry tens of millions of dollars annually, while the industry said that the proposed rule over all would cost its 7,000 American manufacturing facilities over $200 million each year.

“A lot of people don’t seem to appreciate what a lot of these requirements do to a small operation,” said Dick Titus, executive vice president of the Kitchen Cabinet Manufacturers Association, whose members are predominantly small businesses. “A 10-person shop, for example, just really isn’t equipped to handle that type of thing.”

Photo
 
Becky Gillette wants strong regulation of formaldehyde. Credit Beth Hall for The New York Times

Big industry players also weighed in. Executives from companies including La-Z-Boy, Hooker Furniture and Ashley Furniture all flew to Washington for a series of meetings with the offices of lawmakers including House Speaker John Boehner, Republican of Ohio, and about a dozen other lawmakers, asking several of them to sign a letter prepared by the industry to press the E.P.A. to back down, according to an industry report describing the lobbying visit.

Within a matter of weeks, two letters — using nearly identical language — were sent by House and Senate lawmakers to the E.P.A. — with the industry group forwarding copies of the letters to the agency as well, and then posting them on its website.

The industry lobbyists also held their own meeting at E.P.A. headquarters, and they urged Jim Jones, who oversaw the rule-making process as the assistant administrator for the agency’s Office of Chemical Safety and Pollution Prevention, to visit a North Carolina furniture manufacturing plant. According to the trade group, Mr. Jones told them that the visit had “helped the agency shift its thinking” about the rules and how laminated products should be treated.

The resistance was particularly intense from lawmakers like Mr. Wicker of Mississippi, whose state is home to major manufacturing plants owned by Ashley Furniture Industries, the world’s largest furniture maker, and who is one of the biggest recipients in Congress of donations from the industry’s trade association. Asked if the political support played a role, a spokesman for Mr. Wicker replied: “Thousands of Mississippians depend on the furniture manufacturing industry for their livelihoods. Senator Wicker is committed to defending all Mississippians from government overreach.”

Individual companies like Ikea also intervened, as did the Chinese government, which claimed that the new rule would create a “great barrier” to the import of Chinese products because of higher costs.

Perhaps the most surprising objection came from Senator Boxer, of California, a longtime environmental advocate, whose office questioned why the E.P.A.’s rule went further than her home state’s in seeking testing on laminated products. “We did not advocate an outcome, other than safety,” her office said in a statement about why the senator raised concerns. “We said ‘Take a look to see if you have it right.’ ”

Safety advocates say that tighter restrictions — like the ones Ms. Boxer and Mr. Wicker, along with Representative Doris Matsui, a California Democrat, have questioned — are necessary, particularly for products coming from China, where items as varied as toys and Christmas lights have been found to violate American safety standards.

While Mr. Neltner, the environmental advocate who has been most involved in the review process, has been open to compromise, he has pressed the E.P.A. not to back down entirely, and to maintain a requirement that laminators verify that their products are safe.

An episode of CBS’s “60 Minutes” in March brought attention to the issue when it accused Lumber Liquidators, the discount flooring retailer, of selling laminate products with dangerous levels of formaldehyde. The company has disputed the show’s findings and test methods, maintaining that its products are safe.

“People think that just because Congress passed the legislation five years ago, the problem has been fixed,” said Becky Gillette, who then lived in coastal Mississippi, in the area hit by Hurricane Katrina, and was among the first to notice a pattern of complaints from people living in the trailers. “Real people’s faces and names come up in front of me when I think of the thousands of people who could get sick if this rule is not done right.”

An aide to Ms. Matsui rejected any suggestion that she was bending to industry pressure.

“From the beginning the public health has been our No. 1 concern,” said Kyle J. Victor, an aide to Ms. Matsui.

But further changes to the rule are likely, agency officials concede, as they say they are searching for a way to reduce the cost of complying with any final rule while maintaining public health goals. The question is just how radically the agency will revamp the testing requirement for laminated products — if it keeps it at all.

“It’s not a secret to anybody that is the most challenging issue,” said Mr. Jones, the E.P.A. official overseeing the process, adding that the health consequences from formaldehyde are real. “We have to reduce those exposures so that people can live healthy lives and not have to worry about being in their homes.”

The Uphill Battle to Better Regulate Formaldehyde | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Fatal Police Shootings: Accounts Since Ferguson

Since a white police officer, Darren Wilson fatally shot unarmed black teenager, Michael Brown, in a confrontation last August in Ferguson, Mo., there have been many other cases in which the police have shot and killed suspects, some of them unarmed. Mr. Brown's death set off protests throughout the country, pushing law enforcement into the spotlight and sparking a public debate on police tactics. Here is a selection of police shootings that have been reported by news organizations since Mr. Brown's death. In some cases, investigations are continuing.

Photo
 
 
The apartment complex northeast of Atlanta where Anthony Hill, 27, was fatally shot by a DeKalb County police officer. Credit Ben Gray/Atlanta Journal Constitution

Chamblee, Ga.
Fatal Police Shootings: Accounts Since Ferguson | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Finding Scandal in New York and New Jersey, but No Shame

From sea to shining sea, or at least from one side of the Hudson to the other, politicians you have barely heard of are being accused of wrongdoing. There were so many court proceedings involving public officials on Monday that it was hard to keep up.

In Newark, two underlings of Gov. Chris Christie were arraigned on charges that they were in on the truly deranged plot to block traffic leading onto the George Washington Bridge.

Ten miles away, in Lower Manhattan, Dean G. Skelos, the leader of the New York State Senate, and his son, Adam B. Skelos, were arrested by the Federal Bureau of Investigation on accusations of far more conventional political larceny, involving a job with a sewer company for the son and commissions on title insurance and bond work.

The younger man managed to receive a 150 percent pay increase from the sewer company even though, as he said on tape, he “literally knew nothing about water or, you know, any of that stuff,” according to a criminal complaint the United States attorney’s office filed.

The success of Adam Skelos, 32, was attributed by prosecutors to his father’s influence as the leader of the Senate and as a potentate among state Republicans. The indictment can also be read as one of those unfailingly sad tales of a father who cannot stop indulging a grown son. The senator himself is not alleged to have profited from the schemes, except by being relieved of the burden of underwriting Adam.

The bridge traffic caper is its own species of crazy; what distinguishes the charges against the two Skeloses is the apparent absence of a survival instinct. It is one thing not to know anything about water or that stuff. More remarkable, if true, is the fact that the sewer machinations continued even after the former New York Assembly speaker, Sheldon Silver, was charged in January with taking bribes disguised as fees.

It was by then common gossip in political and news media circles that Senator Skelos, a Republican, the counterpart in the Senate to Mr. Silver, a Democrat, in the Assembly, could be next in line for the criminal dock. “Stay tuned,” the United States attorney, Preet Bharara said, leaving not much to the imagination.

Even though the cat had been unmistakably belled, Skelos father and son continued to talk about how to advance the interests of the sewer company, though the son did begin to use a burner cellphone, the kind people pay for in cash, with no traceable contracts.

That was indeed prudent, as prosecutors had been wiretapping the cellphones of both men. But it would seem that the burner was of limited value, because by then the prosecutors had managed to secure the help of a business executive who agreed to record calls with the Skeloses. It would further seem that the business executive was more attentive to the perils of pending investigations than the politician.

Through the end of the New York State budget negotiations in March, the hopes of the younger Skelos rested on his father’s ability to devise legislation that would benefit the sewer company. That did not pan out. But Senator Skelos did boast that he had haggled with Gov. Andrew M. Cuomo, a Democrat, in a successful effort to raise a $150 million allocation for Long Island to $550 million, for what the budget called “transformative economic development projects.” It included money for the kind of work done by the sewer company.

The lawyer for Adam Skelos said he was not guilty and would win in court. Senator Skelos issued a ringing declaration that he was unequivocally innocent.

THIS was also the approach taken in New Jersey by Bill Baroni, a man of great presence and eloquence who stopped outside the federal courthouse to note that he had taken risks as a Republican by bucking his party to support paid family leave, medical marijuana and marriage equality. “I would never risk my career, my job, my reputation for something like this,” Mr. Baroni said. “I am an innocent man.”

The lawyer for his co-defendant, Bridget Anne Kelly, the former deputy chief of staff to Mr. Christie, a Republican, said that she would strongly rebut the charges.

Perhaps they had nothing to do with the lane closings. But neither Mr. Baroni nor Ms. Kelly addressed the question of why they did not return repeated calls from the mayor of Fort Lee, N.J., begging them to stop the traffic tie-ups, over three days.

That silence was a low moment. But perhaps New York hit bottom faster. Senator Skelos, the prosecutors charged, arranged to meet Long Island politicians at the wake of Wenjian Liu, a New York City police officer shot dead in December, to press for payments to the company employing his son.

Sometimes it seems as though for some people, the only thing to be ashamed of is shame itself.

Finding Scandal in New York and New Jersey, but No Shame | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Jim Fanning, 87, Dies; Lifted Baseball in Canada With Expos

Hired in 1968, a year before their first season, Mr. Fanning spent 25 years with the team, managing them to their only playoff appearance in Canada.

Jim Fanning, 87, Dies; Lifted Baseball in Canada With Expos | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Richard Suzman, 72, Dies; Researcher Influenced Global Surveys on Aging

At the National Institutes of Health, Dr. Suzman’s signature accomplishment was the central role he played in creating a global network of surveys on aging.

Richard Suzman, 72, Dies; Researcher Influenced Global Surveys on Aging | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

paket umrah mei di Cawang jakarta
biaya paket berangkat umroh februari di Kampung Melayu jakarta
paket berangkat umroh awal tahun di Pondok Kopi jakarta
harga paket umrah april di Lubang Buaya jakarta
paket umroh januari di Kampung Baru jakarta
harga paket berangkat umroh februari di Cipayung jakarta
harga paket berangkat umroh maret di Bidaracina jakarta
paket berangkat umrah mei di Pekayon jakarta
harga umroh awal tahun bekasi utara
biaya paket umroh mei di Cipayung jakarta
biaya umrah maret di Pisangan Timur jakarta
paket umroh ramadhan di Setu jakarta
biaya paket umroh desember di Jatinegara jakarta
harga umroh akhir tahun di Cibubur jakarta
harga umroh akhir tahun di Pulo Gadung jakarta
paket promo berangkat umroh ramadhan di Rambutan jakarta
paket berangkat umroh ramadhan di Ciracas jakarta
promo umrah mei di Lubang Buaya jakarta
biaya berangkat umrah mei di Cilangkap jakarta
harga berangkat umroh maret tangerang
promo umrah awal tahun di Pisangan Timur jakarta
harga umroh ramadhan tangerang
biaya berangkat umroh awal tahun di Dukuh jakarta
harga umrah februari di Utan Kayu Selatan jakarta
harga umrah akhir tahun di Rambutan jakarta
paket berangkat umroh april di Malaka Jaya jakarta
promo berangkat umroh juni di Cipinang Cempedak jakarta
paket promo berangkat umroh januari di Utan Kayu Utara jakarta
paket promo berangkat umrah mei di Dukuh jakarta
harga umroh maret di Rawamangun jakarta
harga berangkat umroh awal tahun di Cakung Barat jakarta
biaya paket umrah ramadhan bogor
biaya berangkat umrah awal tahun di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
paket promo berangkat umroh maret bekasi utara
harga paket berangkat umroh awal tahun di Jatinegara jakarta
biaya umrah maret di Halim Perdanakusuma jakarta
paket umroh maret di Pisangan Baru jakarta
paket umrah januari di Jatinegara jakarta
biaya paket berangkat umroh ramadhan di Cipinang Cempedak jakarta
harga umrah februari di Klender jakarta
harga paket berangkat umroh ramadhan di Ujung Menteng jakarta
paket berangkat umroh februari di Cipinang Besar Utara jakarta
harga umrah juni di Rawamangun jakarta
paket promo umrah maret di Cakung Timur jakarta
paket berangkat umrah ramadhan di Ciracas jakarta
paket umrah mei di Balekambang jakarta
harga paket umroh januari di Cipinang Besar Selatan jakarta
paket berangkat umrah mei di Ciracas jakarta
harga paket umroh januari bogor
paket promo umrah akhir tahun di Penggilingan jakarta
harga paket umrah april di Susukan jakarta
biaya paket umroh akhir tahun di Lubang Buaya jakarta
paket umrah april di Cilangkap jakarta
harga paket umroh januari di Dukuh jakarta
harga umroh februari di Jati jakarta
paket promo berangkat umrah maret di Jatinegara jakarta
paket promo berangkat umroh april di Jati jakarta
biaya paket umroh juni di Jatinegara Kaum jakarta
biaya umrah februari di Cakung Timur jakarta
promo umrah akhir tahun di Susukan jakarta
biaya paket berangkat umrah maret di Pondok Kopi jakarta
harga paket berangkat umroh desember di Cawang jakarta
harga umroh april di Utan Kayu Selatan jakarta
paket promo umrah desember di Klender jakarta
harga paket berangkat umroh akhir tahun di Cipinang Besar Utara jakarta
biaya paket umroh akhir tahun di Bambu Apus jakarta
paket promo umroh juni di Pasar Rebo jakarta
harga paket berangkat umroh april di Cipinang Besar Utara jakarta
paket berangkat umroh februari di Cipayung jakarta
paket promo umrah awal tahun di Lubang Buaya jakarta
paket umroh mei di Cakung Barat jakarta
harga paket berangkat umrah februari di Kebon Pala jakarta
promo umrah mei di Pulo Gadung jakarta
paket berangkat umrah maret di Klender jakarta
harga umroh februari di Pekayon jakarta
biaya berangkat umroh mei di Rawamangun jakarta
biaya paket berangkat umroh awal tahun di Bali Mester jakarta
biaya paket umrah april di Kayu Manis jakarta
harga berangkat umrah april di Klender jakarta
harga berangkat umrah april di Ujung Menteng jakarta
promo umroh maret di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
harga paket umrah januari di Cililitan jakarta
harga paket umroh mei di Utan Kayu Selatan jakarta
harga berangkat umrah januari di Cipinang Melayu jakarta
paket berangkat umroh maret di Cakung Timur jakarta
paket promo berangkat umroh januari di Pulogebang jakarta
promo berangkat umrah awal tahun di Cakung Barat jakarta
harga paket umrah maret di Kampung Melayu jakarta
harga paket berangkat umrah mei di Makasar jakarta
paket umrah desember di Cililitan jakarta
biaya berangkat umroh awal tahun bekasi utara
promo umroh februari di Pekayon jakarta
promo berangkat umroh januari di Pulo Gadung jakarta
promo umrah juni di Matraman jakarta
promo umrah juni di Jatinegara jakarta
harga paket umrah maret bogor
paket umroh mei di Rawa Terate jakarta
promo umrah februari bekasi utara
paket promo berangkat umroh maret di Pal Meriam jakarta
harga paket berangkat umrah juni bekasi barat