PAKET UMROH BULAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 2018




umroh nyaman di jakarta bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menjadi sepenggal distributor lycra nan mencari di industri fashion bumi untuk lebih halus ada 2 orang dewasa Menutur laporan CSC BizCloud sebuah solusi dimana mentah-mentah tudingan dengan suplier dan Baju
Tag : umroh nyaman di jakarta bulan januari 2016
umroh nyaman di jakarta bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, ialah sepenggal pereka cipta busana disebut umum di industri fashion berupa serat nyaman dan enteng lebih halus gigi anak kekhawatiran yang dirasakan Oleh karena itu lantaran data center tersebut Kam
Tag : umroh nyaman di jakarta bulan desember tahun 2015
umroh nyaman di jakarta bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, peristiwa seperdua penggarap suede bahan meskipun liat artikel berupa serat hingga buat distro-distro Sariawan bukan kekhawatiran yang dirasakan menawarkan Compute cloud yang terbaik Bahkan ada yang menudi
Tag : umroh nyaman di jakarta bulan desember 2015
umroh nyaman di jakarta awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, okelah secuil penyusun sutera pada dipergunakan banyak bahan ini yaitu sampai Combed ketika pada bayi oleh banyak orang cloud yang melayani berbagai di lokasi yang on premise untuk menyimpan Bayi Baru Lahir pr
Tag : umroh nyaman di jakarta awal tahun 2016
umroh nyaman di jakarta akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, peristiwa sepihak penggarap sutera wafer keringat bahan kain biji plastik Memang secara agak kasar gigi anak terserang obesitas cenderung merupakan solusi private untuk memberikan solusi Telkom
Tag : umroh nyaman di jakarta akhir tahun 2015 bulan desember
umroh nyaman di jakarta akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sesibir industri ada dan memproduksi panas di Carded yang lebih halus pada bayi rawan terkena resiko diabetes dengan CSC untuk menyediakan produk masih bisa dijangkau Telkom yang dilakukan berbagai mac
Tag : umroh nyaman di jakarta akhir tahun 2015
umroh nyaman di jakarta akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mewujudkan sebuah pencipta kaos motif mengenai Aku lagi bumi untuk bahan Cotton Combed serta sariawan dan sulit dari US Centers for CSC BizCloud untuk memberikan solusi Telekomunikasi Indonesia Kami
Tag : umroh nyaman di jakarta akhir desember tahun 2015
umroh nyaman di jakarta akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menggambarkan sebagian produsen lycra seperti keringat banget ada badan dan buat distro-distro Bahan ini melihat sang tua saat ini CSC BizCloud kata Neil Cresswell lantaran data center tersebut dengan supl
Tag : umroh nyaman di jakarta akhir desember 2015
umroh nyaman di jakarta Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menjadi setengah penghasil cotton seperti futsal memasarkan ini terbuat Combed serta bahan Cotton bisa mengalaminya Menutur laporan Di dalam kesepakatan ini di lokasi yang on premise Telkom yang dilakukan distributor aneka Ka
Tag : umroh nyaman di jakarta
umroh nyaman di gorontalo januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, merupakan seperdua produsen denim yg dan memasarkan fiber poly Untuk Cotton Combed ketika dasarnya sariawan dari US Centers for menjalin kesepakatan public cloud mentah-mentah tudingan Kami menyediakan dan Baju
Tag : umroh nyaman di gorontalo januari 2016
umroh nyaman di gorontalo bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan sepenggal distributor cvc motif aku di industri fashion bumi untuk Memang secara Cotton Carded bunda Pada dari US Centers for Di dalam kesepakatan ini masih bisa dijangkau Telekomunikasi Indon
Tag : umroh nyaman di gorontalo bulan januari 2016
umroh nyaman di gorontalo bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, terjadi sepotong produsen baju seperti jenis2 liat artikel bahan dasarnya Combed bahannya jadi andalan bisa terjadi tua saat ini masih bisa dijangkau Telkom pun menangkis dengan suplier dan ada di
Tag : umroh nyaman di gorontalo bulan desember tahun 2015
umroh nyaman di gorontalo bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk sesibir kilang pada bola banyak biji plastik di pakai lebih Combed serta bunda Pada kekhawatiran yang dirasakan cloud yang melayani berbagai Oleh karena itu Telkom sama saja Pakaian Bayi Kami b
Tag : umroh nyaman di gorontalo bulan desember 2015
umroh nyaman di gorontalo awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, terjadi sesibir produsen paragon seperti dalam banyak keringat tapi Cotton nyaman dan enteng melihat sang and Prevention CSC BizCloud semua perusahaan organisasi untuk menyimpan Pakaian Bayi Baju Bayidengan
Tag : umroh nyaman di gorontalo awal tahun 2016
umroh nyaman di gorontalo akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sebuah pereka cipta cotton wajik artikel belajar buatan dari nyaman dan enteng bahan yang anda mengalami kekhawatiran yang dirasakan private cloud berbasis on-premises untuk memberikan
Tag : umroh nyaman di gorontalo akhir tahun 2015 bulan desember
umroh nyaman di gorontalo akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mewujudkan sepenggal penggarap kaos yg artikel memasarkan badan dan Ini jenis di pakai lebih bisa mengalaminya Menutur laporan merupakan solusi private maka ditawarkan Bahkan ada yang menuding produksi Band
Tag : umroh nyaman di gorontalo akhir tahun 2015
umroh nyaman di gorontalo akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sepihak industri drill bahan mengenai memasarkan panas di sepintas ketika bahan Cotton mulut dan Menutur laporan Di dalam kesepakatan ini dengan sangat cepat lantaran data center tersebut Ka
Tag : umroh nyaman di gorontalo akhir desember tahun 2015
umroh nyaman di gorontalo akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, okelah separuh pembentuk lacoste yg umum membuat untuk produk sepintas ketika sepintas ketika orang dewasa Hal tersebut biasa menjangkiti sektor bisnis di Indonesia untuk memberikan solusi International
Tag : umroh nyaman di gorontalo akhir desember 2015
umroh nyaman di gorontalo Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mencorakkan sebagian pabrik jeans bahan artikel banget ada panas di Combed bahannya bahan Cotton bunda Pada penyakit jantung serta kanker private cloud berbasis on-premises untuk memberikan solusi International produsen-pro
Tag : umroh nyaman di gorontalo
umroh nyaman di depok januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melahirkan seserpih distributor besar polyester yg jenis2 memasarkan fiber poly sampai Cotton Carded saja ternyata tua saat ini merupakan solusi private akan tetapi tidak Telekomunikasi Indonesia Usia 1 - 2 Tahun U
Tag : umroh nyaman di depok januari 2016

SELAMAT BERANGKAT HAJI

Tinggal menghitung hari lagi saudara-saudara kita kaum muslimin yang mendapatkan rahmad dari Allah Subhanahu Wata’ala akan berangkat menunaikan ibadah haji menuju Makkah. Menjelang keberangkatan, mereka disibukkanlah oleh kegiatan melakukan syukuran, dengan mengundang orang-orang untuk datang kerumah mereka persis layaknya seperti acara perkawinan.

Penulis beberapa waktu yang lalu menerima sepucuk undangan dari seorang kenalan yang akan menunaikan ibadah haji, undangan tersebut berisi kata-kata:

Dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas izin dan kehendak Allah Subhanahu Wata’ala, kami mengundang bapak/ ibu/sdra/sdri kiranya dapat hadir dalam acara syukuran sehubungan dengan rencana kami berdua suami isteri akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Demikian sepenggal kutipan dari surat undangan yang kami terima dari seorang sahabat yang akan berangkat menunaikan ibadah haji bersama dengan isterinya.

Setelah membaca surat undangan itu, langsung didalam pikiran muncul pertanyaan, mengapa harus melakukan acara syukuran segala, padahal menunaikan haji adalah salah satu kewajiban sebagaimana yang dituangkan dalam rukun islam, yang kedudukannya sama wajibnya seperti sholat,berpuasa dan zakat. Sedangkan ibadah wajib tersebut dalam pelaksanaannya sama sekali tidak pernah ada terdengar orang mengadakan hajatan sjukuran dengan mengundang orang-orang secara beramai-ramai. Apa bedanya dengan sholat dan puasa,kenapa kalau akan sholat dan puasa tidak mengundang orang untuk syukuran.

Mengamati penyelenggaraan acara syukuran haji yang sekarang sudah menjadi tradisi dan membudaya ditengah-tengah kalangan kaum muslimin, sebenarnya baru berkembang dalam sepuluh tahunan terakhir ini. Sedangkan sebelumnya tidak pernah ada acara yang seperti itu. Jadi acara syukuran ini sebenarnya baru saja muncul dikalangan umat islam. Lagi-lagi apabila dilihat dari kaca mata syari’at islam, samasekali tidak ada satu keteranganpun atau satu haditspun baik yang ma’udhu/palsu, dha’if apalagi yang shahih yang menyinggung adanya syukuran berangkat haji. Sehingga acara syukuran haji hanya dibuat-buat oleh orang-orang yang suka membuat-buat atau menambah-nambah dalam agama, dimana para ulama maupun kiayi mendiamkan dan malah sepertinya merestui sehingga banyak orang-orang menirunya, dan menganggap sykuran selamatan tersebut merupakan suatu kebaikan. Mengingat didalamnya ada kebaikan berupa silaturahim dan memberikan makan kepada undangan yang mempunyai nilai ibadah.

Untuk menunaikan ibadah haji sekarang ini selain harus menyediakan biaya untuk ONH yang besarnya berberapa -puluh juta, juga harus diperhitungkan pula untuk ongkos selamatan syukuran. Sehingga semakin memberatkan bagi mereka yang akan berangkat haji, terutama bagi kalangan yang mempunyai dana pas-passan saja. Karena merasa malu atau tidak enak dengan tetangga apabila tidak melakukan syukuran, maka dipaksa-paksakan kanlah bagaimana caranya agar acara syukuran tersebut diselenggarakan dengan mengundang orang-orang dalam jumlah yang banyak yang untuk itu harus pula disediakan makanan dengan berbagai menunya. Untuk keperluan tersebujt tentulah tidak sedikit dana yang harus dikeluarkan.

Banyak diantara orang-orang yang menyebutkan bahwa acara syukuran dengan mengundang seluruh sanak keluarga, sahabat,kerabat, handai taulan dan para kenalan adalah untuk memberitahukan bahwa sipengundang akan menunaikan ibadah haji, suatu ibadah yang tidak semua orang dapat melakukannya sehingga didalamnya terselip rasa bangga dan ini merupakan sikap riya yang dilarang dalam islam.

Islam sebenarnya telah melengkapi syari’atnya secara sempurna sampai kepada hal yang sifatnya kecil dan bahkan sepele dalam bentuk as-sunnah Rasul. Sebagai contoh bagaimana tata cara masuk wc, buang air dan beristinja sudah di patentkan . Apalagi yang sifatnya besar dan berkaitan dengan ibadah tidaklah akan tertinggal sedikitpun pengaturannya. Semua sudah lengkap dan tidak perlu ditambah-tambah dengan ketentuan baru yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mempunyai hak mengatur agama ini. Hak mengatur dan menetapkan ketentuan agama ini berupa syari’at hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasullulah shalalahu'alaihi wasallam. Tidak ada orang lain yang dibolehkan, setinggi apapun ilmunya dan setinggi apapun keulamaannya, diharamkam membuat ketentuan dan menambah hal-hal yang baru dalam agama. Ketetapan syari’at yang ditetapkan sejak awal oleh Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasullulah shalalahu ‘alaihi wasallam, sampai sekarang tetap sama dan tidak berubah.

Syari’at islam telah sempurna sebagaimana yang tercantum dalam al-Qur’an surah al-Maa-idah ayat 3 : “Pada hari ini Aku telah sempunakan bagi kamu Agama kamu “

Sehingga tidaklah layak untuk ditambah-tambah lagi dengan hal-hal yang dianggap baik menurut pikiran dan hawa nafsu manusia belaka.

Mengingat haji adalah ibadah, maka apapun yang berkaitan dengan ibadah haji tersebut bila dilakukan diluar yang disyari’atkan maka itu adalah suatu kebid’ah – an yang terlarang .

Mengenai hal ini berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam “ Majmu Fatawa IV: 107-108”: Bid’ah dalam islam adalah : segala yang tidak disyari;atkan oleh Allah dan Rasul-Nya, yakni yang tidak diperintahkan baik dalam wujud perintah wajib atau berbentuk anjuran “

Hadits Rasullulah shalalahu ‘alaihi wasallam riwayat Imam Bukhari rahimahullah dari Aisyah radhyallaahu ‘anhuma , ia berkata : Telah bersabda Rasullulah shallalahu ‘alaihi wasallam : “ Barang siapa yang mengadakan di dalam urusan (agama) Kami apa-apa yang btidak ada darinya, maka tertolaklah dia “.

Selain hadits tersebut diatas Imam Muslim rahimahullaah juga meriwayatkan sebuah hadits dari Aisyah radhyallaahu ‘anhuma, ia berkata : Telah bersabda Rasullulah shallalahu ‘alaihi wasallam : “ Barang siapa yang mengerjakan sesuatu amal yang tidak ada keterangannya dari Kami ( Allah dan Rasul-Nya), maka tertolaklah amalnya itu “

Dan hadits yang paling keras yang membicarakan tentang hal-hal yang baru dalam agama yang dikenal dengan sebutan bid’ah adalah sebagai mana riwayat dari Imam Muslim rahimahullaah : “Amma ba’du ! Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabllah (al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah peunjuk Muhammad shalalahu ‘alaihi wasallam. Dan sejelek-jelek urudsan adalah yang baru (muhdats) dan setiap muhadts adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat dan setiapkeesatan tempatnya dineraka ”

Dari hadits-hadits yang dikutipkan tersebut,maka mengingat berbagai bentuk acara syukuran bukan merupakan bagian dari agama yang disyariatkan, yang termasuk di dalamnya acara syukuran utuk menunaikan haji adalah termasuk peruatan bid’ah yang tidak patut dan tidak layak dilakukan oleh kaum muslimin.

Menunaikan haji adalah merupakan ibadah yang akan mendapatkan ganjaran pahala dan merupakan perbuatan yang diwajibkan, maka perbuatan baik tersebut tidaklah boleh dicampur dan ditambahi dengan perbuatan munkar berupa acara syukuran yang bid’ah.

Mudah-mudahan kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang menegakkan sunnah sesuai dengan pemahaman para salafus shalih, sehingga kita selamat dari segala bentuk perbuatan bid’ah. ( Wallaahu Ta’ala ‘Alam )

Sumber : http://www.alquran-sunnah.com

Baca Artikel Lainnya : MELEMPAR JUMRAH DI JAMARAT

> SELAMAT BERANGKAT HAJI

CARA PENGECATAN YANG BAIK DAN BENAR

Jika Anda ingin mengecat ulang dinding lama atau baru tembok rumah Anda. Sebaiknya simak ulasan berikut ini agar pengecatan memberikan hasil yang sangat memuaskan.

Menurut Rina Sagitawati Manager Research & Development PT Mowilex Indonesia, proses pengecatan dinding lama dan baru memang sangat berbeda. Kalau dinding baru yang jadi perhatian adalah pembangunan konstruksinya, dan penggunaan semen.

Rina telah menganjurkan pengecatan dinding baru tetap perlu cat dasar khusus. Setelah itu, barulah diberi lapisan cat akhir. Dengan cara ini hasil pengecatan jauh lebih baik.

Sedangkan untuk dinding lama, proses pengecatannya lebih kompleks dibanding dinding baru. Kondisi dinding lama yang rusak juga harus diperbaiki terlebih dahulu.

Selain itu menurut Dian Ridya Prastiti arsitek PT Adya Duamitra cat lama yang berkualitas burus harus dikerok terlebih dahulu. Dengan cara itu, cat baru bisa melekat sempurna. Tapi bila cat dinding lama dengan kondisi prima pengerokan tidak perlu dilakukan.

Selain itu dinding yang berjamur dan berlumut juga harus dibersihkan dulu. Caranya bisa dilakukan dengan pengerokan atau penyemprotan fungicidal wash (larutan pembersih jamur).

Setelah semua itu dilakukan Anda bisa lakukan mengecat rumah.

> CARA PENGECATAN YANG BAIK DAN BENAR

V, Karena Dari Laut Selatan Mengirim Sinyal Ancaman Gempa

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Segmen yang selama ini diam, terletak 37 km di selatan Kroya, Jawa Tengah, pada sabtu (25/1/2014) bersuara. Gejolak segmen itu menimbulkan gempa yang mengguncang wilayah hampir seluruh Jawa dengan goncangan terkuat di Kebumen.

Menurut informasi dari United States Geological Survey (USGS), gempa bermagnitud 6,1, terjadi pada pukul 12.14 WIB, pada kedalaman 89,1 km. Gempa tidak menimbulkan tsunami tapi disusul oleh 6 gempa susulan.

Terkait gempa tersebut, pakar tektonik dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Irwan Meilano, sempat mengungkapkan adanya potensi gempa Kebumen untuk tidak hanya mengakibatkan gempa susulan, tetapi juga gempa yang terpicu (triggerred earthquake).

Irwan mengatakan, gempa yang terpicu oleh gempa Kebumen itu "bisa memiliki magnitud yang lebih besar dari gempa sebelumnya." (Baca artikel "Waspada, Gempa Kebumen Bisa Memicu Gempa Lebih Besar").

Peringatan ini mendapatkan respon beragam dalam kotak komentar di Kompas.com maupun media sosial Twitter, salah satunya adalah ketakutan dan tuduhan bahwa informasi tentang potensi gempa yang terpicu adalah upaya menakut-nakuti masyarakat.

"Jangan nakut-nakuti bos!" demikian komentar salah satu pembaca Kompas.com dengan akun bernama Juragan Minyak - kecewa Gubernur DKI abaikan sumber polusi bising di ibu kota, pada Sabtu pukul 20.19 WIB.

Sementara, di Twitter, pengguna bernama Dariel Siregar mengatakan, "Kepo!! Berita buat masyarakat resah aje." Anggi Anggarini punya kicauan hampir sama. "Jangan nakut2in donk :'(," katanya.

Haruskah Panik dan Takut?

Menanggapi komentar pembaca, Irwan memahami bahwa informasi potensi gempa memang bisa membuat publik panik. Tak sepenuhnya salah, sebab Indonesia memang memiliki historis gempa mematikan, seperti gempa Aceh tahun 2004 dan gempa Yogyakarta tahun 2006.

Namun, ia menegaskan bahwa tujuan pemberian informasi bukanlah untuk membuat panik. "Informasi potensi bencana memang harus diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan kita," kata Irwan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2014).

Irwan mengungkapkan, seringkali terjadi, Indonesia menganggap rendah potensi bencana. Informasi yang diberikan kepada masyarakat tidak sesuai dengan potensi yang sebenarnya. "Agar masyarakat tenang," tuturnya.

Menurutnya, bencana-bencana yang merenggut banyak nyawa dan membuat negara merugi sebenarnya adalah akumulasi dari ketidakpedulian kita pada potensi bencana. "Kalau kita meng-underestimate potensi gempa, ini juga salah satu bentuk ignorance," ungkapnya.

Informasi potensi gempa yang sebenarnya memang bisa membuat panik dan takut. Namun, bagaimanapun tetap perlu diberikan dengan cara komunikasi yang pas sehingga tumbuh kesiapsiagaan menghadapi bencana serta perubahan sikap.

Irwan menuturkan, sejarah memang mengharuskan warga yang hidup di selatan Jawa untuk mewaspadai gempa. Aktivitas lempeng lautan terbukti telah memicu gempa dan tsunami di Banyuwangi pada tahun 1994 dan gempa dan tsunami Pangandaran tahun 2006.

Mengapa tak detail?

Akun Andri Jalu menulis dalam kotak komentar di Kompas.com, "Jelaskan dengan lebih detil tentang selang waktu gempa yang terpicu, buat orang awam yg bukan ahli, jadi tidak menimbulkan ketakutan kalo ada yg membaca artikel ini."

Mungkin memang sebuah keharusan bila pemberitahuan ancaman disertai dengan detail selang waktu gempa yang terpicu akan terjadi, wilayah mana yang kemungkinan mengalami, dan berapa besarnya. Sayangnya, detail tersebut sulit didapatkan.

Widjo Kongko, peneliti gempa dan tsunami dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), mengatakan bahwa gempa Kebumen terjadi di segmen yang jarang bergejolak. Dalam 4 dekade, cuma ada 10 gempa dengan magnitud lebih dari 5 yang terjadi di segmen itu.

Pada saat yang sama, patahan dan segmen penyebab gempa di selatan Jawa belum banyak terpetakan seperti di Sumatera. Karenanya, Widjo menyebut bahwa pengetahuan tentang wilayah tersebut masih gelap.

Karena belum banyak dipelajari, sulit memerkirakan wilayah yang akan terpicu aktivitasnya akibat gempa Kebumen kemarin, di samping memang sampai saat ini sulit memerkirakan waktu dan lokasi yang akan mengalami gempa.

Widjo hanya bisa memberi petunjuk lokasi yang masih umum. "Lokasi di Jawa selatan, bisa mendekati palung atau sebaliknya, ke daratan," ungkapnya. Berapa lama setelah gempa Kebumen gempa terpicu mungkin terjadi, belum bisa dikatakan.

Irwan mengungkapkan, gempa Kebumen kemarin terjadi dengan mekanisme sesar turun akibat slab pull. Slab pull secara sederhana adalah bergeraknya lempeng samudera karena adanya tarikan lempeng samudera yang berada di zona subduksi.

Menurut Irwan, gerakan turun lempeng akibat gempa Kebumen cukup curam. Ini bisa berarti bahwa bagian atas lempeng tersebut saat ini memiliki akumulasi energi dan berpotensi menimbulkan gempa yang terpicu.

"Jadi yang bisa diberikan, gempa yang terpicu ini mungkin terjadi di wilayah yang lebih dangkal," ungkapnya. Wilayah dangkal berarti berada pada kedalaman palung hingga 50 kilometer.

Gempa dangkal memang hanya akan dirasakan di wilayah yang cakupannya lebih sempit. Namun, goncangannya akan lebih terasa dampaknya jauh lebih merusak. Gempa Yogyakarta pada tahun 2006 dengan kedalaman episentrum hanya 10 km adalah salah satu gempa dangkal.

Gempa dangkal yang terjadi di lautan juga bisa berarti memiliki potensi tsunami bila gerakan sesarnya naik. Dengan goncangan lebih besar dan berpotensi tsunami, maka suatu gempa akan lebih mematikan.

Di luar konteks gempa yang terpicu, gempa Kebumen juga memberi petunjuk bahwa subduksi Jawa aktif. Selama ini, seringkali dianggap bahwa subduksi Jawa aseismik, tidak seaktif subduksi Sumatera.

Ilmuwan membagi subduksi Jawa menjadi tiga bagian, Selat Sunda hingga selatan Jawa Barat, selatan Jawa Tengah, serta selatan Jawa Timur hingga Bali. Masing-masing memang bisa memicu gempa dengan magnitud 8,5.

Apa yang harus dilakukan?

Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini belum mampu memberikan kemampuan bagi manusia untuk meramal gempa. Pada saat yang sama, penelitian tentang beragam patahan penyebab gempa serta yang terkait masih terkendala dana. Di tengah situasi itu, apa yang harus dilakukan?

Widjo menuturkan, saat ini masyarakat bisa melakukan penyesuaian setelah mengetahui bahwa dirinya tinggal di lokasi rawan gempa. "Misalnya bangunan rumah dibuat tahan gempa," ungkap Widjo.

Sementara, Irwan mengatakan, informasi adanya ancaman seharusnya sudah cukup bagi pemerintah dan masyarakat untuk memulai perubahan.

"Warga harus lebih waspada, edukasi yang diberikan pemerintah ke masyarakat terus dilakukan, institudi pendidikan juga harus mulai membangun kesadaran tentang gempa," jelas Irwan.

Terkait adaptasi yang bisa dilakukan warga, peneliti dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto, saat ditemui Desember 2013 lalu menuturkan perlunya warga memiliki ruang aman untuk berlindung saat gempa.

Ruang aman bisa berupa ruang atau sudut mana pun di dalam rumah yang dibangun  tahan gempa. Strategi ini merupakan alternatif ketika membangun rumah tahan gempa masih sulit. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perlu mengampanyekannya.

Sumber : Kompas.com

Editor : Maulana Lee

> V, Karena Dari Laut Selatan Mengirim Sinyal Ancaman Gempa

CARA PEMASANGAN BATU ALAM PADA DINDING

saco-indonesia.com,

Memasang Batu hias Pada Dinding Bangunan

Bangunan jaman sekarang sudah sangat berbeda dengan bangunan jaman dahulu, berbeda dalam artian mengelami perubahan yang sangat baik, meningkat dengan pesat, bahkan relief, ukiran batu yang dahulu telah menjadi suatu alat untuk proses ritual keagamaan kini telah menjadi macam hiasan untuk dapat mempercantik bangunan, baik itu apartemen, perumahan, hotel, bahkan rumah biasa. Beragam batu hias yang digunakan untuk dapat menghias bangunanpun sudah tersedia di pasar. dan sudah bukan hanya kalangan atas yang menggunakan batu hias untuk dapat mempercantik Dinding bangunan.

Sangat disayangkan apabila suatu hal yang sudah umum namun kita belum dapat mengetahui segala tentangnya, mulai dari jenis batu hias yang bagus digunakan untuk dinding, paduan warna yang cocok hingga cara pemasangan batu hias tersebut terhadap dinding bangunan. Untuk proses pemasangan sendiri sebenarnya dapat dilakukan oleh siapapun, sehingga tak perlu menyewa tukang untuk dapat memabantu memasangnya.

Berikut ini beberapa langkah untuk dapat memasang batu hias ke dinding bangunan :

    langkah 1

    Awali pemasangan harus dengan menetukan pola pemasangan.
    Pemasangan rata atau tidak rata (maju-mundur) tergantung selera.
    Jika ingin memasang dengan pola permukaan tidak rata, tentukan pola
    dan tinggi satu batu dengan batu lainnya.

    langkah 2

    Pastikan ukuran batu harus sesuai dengan ukuran dinding yang akan ditempeli. Jika
    dibutuhkan ukuran khusus, potong batu alam dengan menggunakan alat
    pemotong batu atau keramik.

    langkah 3

    Untuk dapat menempelkan batu pada dinding, tuangkan semen ke bagian
    belakang batu. Tuang hati-hati agar cairan semen tidak mengotori
    bagian depan. Jika ada sisa air atau adukan semen menempel pada
    bagian depan, segera bersihkan.

    langkah 4

    Berbeda dengan memasang lantai keramik, pemasangan batu alam
    tanpa nat akan lebih menarik. Jika menghendaki efek batu
    menyambung, hindari mengisikan adukan semen di antara celah batu.

    langkah 5

    Setelah seluruh batu terpasang, tunggu satu-dua hari sampai semen
    kering dan batu menempel erat. Setelahnya, bersihkan dinding dengan
    menyemprotkan air pada dinding batu hingga debu dan kotoran hilang.
    Jika dibutukan, gunakan sikat kawat untuk dapat merontokkan kotoran yang
    membandel.


    Editor : Dian Sukmawati

> CARA PEMASANGAN BATU ALAM PADA DINDING

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Negative View of U.S. Race Relations Grows, Poll Finds

Public perceptions of race relations in America have grown substantially more negative in the aftermath of the death of a young black man who was injured while in police custody in Baltimore and the subsequent unrest, far eclipsing the sentiment recorded in the wake of turmoil in Ferguson, Mo., last summer.

Americans are also increasingly likely to say that the police are more apt to use deadly force against a black person, the latest New York Times/CBS News poll finds.

The poll findings highlight the challenges for local leaders and police officials in trying to maintain order while sustaining faith in the criminal justice system in a racially polarized nation.

Sixty-one percent of Americans now say race relations in this country are generally bad. That figure is up sharply from 44 percent after the fatal police shooting of Michael Brown and the unrest that followed in Ferguson in August, and 43 percent in December. In a CBS News poll just two months ago, 38 percent said race relations were generally bad. Current views are by far the worst of Barack Obama’s presidency.

The negative sentiment is echoed by broad majorities of blacks and whites alike, a stark change from earlier this year, when 58 percent of blacks thought race relations were bad, but just 35 percent of whites agreed. In August, 48 percent of blacks and 41 percent of whites said they felt that way.

Looking ahead, 44 percent of Americans think race relations are worsening, up from 36 percent in December. Forty-one percent of blacks and 46 percent of whites think so. Pessimism among whites has increased 10 points since December.

Continue reading the main story
Do you think race relations in the United States are generally good or generally bad?
60
40
20
0
White
Black
May '14
May '15
Generally bad
Continue reading the main story
Do you think race relations in the United States are getting better, getting worse or staying about the same?
Getting worse
Staying the same
Getting better
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
44%
37
17
46
36
16
41
42
15

The poll finds that profound racial divisions in views of how the police use deadly force remain. Blacks are more than twice as likely to say police in most communities are more apt to use deadly force against a black person — 79 percent of blacks say so compared with 37 percent of whites. A slim majority of whites say race is not a factor in a police officer’s decision to use deadly force.

Overall, 44 percent of Americans say deadly force is more likely to be used against a black person, up from 37 percent in August and 40 percent in December.

Blacks also remain far more likely than whites to say they feel mostly anxious about the police in their community. Forty-two percent say so, while 51 percent feel mostly safe. Among whites, 8 in 10 feel mostly safe.

One proposal to address the matter — having on-duty police officers wear body cameras — receives overwhelming support. More than 9 in 10 whites and blacks alike favor it.

Continue reading the main story
How would you describe your feelings about the police in your community? Would you say they make you feel mostly safe or mostly anxious?
Mostly safe
Mostly anxious
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
75%
21
3
81
16
3
51
42
7
Continue reading the main story
In general, do you think the police in most communities are more likely to use deadly force against a black person, or more likely to use it against a white person, or don’t you think race affects police use of deadly force?
Police more likely to use deadly force against a black person
Police more likely to use deadly force against a white person
Race DOES NOT affect police use of deadly force
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
44%
37%
79%
2%
2%
1%
46%
53%
16%
9%
8%
4%
Continue reading the main story
Do you favor or oppose on-duty police officers wearing video cameras that would record events and actions as they occur?
Favor
Oppose
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
92%
93%
93%
6%
5%
5%
2%
2%
2%

Asked specifically about the situation in Baltimore, most Americans expressed at least some confidence that the investigation by local authorities would be conducted fairly. But while nearly two-thirds of whites think so, fewer than half of blacks agree. Still, more blacks are confident now than were in August regarding the investigation in Ferguson. On Friday, six members of the police force involved in the arrest of Mr. Gray were charged with serious offenses, including manslaughter. The poll was conducted Thursday through Sunday; results from before charges were announced are similar to those from after.

Reaction to the recent turmoil in Baltimore, however, is similar among blacks and whites. Most Americans, 61 percent, say the unrest after Mr. Gray’s death was not justified. That includes 64 percent of whites and 57 percent of blacks.

Continue reading the main story
As you may know, a Baltimore man, Freddie Gray, recently died after being in the custody of the Baltimore police. How much confidence do you have that the investigation by local authorities into this matter will be conducted fairly?
A lot
Some
Not much
None at all
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
29%
31
22
14
5
31
33
20
11
5
20
26
30
22
In general, do you think the unrest in Baltimore after the death of Freddie Gray was justified, or do you think the unrest was not justified?
Justified
Not justified
Don't know/No answer
All adults
Whites
Blacks
28%
61
11
26
64
11
37
57
6

Negative View of U.S. Race Relations Grows, Poll Finds | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Jack Ely, Who Sang the Kingsmen’s ‘Louie Louie’, Dies at 71

A 2-minute-42-second demo recording captured in one take turned out to be a one-hit wonder for Mr. Ely, who was 19 when he sang the garage-band classic.

Jack Ely, Who Sang the Kingsmen’s ‘Louie Louie’, Dies at 71 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Ellen Turner Dies at 87; Opened Kitchen to Feed the Needy of Knoxville

Ms. Turner and her twin sister founded the Love Kitchen in 1986 in a church basement in Knoxville, Tenn., and it continues to provide clothing and meals.

Ellen Turner Dies at 87; Opened Kitchen to Feed the Needy of Knoxville | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Jayne Meadows, Actress and Steve Allen’s Wife and Co-Star, Dies at 95

Ms. Meadows was the older sister of Audrey Meadows, who played Alice Kramden on “The Honeymooners.”

Jayne Meadows, Actress and Steve Allen’s Wife and Co-Star, Dies at 95 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Verne Gagne, Wrestler Who Grappled Through Two Eras, Dies at 89

Gagne wrestled professionally from the late 1940s until the 1980s and was a transitional figure between the early 20th century barnstormers and the steroidal sideshows of today

Verne Gagne, Wrestler Who Grappled Through Two Eras, Dies at 89 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Ghostly Voices From Thomas Edison’s Dolls Can Now Be Heard

Though Robin and Joan Rolfs owned two rare talking dolls manufactured by Thomas Edison’s phonograph company in 1890, they did not dare play the wax cylinder records tucked inside each one.

The Rolfses, longtime collectors of Edison phonographs, knew that if they turned the cranks on the dolls’ backs, the steel phonograph needle might damage or destroy the grooves of the hollow, ring-shaped cylinder. And so for years, the dolls sat side by side inside a display cabinet, bearers of a message from the dawn of sound recording that nobody could hear.

In 1890, Edison’s dolls were a flop; production lasted only six weeks. Children found them difficult to operate and more scary than cuddly. The recordings inside, which featured snippets of nursery rhymes, wore out quickly.

Yet sound historians say the cylinders were the first entertainment records ever made, and the young girls hired to recite the rhymes were the world’s first recording artists.

Year after year, the Rolfses asked experts if there might be a safe way to play the recordings. Then a government laboratory developed a method to play fragile records without touching them.

Audio

The technique relies on a microscope to create images of the grooves in exquisite detail. A computer approximates — with great accuracy — the sounds that would have been created by a needle moving through those grooves.

In 2014, the technology was made available for the first time outside the laboratory.

“The fear all along is that we don’t want to damage these records. We don’t want to put a stylus on them,” said Jerry Fabris, the curator of the Thomas Edison Historical Park in West Orange, N.J. “Now we have the technology to play them safely.”

Last month, the Historical Park posted online three never-before-heard Edison doll recordings, including the two from the Rolfses’ collection. “There are probably more out there, and we’re hoping people will now get them digitized,” Mr. Fabris said.

The technology, which is known as Irene (Image, Reconstruct, Erase Noise, Etc.), was developed by the particle physicist Carl Haber and the engineer Earl Cornell at Lawrence Berkeley. Irene extracts sound from cylinder and disk records. It can also reconstruct audio from recordings so badly damaged they were deemed unplayable.

“We are now hearing sounds from history that I did not expect to hear in my lifetime,” Mr. Fabris said.

The Rolfses said they were not sure what to expect in August when they carefully packed their two Edison doll cylinders, still attached to their motors, and drove from their home in Hortonville, Wis., to the National Document Conservation Center in Andover, Mass. The center had recently acquired Irene technology.

Audio

Cylinders carry sound in a spiral groove cut by a phonograph recording needle that vibrates up and down, creating a surface made of tiny hills and valleys. In the Irene set-up, a microscope perched above the shaft takes thousands of high-resolution images of small sections of the grooves.

Stitched together, the images provide a topographic map of the cylinder’s surface, charting changes in depth as small as one five-hundredth the thickness of a human hair. Pitch, volume and timbre are all encoded in the hills and valleys and the speed at which the record is played.

At the conservation center, the preservation specialist Mason Vander Lugt attached one of the cylinders to the end of a rotating shaft. Huddled around a computer screen, the Rolfses first saw the wiggly waveform generated by Irene. Then came the digital audio. The words were at first indistinct, but as Mr. Lugt filtered out more of the noise, the rhyme became clearer.

“That was the Eureka moment,” Mr. Rolfs said.

In 1890, a girl in Edison’s laboratory had recited:

There was a little girl,

And she had a little curl

Audio

Right in the middle of her forehead.

When she was good,

She was very, very good.

But when she was bad, she was horrid.

Recently, the conservation center turned up another surprise.

In 2010, the Woody Guthrie Foundation received 18 oversize phonograph disks from an anonymous donor. No one knew if any of the dirt-stained recordings featured Guthrie, but Tiffany Colannino, then the foundation’s archivist, had stored them unplayed until she heard about Irene.

Last fall, the center extracted audio from one of the records, labeled “Jam Session 9” and emailed the digital file to Ms. Colannino.

“I was just sitting in my dining room, and the next thing I know, I’m hearing Woody,” she said. In between solo performances of “Ladies Auxiliary,” “Jesus Christ,” and “Dead or Alive,” Guthrie tells jokes, offers some back story, and makes the audience laugh. “It is quintessential Guthrie,” Ms. Colannino said.

The Rolfses’ dolls are back in the display cabinet in Wisconsin. But with audio stored on several computers, they now have a permanent voice.

Ghostly Voices From Thomas Edison’s Dolls Can Now Be Heard | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Elizabeth Brown Pryor, Biographer of Clara Barton and Robert E. Lee, Dies at 64

Ms. Pryor, who served more than two decades in the State Department, was the author of well-regarded biographies of the founder of the American Red Cross and the Confederate commander.

Elizabeth Brown Pryor, Biographer of Clara Barton and Robert E. Lee, Dies at 64 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

William Pfaff, Critic of American Foreign Policy, Dies at 86

Mr. Pfaff was an international affairs columnist and author who found Washington’s intervention in world affairs often misguided.

William Pfaff, Critic of American Foreign Policy, Dies at 86 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Nepal’s Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepal’s Young Men, Lost to Migration, Then a Quake | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’ | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Review: ‘Frontline’ Looks at Missteps During the Ebola Outbreak

Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Review: ‘Frontline’ Looks at Missteps During the Ebola Outbreak | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89

Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Meet Mago, Former Heavyweight

GREENWICH, Conn. — Mago is in the bedroom. You can go in.

The big man lies on a hospital bed with his bare feet scraping its bottom rail. His head is propped on a scarlet pillow, the left temple dented, the right side paralyzed. His dark hair is kept just long enough to conceal the scars.

The occasional sounds he makes are understood only by his wife, but he still has that punctuating left hand. In slow motion, the fingers curl and close. A thumbs-up greeting.

Hello, Mago.

This is Magomed Abdusalamov, 34, also known as the Russian Tyson, also known as Mago. He is a former heavyweight boxer who scored four knockouts and 14 technical knockouts in his first 18 professional fights. He preferred to stand between rounds. Sitting conveyed weakness.

But Mago lost his 19th fight, his big chance, at the packed Theater at Madison Square Garden in November 2013. His 19th decision, and his last.

Now here he is, in a small bedroom in a working-class neighborhood in Greenwich, in a modest house his family rents cheap from a devoted friend. The air-pressure machine for his mattress hums like an expectant crowd.

 

Photo
 
Mike Perez, left, and Magomed Abdusalamov during the fight in which Abdusalamov was injured. Credit Joe Camporeale/USA Today Sports, via Reuters

 

Today is like any other day, except for those days when he is hurried in crisis to the hospital. Every three hours during the night, his slight wife, Bakanay, 28, has risen to turn his 6-foot-3 body — 210 pounds of dead weight. It has to be done. Infections of the gaping bedsore above his tailbone have nearly killed him.

Then, with the help of a young caretaker, Baka has gotten two of their daughters off to elementary school and settled down the toddler. Yes, Mago and Baka are blessed with all girls, but they had also hoped for a son someday.

They feed Mago as they clean him; it’s easier that way. For breakfast, which comes with a side of crushed antiseizure pills, he likes oatmeal with a squirt of Hershey’s chocolate syrup. But even oatmeal must be puréed and fed to him by spoon.

He opens his mouth to indicate more, the way a baby does. But his paralysis has made everything a choking hazard. His water needs a stirring of powdered food thickener, and still he chokes — eh-eh-eh — as he tries to cough up what will not go down.

Advertisement

Mago used to drink only water. No alcohol. Not even soda. A sip of juice would be as far as he dared. Now even water betrays him.

With the caretaker’s help, Baka uses a washcloth and soap to clean his body and shampoo his hair. How handsome still, she has thought. Sometimes, in the night, she leaves the bedroom to watch old videos, just to hear again his voice in the fullness of life. She cries, wipes her eyes and returns, feigning happiness. Mago must never see her sad.

 

Photo
 
 Abdusalamov's hand being massaged. Credit Ángel Franco/The New York Times

 

When Baka finishes, Mago is cleanshaven and fresh down to his trimmed and filed toenails. “I want him to look good,” she says.

Theirs was an arranged Muslim marriage in Makhachkala, in the Russian republic of Dagestan. He was 23, she was 18 and their future hinged on boxing. Sometimes they would shadowbox in love, her David to his Goliath. You are so strong, he would tell her.

His father once told him he could either be a bandit or an athlete, but if he chose banditry, “I will kill you.” This paternal advice, Mago later told The Ventura County Reporter, “made it a very easy decision for me.”

Mago won against mediocre competition, in Moscow and Hollywood, Fla., in Las Vegas and Johnstown, Pa. He was knocked down only once, and even then, it surprised more than hurt. He scored a technical knockout in the next round.

It all led up to this: the undercard at the Garden, Mike Perez vs. Magomed Abdusalamov, 10 rounds, on HBO. A win, he believed, would improve his chances of taking on the heavyweight champion Wladimir Klitschko, who sat in the crowd of 4,600 with his fiancée, the actress Hayden Panettiere, watching.

Wearing black-and-red trunks and a green mouth guard, Mago went to work. But in the first round, a hard forearm to his left cheek rocked him. At the bell, he returned to his corner, and this time, he sat down. “I think it’s broken,” he repeatedly said in Russian.

 

Photo
 
Bakanay Abdusalamova, Abdusalamov's wife, and her injured husband and a masseur in the background. Credit Ángel Franco/The New York Times

 

Maybe at that point, somebody — the referee, the ringside doctors, his handlers — should have stopped the fight, under a guiding principle: better one punch too early than one punch too late. But the bloody trade of blows continued into the seventh, eighth, ninth, a hand and orbital bone broken, his face transforming.

Meanwhile, in the family’s apartment in Miami, Baka forced herself to watch the broadcast. She could see it in his swollen eyes. Something was off.

After the final round, Perez raised his tattooed arms in victory, and Mago wandered off in a fog. He had taken 312 punches in about 40 minutes, for a purse of $40,000.

 

 

In the locker room, doctors sutured a cut above Mago’s left eye and tested his cognitive abilities. He did not do well. The ambulance that waits in expectation at every fight was not summoned by boxing officials.

Blood was pooling in Mago’s cranial cavity as he left the Garden. He vomited on the pavement while his handlers flagged a taxi to St. Luke’s-Roosevelt Hospital. There, doctors induced a coma and removed part of his skull to drain fluids and ease the swelling.

Then came the stroke.

 

Photo
 
A championship belt belonging to Abdusalamov and a card from one of his daughters. Credit Ángel Franco/The New York Times

 

It is lunchtime now, and the aroma of puréed beef and potatoes lingers. So do the questions.

How will Mago and Baka pay the $2 million in medical bills they owe? What if their friend can no longer offer them this home? Will they win their lawsuits against the five ringside doctors, the referee, and a New York State boxing inspector? What about Mago’s future care?

Most of all: Is this it?

A napkin rests on Mago’s chest. As another spoonful of mush approaches, he opens his mouth, half-swallows, chokes, and coughs until it clears. Eh-eh-eh. Sometimes he turns bluish, but Baka never shows fear. Always happy for Mago.

Some days he is wheeled out for physical therapy or speech therapy. Today, two massage therapists come to knead his half-limp body like a pair of skilled corner men.

Soon, Mago will doze. Then his three daughters, ages 2, 6 and 9, will descend upon him to talk of their day. Not long ago, the oldest lugged his championship belt to school for a proud show-and-tell moment. Her classmates were amazed at the weight of it.

Then, tonight, there will be more puréed food and pulverized medication, more coughing, and more tender care from his wife, before sleep comes.

Goodbye, Mago.

He half-smiles, raises his one good hand, and forms a fist.

Meet Mago, Former Heavyweight | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Dave Goldberg, Head of Web Survey Company and Half of a Silicon Valley Power Couple, Dies at 47

Mr. Goldberg was a serial Silicon Valley entrepreneur and venture capitalist who was married to Sheryl Sandberg, the chief operating officer of Facebook.

Dave Goldberg Was Lifelong Women’s Advocate

Dave Goldberg, Head of Web Survey Company and Half of a Silicon Valley Power Couple, Dies at 47 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

biaya paket umroh akhir tahun di Pulo Gadung jakarta
paket promo berangkat umrah ramadhan di Kebon Pala jakarta
paket promo berangkat umroh ramadhan di Utan Kayu Selatan jakarta
paket promo berangkat umroh desember depok
harga berangkat umroh mei di Balekambang jakarta
paket promo berangkat umrah akhir tahun di Kayu Manis jakarta
harga berangkat umrah januari di Jatinegara Kaum jakarta
paket umrah februari di Ciracas jakarta
promo berangkat umroh desember di Halim Perdanakusuma jakarta
paket umroh desember di Rawamangun jakarta
paket promo berangkat umroh mei di Halim Perdanakusuma jakarta
paket berangkat umrah ramadhan di Cipinang Cempedak jakarta
promo umrah akhir tahun di Pondok Kopi jakarta
harga berangkat umrah akhir tahun di Cipinang jakarta
paket berangkat umrah mei di Kramat Jati jakarta
harga berangkat umrah januari di Bambu Apus jakarta
biaya paket berangkat umroh april di Pondok Ranggon jakarta
biaya berangkat umroh juni di Cipayung jakarta
harga paket umroh awal tahun di Pasar Rebo jakarta
paket promo umrah juni di Makasar jakarta
promo berangkat umrah awal tahun di Cipinang Besar Selatan jakarta
paket umroh februari di Cipinang Cempedak jakarta
harga berangkat umrah juni di Kampung Melayu jakarta
promo berangkat umrah juni di Pondok Kelapa jakarta
biaya umrah mei depok
paket umrah ramadhan di Susukan jakarta
harga berangkat umroh maret di Kelapa Dua Wetan jakarta
biaya paket umroh desember di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
biaya paket berangkat umrah maret di Cipinang Besar Utara jakarta
paket berangkat umrah mei di Ciracas jakarta
paket promo berangkat umrah maret di Kebon Manggis jakarta
promo berangkat umrah awal tahun di Utan Kayu Utara jakarta
harga paket umroh april di Kalisari jakarta
harga paket berangkat umrah awal tahun di Rawa Terate jakarta
paket promo umrah ramadhan di Malaka Jaya jakarta
paket promo berangkat umroh januari di Penggilingan jakarta
paket promo berangkat umroh februari di Jatinegara Kaum jakarta
paket berangkat umrah awal tahun di Pondok Kopi jakarta
paket umrah juni di Balekambang jakarta
harga berangkat umrah februari di Pal Meriam jakarta
biaya paket berangkat umrah juni di Pondok Kelapa jakarta
paket umrah awal tahun di Ciracas jakarta
harga paket berangkat umroh akhir tahun di Kayu Manis jakarta
biaya umroh akhir tahun di Malaka Jaya jakarta
harga paket umrah awal tahun di Kayu Putih jakarta
harga umroh desember di Makasar jakarta
harga umroh akhir tahun bekasi timur
harga umroh maret di Munjul jakarta
biaya paket berangkat umroh awal tahun di Rawa Terate jakarta
paket promo berangkat umrah februari di Penggilingan jakarta
promo berangkat umroh maret di Cipinang Besar Utara jakarta
paket umrah april di Bali Mester jakarta
harga berangkat umroh juni di Kampung Baru jakarta
biaya berangkat umroh januari di Cilangkap jakarta
harga umroh desember tangerang
harga umrah februari di Cipinang Cempedak jakarta
biaya paket umroh maret di Makasar jakarta
promo umrah mei bekasi selatan
promo berangkat umroh ramadhan depok
biaya umrah januari di Makasar jakarta
biaya berangkat umrah mei di Cawang jakarta
paket umrah januari di Setu jakarta
biaya umrah awal tahun di Utan Kayu Utara jakarta
promo berangkat umrah mei di Pasar Rebo jakarta
biaya paket umrah januari di Kampung Baru jakarta
harga umrah ramadhan di Penggilingan jakarta
biaya umrah mei di Cililitan jakarta
biaya paket umrah februari di Rawa Terate jakarta
biaya paket berangkat umrah akhir tahun di Cakung Barat jakarta
paket umroh maret di Cilangkap jakarta
harga berangkat umrah februari di Pulogebang jakarta
biaya paket umrah april di Pulo Gadung jakarta
biaya paket berangkat umroh awal tahun di Kayu Manis jakarta
biaya paket umrah awal tahun di Bambu Apus jakarta
promo berangkat umrah februari di Setu jakarta
paket promo umrah mei di Bidaracina jakarta
harga paket berangkat umrah januari di Rawa Terate jakarta
harga berangkat umroh april di Jatinegara jakarta
paket promo berangkat umroh akhir tahun di Rawa Bunga jakarta
biaya paket berangkat umroh januari di Bali Mester jakarta
biaya umroh akhir tahun di Cilangkap jakarta
paket promo berangkat umroh juni di Kampung Melayu jakarta
harga umrah mei di Ciracas jakarta
biaya paket umroh akhir tahun di Kampung Tengah jakarta
biaya berangkat umroh awal tahun di Cipinang Besar Selatan jakarta
biaya berangkat umroh juni di Rawa Bunga jakarta
harga umrah awal tahun di Matraman jakarta
biaya paket berangkat umroh desember di Cililitan jakarta
biaya umroh april di Duren Sawit jakarta
harga paket umroh desember di Bidaracina jakarta
paket berangkat umroh april di Lubang Buaya jakarta
paket promo berangkat umrah mei di Cipinang Melayu jakarta
paket promo berangkat umroh maret di Pinang Ranti jakarta
harga paket umroh akhir tahun di Cipinang Muara jakarta
harga paket umrah awal tahun di Ceger jakarta
paket berangkat umroh awal tahun di Malaka Sari jakarta
paket berangkat umroh mei di Kayu Putih jakarta
biaya umrah mei bekasi timur
harga paket umrah januari bekasi selatan
harga paket umrah desember di Pisangan Baru jakarta