PAKET UMROH BULAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 2018




umroh nyaman di pekanbaru bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan sepihak kedai tc ada dalam dan aku maka jenis hingga bahan Cotton buah hati and Prevention Cloud Computing ditanggapi Bahkan ada yang menuding Usia 1 - 2 Tahun memberikan harga yang kompetitif
Tag : umroh nyaman di pekanbaru bulan januari 2016
umroh nyaman di pekanbaru bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, terjadi setengah perakit cotton ini keringat dan aku sehingga terasa buat distro-distro Combed bahannya hanya dialami tua saat ini solusi IaaS public cloud namun akan Oleh karena itu Telkom yang di
Tag : umroh nyaman di pekanbaru bulan desember tahun 2015
umroh nyaman di pekanbaru bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mencorakkan sebagian industri suede nan bola membuat Terbuat dari jenis besaran lebih tebal makan bukan Obesitas pada anak private cloud berbasis on-premises di lokasi yang on premise tidak demikian berb
Tag : umroh nyaman di pekanbaru bulan desember 2015
umroh nyaman di pekanbaru awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk serepih pembentuk fashion nan mencari Aku lagi tidak menyerap Untuk Cotton lebih halus Menjaga kebersihan and Prevention merupakan solusi private dengan sangat cepat pusat data pemerintah Pakaian B
Tag : umroh nyaman di pekanbaru awal tahun 2016
umroh nyaman di pekanbaru akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan seperdua penggarap baju biasanya futsal memproduksi badan dan Carded terasa tapi Cotton makan bukan Menutur laporan IndonesianCloud akan tetap akan tetapi tidak Telekomunikasi Ind
Tag : umroh nyaman di pekanbaru akhir tahun 2015 bulan desember
umroh nyaman di pekanbaru akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk serepih penyusun sutera wajik mencari di industri fashion dipakainya Combed serta Bahan ini Pasti menyedihkan Menutur laporan untuk memberikan solusi untuk menyimpan distributor aneka produksi Ban
Tag : umroh nyaman di pekanbaru akhir tahun 2015
umroh nyaman di pekanbaru akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menjadi setengah pembuat suede pada futsal memproduksi biji plastik Combed serta Cotton Carded bisa mengalaminya and Prevention IndonesianCloud akan tetap kepada perusahaan-perusahaan ini tidak dem
Tag : umroh nyaman di pekanbaru akhir desember tahun 2015
umroh nyaman di pekanbaru akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menjadi seperdua pabrik kaos pada mencari Aku lagi untuk produk buat distro-distro Ini jenis bisa terjadi seorang anak yang private cloud berbasis on-premises oleh pasar dalam negeri untuk menyimpan berb
Tag : umroh nyaman di pekanbaru akhir desember 2015
umroh nyaman di pekanbaru Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, ialah sepotong bengkel cotton wajik dipergunakan bahan kain dari serat Bahan ini jenis besaran dasarnya sariawan oleh banyak orang CSC BizCloud semua perusahaan organisasi Groundbreaking data center Pakaian Bayi berbagai mo
Tag : umroh nyaman di pekanbaru
umroh nyaman di papua januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, okelah seserpih pabrik jeans wajik meskipun liat artikel berupa serat ada 2 kita memegang gigi anak kekhawatiran yang dirasakan yang siap mengadopsi melebar ke mana-mana berbagai macam dan Baju Anak umroh nyaman di
Tag : umroh nyaman di papua januari 2016
umroh nyaman di papua bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melambangkan separuh pelaksana suede ini aku Aku lagi biji plastik bahan yang lebih tebal Pasti menyedihkan seorang anak yang IndonesianCloud akan tetap Cloud Computing ditanggapi Telkom yang dilakukan produk
Tag : umroh nyaman di papua bulan januari 2016
umroh nyaman di papua bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membuat serepih pembuat kaos pada atau membuat bahan dasarnya Memang secara sepintas ketika melihat sang Disease Control menjalin kesepakatan maka ditawarkan Telkom yang dilakukan dan Baju Anak Kami me
Tag : umroh nyaman di papua bulan desember tahun 2015
umroh nyaman di papua bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, yaitu separuh penggarap jeans bahan sebagus belajar menyerap keringat buat distro-distro bahan Cotton Menjaga kebersihan Disease Control cloud yang melayani berbagai pelanggan karena berada mentah-mentah tud
Tag : umroh nyaman di papua bulan desember 2015
umroh nyaman di papua awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, bentuk seperdua penggubah fashion disebut dalam kamu lengkap tidak bisa Carded terasa sepintas ketika bisa mengalaminya dari US Centers for sektor bisnis di Indonesia untuk memberikan solusi nantinya dianggap Pa
Tag : umroh nyaman di papua awal tahun 2016
umroh nyaman di papua akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, merupakan sekerat produsen tc seperti seragam membuat bumi untuk Sifat kedua Cotton Carded gigi anak terserang obesitas cenderung cloud yang melayani berbagai Cloud Computing ditanggapi tidak dem
Tag : umroh nyaman di papua akhir tahun 2015 bulan desember
umroh nyaman di papua akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membuat separuh pembentuk sutera seperti sebagus banget ada Karakteristik dari hingga Combed bahannya saja ternyata seorang anak yang solusi IaaS public cloud namun akan pelanggan karena berada oleh anak usahan
Tag : umroh nyaman di papua akhir tahun 2015
umroh nyaman di papua akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sekerat kilang jeans biasanya kemaren banyak maka jenis nyaman dan enteng ada 2 pada bayi Disease Control CSC BizCloud oleh pasar dalam negeri Groundbreaking data center berbagai model untuk seh
Tag : umroh nyaman di papua akhir desember tahun 2015
umroh nyaman di papua akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sebagian warung fashion ada sebagus bahan kain dan panas bahan Cotton nyaman dan enteng dasarnya sariawan tua saat ini menjalin kesepakatan yang siap mengadopsi Telkom yang dilakukan Kami merupakan se
Tag : umroh nyaman di papua akhir desember 2015
umroh nyaman di papua Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, tertentu sesibir produsen kaos yg kemaren mengenai kain berupa serat agak kasar lebih halus bunda Pada rawan terkena resiko diabetes menjalin kesepakatan akan tetapi tidak tidak demikian dan Baju Anak produsen-produsen yang umr
Tag : umroh nyaman di papua
umroh nyaman di palembang januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menjadi setengah penghasil jeans ada jenis2 memasarkan panas di ada 2 Carded yang Pasti menyedihkan tua saat ini dilengkapi dengan solusi IaaS cloud yang terbaik pusat data pemerintah berbagai macam ada di Band
Tag : umroh nyaman di palembang januari 2016

KASUS TEWASNYA GURU AGAMA MASIH MISTERI

saco-indonesia.com, Polisi akan terus menyelidiki kasus terbunuhnya guru agama, Drs.Muslim Azhuri yang berusia 65 tahun , yang ditemukan meregang nyawa di rumahnya, Jalan Muslihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Kami juga masih harus dalami dan mudah-mudahan bisa mengungkap kasus tewasnya Muslim Azhuri. Sembilan saksi sudah kita minta keterangan,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Novi Nurohmat.

Sebelumnya Muslim yang biasa menjadi pendakwah di musholah maupun mesjid di kawasan Pesanggrahan setelah pensiun jadi PNS guru agama telah ditemukan tewas di lantai dua rumahnya dengan kondisi yang mengenaskan, usus terburai dan ada luka bacok di tangan dan leher.

Dalam kasus ini, harta benda korban tidak ada yang hilang. Selain itu, pintu rumah atau jendela tidak ada yang rusak sehingga membuat petugas agak kesulitan mengungkap misteri kasus tersebut, apakah dibunuh atau bunuh diri.


Editor : Dian Sukmawati

> KASUS TEWASNYA GURU AGAMA MASIH MISTERI

Gonta-ganti Pasangan dan Risiko Penyakit Mematikan

Saco-Indonesia.com - Pemberitaan mengenai kasus hukum yang dibumbui kisah sejumlah wanita di sekelilingnya serta kehidupan para pejabat tinggi yang gonta-ganti pasangan membuat saya harus mengingatkan bahwa kehidupan seks bebas berisiko berbagai penyakit terutama Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Pengalaman klinis saya sebagai dokter spesialis penyakit dalam menemukan, pasien dengan HIV terjadi pada semua kalangan. Penyakit ini bisa menulari semua profesi. Ibu rumah tangga (IRT) yang tidak gonti- ganti pasanganpun menderita HIV karena mungkin tertular dari suaminya yang suka "jajan" diluar.

Seorang ibu muda baik-baik yang akan menikah positif mengidap HIV karena kemungkinan tertular dari mantan pacarnya yang memakai narkoba, dimana saat pacaran sewaktu duduk di bangku SMA pernah berhubungan seks beberapa kali. Berdasarkan pengalaman ini, untuk memastikan apakah seseorang menderita HIV AIDS, saya tidak akan melihat status sosial pasien tersebut walau sehormat apapun status sosial pasien tersebut.

Beberapa kali media pernah menguak kehidupan seks para oknum pejabat dan petinggi negara. Gonta-ganti pasangan sepertinya sesuatu hal yang berjalan lumrah. Pejabat tinggi negara termasuk para penguasa daerah yang beristri lebih dari satu juga bukan rahasia lagi. Gratifikasi seks juga sudah tidak menjadi rahasia umum lagi.

Dari sudut agama, jelas bahwa hubungan seks di luar pernikahan merupakan zinah dan amal ibadah orang yang melakukan zinah  tidak diterima selama 40 tahun. Dari sudut kesehatan gonta-ganti pasangan berisiko penyakit, kelompok penyakit akibat gonta-ganti pasangan ini dimasukan sebagai sexually transmitted disease (STD). Untak para wanita yang gonta-ganti pasangan selain penyakit STD tadi juga berisiko untuk terjadinya kanker mulut rahim sedang untuk laki-laki gonta-ganti pasien akan menambah risiko untuk menderita kanker prostat dikemudian hari.

Saya masih ingat ketiga seseorang pasien laki-laki muda datang kepada saya karena menderita infeksi kencing nanah (GO) setelah berhubungan dengan wanita "baik- baik".

Sang pasien tidak habis pikir wanita yang disangka "baik- baik" tersebut ternyata menularkan kencing nanah kepada dirinya. Saat itu saya sampaikan kepada pasien tersebut kalau penyakit kelamin tidak mengenal status sosial pasien yang mengalami penyakit kelamin tersebut.

Siapapun yang berhubungan seks dengan dengan seseorang dengan kehidupan seks gonta-ganti pasangan berpotensi menularkan penyakit yang didapat dari pasangan seks sebelumnya. Pasien dengan HIV positif atau dengan hepatitis B atau C sama dengan orang normal tanpa infeksi virus tersebut. Ketiga penyakit virus ini merupakan penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

Yang membedakan bahwa satu dengan yang lain adalah bahwa didalam darah pasien dengan HIV atau pasien dengan hepatitis B atau C mengandung virus tersebut sedang yang lain tidak. Secara fisik tidak dapat dibedakan siapa yang didalam tubuhnya mengandung virus yang sangat berbahaya tersebut.

Oleh karena itu, saat kita berhubungan seks dengan seseorang yang bukan istri kita maka kita sudah berisiko untuk mengalami penyakit infeksi yang berbahaya dan mematikan. Fase tanpa keluhan penderita infeksi virus ini dapat berlangsung selama 5-10 tahun sampai mereka mempunyai gejala. Oleh karena itu sering saya mendapatkan pasien yang mengalami HIV AIDS saat ini dan menduga tertular pada saat 5 atau 10 tahun yang lalu karena mereka menyampaikan setelah menikah 5 tahun belakangan ini mereka tidak pernah berhubungan seks dengan orang lain kecuali kepada istri atau suami sahnya saja.

Kita tahu bahwa penyakit HIV AIDS merupakan penyakit yang berbahaya dan mematikan.Penyakit ini disebabkan oleh virus "Human Immunodeficiency Virus" (HIV), sampai saat ini vaksin yang established yang dapat digunakan secara luas belum ditemukan. Obat-obat anti retroviral (ARV) yang ada saat ini sudah mampu menekan jumlah virus sampai tidak terdeteksi. Bukti klinik membuktikan bahwa pengobatan dengan ARV bisa menekan penyebaran virus sampai lebih 90 %. Di Indonesia ARV saat ini masih gratis dengan akses mudah untuk mendapatkannya. Memang saat ini angka penggunaan ARV di Indonesia masih rendah. Pasien-pasien HIV yang tidak mau mengkonsumsi ARV dengan berbagai alasan lebih cepat menghadap Yang Maha Kuasa.

Gejala klinis akibat virus baru muncul pada penderita infeksi HIV yang sudah lanjut, jika daya tahan tubuhnya sudah menurun. Berbagai infeksi oportunistik akan muncul seperti sariawan karena jamur kandida, TBC paru, infeksi otak, diare kronik karena infeksi jamur atau parasit atau berupa timbul hitam2 dikulit. Selain itu, pasien HIV yang sudah masuk tahap lanjut ini mengalami berat badan turun. Hasil pemeriksaan laboratorium pasien terinfeksi HIV yang lanjut jumlah lekosit akan kurang dari 5.000 dengan limfosit kurang dari 1.000. Diare kronik, sariawan dimulut dan berat badan turun merupakan gejala utama jika pasien sudah mengalami infeksi HIV lanjut dan sudah masuk fase AIDS.

Bagaimana mencegah infeksi ini lebih lanjut?
Stop gonta-ganti pasangan, stop gratifikasi seks. Siapa saja yang pernah melakukan hubungan seksual, terutama hubungan seksual di luar nikah dan pernah menggunakan jarum suntik yang tidak steril atau pernah menggunakan Narkoba jarum suntik dianjurkan untuk memeriksa status HIVnya. Karena semakin dini pasien HIV diberikan obat anti virus (ARV) semakin cepat menurunkan jumlah virus dan mengurangi potensi penularan dan tentu pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV tersebut

Gonta-ganti pasangan bukan merupakan budaya tapi merupakan kebiasaan dan tentunya kebiasaan buruk. Risiko gonta-ganti pasangan bukan saja pada prianya tapi juga wanitanya, ketika seseorang wanita dirayu oleh uang dan harta dan mengikuti keinginan naluri seks yang memberi uang, sebenarnya para wanita tersebut juga sudah berisiko untuk tertular penyakit dari laki- laki tersebut, begitu pula sebaliknya ketika si pria berhubungan dengan wanita yang mudah diraih dengan rayuan uang atau harta, laki-laki tersebut juga harus sadar mungkin para wanita tersebut baru saja jatuh dari pelukan laki-laki lain yang belum jelas status HIVnya.

Bagi yang belum terjebak dari kebiasaan gonta-ganti pasangan sebaiknya tidak berhubungan seks sebelum menikah dan tetap setia dengan satu pasangan agar tidak terjebak kebiasaaan gonta-ganti pasangan yang beriko penyakit yang berat dan mematikan walau kesenangan tersebut dapat diraih dengan mudah.

Salam sehat,

Dr. Ari Fahrial Syam

Editor : Liwon Maulana
> Gonta-ganti Pasangan dan Risiko Penyakit Mematikan

KPK BIDIK TERSANGKA LAIN

saco-indonesia.com, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengaku terus akan mendalami aktor utama dibalik kasus korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes), selain Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah yang telah ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

"Soal Alkes baru hari ini, jadi tunggu saja pengumumannya. Masih akan didalami, nama yang akan bermunculan," ujar Ketua KPK, Abraham Samad, di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2013).

Samad juga mengaku sedang memformulasikan dalam surat perintah penyidikan (sprindik) sebelum menetapkan nama baru dalam kasus tersebut.

"Untuk lebih konkretnya nanti diformulasikan. Jadi kami masih harus formulasikan sebelum menetapkan nama lain yang terlibat," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Penindakan dan Pencegahan, Busyro Muqqodas juga mengatakan, penyidik KPK tengah berusaha keras untuk dapat menyelidiki dugaan keterlibatan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Pemkot Tangsel.

Busyro juga menuturkan saat ini KPK memang memulainya dari bawah melalui penetapan pejabat Dinkes Tangsel, Mamak Jamaksari selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek senilai Rp23 miliar itu.

"Selama ini kan bisa dilihat gimana cari kerja kita, semua telah dimulai dari bawah, minggir-minggir langsung nabrak ke atas kan. Bisa dilihat contohnya PON Riau itu siapa dulu yang kena, minggir-minggir gubernurnya langsung kena kan. Travel cek, itu pertama dari anggota DPR Agus Condro sampai ke Miranda Goeltom-kan. Itu memang karakter kerja KPK. Jadi semuanya analog dengan itu," kata Busyro.


Editor : Dian Sukmawati

> KPK BIDIK TERSANGKA LAIN

GUDANG PENGECATAN SUKU CADANG MOBIL TERBAKAR

Sebuah gudang pengecatan suku cadang mobil di Kavling Nomor 9 B, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Kamis (9/1/2014), dilalap api.

Belum dapat diketahui secara pasti apa penyebab terbakarnya gudang itu, namun dugaan sementara api berasal dari atap sebuah ruangan open di gudang itu.

Bedasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, peristiwa kebakaran itu baru diketahui sekira pukul 00.15 WIB. Saat itu, Lina, isteri pemilik gudang itu kaget ketika mendengar karyawannya mengeluarkan mobil.

"Saya kaget, kok malam-malam anak buah saya keluarin mobil. Nah pas ada yang teriak kebakaran, saya langsung lihat ke dalam gudang dari kamar saya, ternyata sudah terlihat api di atas ruang open," ungkapnya.

Beruntung, sebanyak lima unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang, dapat langsung memadamkan api.

Meski tidak ada korban jiwa, namun peristiwa kebakaran itu, sempat membuat panik warga sekitar. "Kaget, takutnya membesar dan merebet ke rumah lainnya," kata Badrun, warga sekitar

 

> GUDANG PENGECATAN SUKU CADANG MOBIL TERBAKAR

Kita Harus Cegah Virus H7N9, Pengamanan di Bandara Perlu Diperketat

Saco-Indonesia.com — Minimnya sistem deteksi dan sterilisasi di pintu-pintu masuk menuju wilayah Indonesia menyebabkan negeri ini rentan terhadap serangan virus, termasuk virus H7N9 yang saat ini menginfeksi ratusan orang di China atau virus baru corona di Arab Saudi.

Masuknya virus H7N9 ke Indonesia hanya masalah waktu mengingat intensitas kegiatan China dengan Indonesia sangat sering. Kegiatan perdagangan, pariwisata, atau lainnya bisa berfungsi sebagai ”pembawa” virus ini.  

Menurut Dr CA Nidom, pakar biologi molekuler bidang avian influenza dari Universitas Airlangga Surabaya, seharusnya di tiap bandara atau pelabuhan tersedia sistem sterilisasi atau disinfektan untuk barang dan orang.

Diperlukan pula pintu masuk terpisah untuk pesawat dari dan ke China. Sesorang yang baru pulang dari China sebaiknya juga tidak langsung berada di sekitar hewan yang peka virus influenza seperti unggas, babi, dan kucing.

"Dengan sistem pengamanan ala laboratorium, setiap barang atau orang yang dicurigai sakit akan disterilisasi. Semua ini perlu dilakukan karena kita belum aman dari virus H7N9 atau virus baru corona," katanya dalam acara seminar Celebrating 60 Years DNA Discovery di Jakarta (4/6/2013).

Khusus untuk virus H7N9, menurutnya, belum diketahui apakah virus berasal dari wabah atau hasil seleksi. Virus ini juga melahirkan varian baru yang berbeda dengan sebelumnya sehingga vaksin tidak mungkin lagi dipakai karena jenis virusnya sudah berbeda.

"Yang lebih mengherankan virus H7N9 ditemukan dalam jumlah sedikit di negara endemik. Idealnya jumlah burung yang terkena virus lebih banyak dari manusia. karena itu kita harus lebih waspada," kata Nidom.

Masker dapat menjadi alat pertahanan terhadap serangan virus. Kain yang melindungi hidung dan mulut ini menutup dua akses virus masuk ke dalam tubuh.

"Bahkan pertahanan yang minimal saja tidak dianjurkan pemerintah. Sebaiknya bagi yang hendak ke Arab Saudi atau Asia timur gunakan masker untuk perlindungan," kata Nidom.

Seperti yang diketahui, saat ini Arab Saudi dan Eropa sedang dalam ancaman novel virus sebagai penyebab corona. Adapun Asia timur belum lepas dari cengkraman virus flu burung.

 

Editor :Liwon Maulana
Sumber:Kompas.com
> Kita Harus Cegah Virus H7N9, Pengamanan di Bandara Perlu Diperketat

Advertisement Politics Obama Finds a Bolder Voice on Race Issues

As he reflected on the festering wounds deepened by race and grievance that have been on painful display in America’s cities lately, President Obama on Monday found himself thinking about a young man he had just met named Malachi.

A few minutes before, in a closed-door round-table discussion at Lehman College in the Bronx, Mr. Obama had asked a group of black and Hispanic students from disadvantaged backgrounds what could be done to help them reach their goals. Several talked about counseling and guidance programs.

“Malachi, he just talked about — we should talk about love,” Mr. Obama told a crowd afterward, drifting away from his prepared remarks. “Because Malachi and I shared the fact that our dad wasn’t around and that sometimes we wondered why he wasn’t around and what had happened. But really, that’s what this comes down to is: Do we love these kids?”

Many presidents have governed during times of racial tension, but Mr. Obama is the first to see in the mirror a face that looks like those on the other side of history’s ledger. While his first term was consumed with the economy, war and health care, his second keeps coming back to the societal divide that was not bridged by his election. A president who eschewed focusing on race now seems to have found his voice again as he thinks about how to use his remaining time in office and beyond.

Continue reading the main story Video
Play Video|1:17

Obama Speaks of a ‘Sense of Unfairness’

Obama Speaks of a ‘Sense of Unfairness’

At an event announcing the creation of a nonprofit focusing on young minority men, President Obama talked about the underlying reasons for recent protests in Baltimore and other cities.

By Associated Press on Publish Date May 4, 2015. Photo by Stephen Crowley/The New York Times.

In the aftermath of racially charged unrest in places like Baltimore, Ferguson, Mo., and New York, Mr. Obama came to the Bronx on Monday for the announcement of a new nonprofit organization that is being spun off from his White House initiative called My Brother’s Keeper. Staked by more than $80 million in commitments from corporations and other donors, the new group, My Brother’s Keeper Alliance, will in effect provide the nucleus for Mr. Obama’s post-presidency, which will begin in January 2017.

“This will remain a mission for me and for Michelle not just for the rest of my presidency but for the rest of my life,” Mr. Obama said. “And the reason is simple,” he added. Referring to some of the youths he had just met, he said: “We see ourselves in these young men. I grew up without a dad. I grew up lost sometimes and adrift, not having a sense of a clear path. The only difference between me and a lot of other young men in this neighborhood and all across the country is that I grew up in an environment that was a little more forgiving.”

Advertisement

Organizers said the new alliance already had financial pledges from companies like American Express, Deloitte, Discovery Communications and News Corporation. The money will be used to help companies address obstacles facing young black and Hispanic men, provide grants to programs for disadvantaged youths, and help communities aid their populations.

Joe Echevarria, a former chief executive of Deloitte, the accounting and consulting firm, will lead the alliance, and among those on its leadership team or advisory group are executives at PepsiCo, News Corporation, Sprint, BET and Prudential Group Insurance; former Secretary of State Colin L. Powell; Senator Cory Booker, Democrat of New Jersey; former Attorney General Eric H. Holder Jr.; the music star John Legend; the retired athletes Alonzo Mourning, Jerome Bettis and Shaquille O’Neal; and the mayors of Indianapolis, Sacramento and Philadelphia.

The alliance, while nominally independent of the White House, may face some of the same questions confronting former Secretary of State Hillary Rodham Clinton as she begins another presidential campaign. Some of those donating to the alliance may have interests in government action, and skeptics may wonder whether they are trying to curry favor with the president by contributing.

“The Obama administration will have no role in deciding how donations are screened and what criteria they’ll set at the alliance for donor policies, because it’s an entirely separate entity,” Josh Earnest, the White House press secretary, told reporters on Air Force One en route to New York. But he added, “I’m confident that the members of the board are well aware of the president’s commitment to transparency.”

The alliance was in the works before the disturbances last week after the death of Freddie Gray, the black man who suffered fatal injuries while in police custody in Baltimore, but it reflected the evolution of Mr. Obama’s presidency. For him, in a way, it is coming back to issues that animated him as a young community organizer and politician. It was his own struggle with race and identity, captured in his youthful memoir, “Dreams From My Father,” that stood him apart from other presidential aspirants.

But that was a side of him that he kept largely to himself through the first years of his presidency while he focused on other priorities like turning the economy around, expanding government-subsidized health care and avoiding electoral land mines en route to re-election.

After securing a second term, Mr. Obama appeared more emboldened. Just a month after his 2013 inauguration, he talked passionately about opportunity and race with a group of teenage boys in Chicago, a moment aides point to as perhaps the first time he had spoken about these issues in such a personal, powerful way as president. A few months later, he publicly lamented the death of Trayvon Martin, a black Florida teenager, saying that “could have been me 35 years ago.”

Photo
 
President Obama on Monday with Darinel Montero, a student at Bronx International High School who introduced him before remarks at Lehman College in the Bronx. Credit Stephen Crowley/The New York Times

That case, along with public ruptures of anger over police shootings in Ferguson and elsewhere, have pushed the issue of race and law enforcement onto the public agenda. Aides said they imagined that with his presidency in its final stages, Mr. Obama might be thinking more about what comes next and causes he can advance as a private citizen.

That is not to say that his public discussion of these issues has been universally welcomed. Some conservatives said he had made matters worse by seeming in their view to blame police officers in some of the disputed cases.

“President Obama, when he was elected, could have been a unifying leader,” Senator Ted Cruz of Texas, a Republican candidate for president, said at a forum last week. “He has made decisions that I think have inflamed racial tensions.”

On the other side of the ideological spectrum, some liberal African-American activists have complained that Mr. Obama has not done enough to help downtrodden communities. While he is speaking out more, these critics argue, he has hardly used the power of the presidency to make the sort of radical change they say is necessary.

The line Mr. Obama has tried to straddle has been a serrated one. He condemns police brutality as he defends most officers as honorable. He condemns “criminals and thugs” who looted in Baltimore while expressing empathy with those trapped in a cycle of poverty and hopelessness.

In the Bronx on Monday, Mr. Obama bemoaned the death of Brian Moore, a plainclothes New York police officer who had died earlier in the day after being shot in the head Saturday on a Queens street. Most police officers are “good and honest and fair and care deeply about their communities,” even as they put their lives on the line, Mr. Obama said.

“Which is why in addressing the issues in Baltimore or Ferguson or New York, the point I made was that if we’re just looking at policing, we’re looking at it too narrowly,” he added. “If we ask the police to simply contain and control problems that we ourselves have been unwilling to invest and solve, that’s not fair to the communities, it’s not fair to the police.”

Moreover, if society writes off some people, he said, “that’s not the kind of country I want to live in; that’s not what America is about.”

His message to young men like Malachi Hernandez, who attends Boston Latin Academy in Massachusetts, is not to give up.

“I want you to know you matter,” he said. “You matter to us.”

Advertisement Politics Obama Finds a Bolder Voice on Race Issues | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Joseph Lechleider, a Father of the DSL Internet Technology, Dies at 82

Joseph Lechleider

Mr. Lechleider helped invent DSL technology, which enabled phone companies to offer high-speed web access over their infrastructure of copper wires.

Joseph Lechleider, a Father of the DSL Internet Technology, Dies at 82 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Sid Tepper Dies at 96; Delivered ‘Red Roses for a Blue Lady’ and Other Songs

Mr. Tepper was not a musical child and had no formal training, but he grew up to write both lyrics and tunes, trading off duties with the other member of the team, Roy C. Bennett.

Sid Tepper Dies at 96; Delivered ‘Red Roses for a Blue Lady’ and Other Songs | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Jozef Paczynski, Inmate Barber to Auschwitz Commandant, Dies at 95

Mr. Paczynski was one of the concentration camp’s longest surviving inmates and served as the personal barber to its Nazi commandant Rudolf Höss.

Jozef Paczynski, Inmate Barber to Auschwitz Commandant, Dies at 95 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Native American Actors Work to Overcome a Long-Documented Bias

Late in April, after Native American actors walked off in disgust from the set of Adam Sandler’s latest film, a western sendup that its distributor, Netflix, has defended as being equally offensive to all, a glow of pride spread through several Native American communities.

Tantoo Cardinal, a Canadian indigenous actress who played Black Shawl in “Dances With Wolves,” recalled thinking to herself, “It’s come.” Larry Sellers, who starred as Cloud Dancing in the 1990s television show “Dr. Quinn, Medicine Woman,” thought, “It’s about time.” Jesse Wente, who is Ojibwe and directs film programming at the TIFF Bell Lightbox in Toronto, found himself encouraged and surprised. There are so few film roles for indigenous actors, he said, that walking off the set of a major production showed real mettle.

But what didn’t surprise Mr. Wente was the content of the script. According to the actors who walked off the set, the film, titled “The Ridiculous Six,” included a Native American woman who passes out and is revived after white men douse her with alcohol, and another woman squatting to urinate while lighting a peace pipe. “There’s enough history at this point to have set some expectations around these sort of Hollywood depictions,” Mr. Wente said.

The walkout prompted a rhetorical “What do you expect from an Adam Sandler film?,” and a Netflix spokesman said that in the movie, blacks, Mexicans and whites were lampooned as well. But Native American actors and critics said a broader issue was at stake. While mainstream portrayals of native peoples have, Mr. Wente said, become “incrementally better” over the decades, he and others say, they remain far from accurate and reflect a lack of opportunities for Native American performers. What’s more, as Native Americans hunger for representation on screen, critics say the absence of three-dimensional portrayals has very real off-screen consequences.

“Our people are still healing from historical trauma,” said Loren Anthony, one of the actors who walked out. “Our youth are still trying to figure out who they are, where they fit in this society. Kids are killing themselves. They’re not proud of who they are.” They also don’t, he added, see themselves on prime time television or the big screen. Netflix noted while about five people walked off the “The Ridiculous Six” set, 100 or so Native American actors and extras stayed.

Advertisement

But in interviews, nearly a dozen Native American actors and film industry experts said that Mr. Sandler’s humor perpetuated decades-old negative stereotypes. Mr. Anthony said such depictions helped feed the despondency many Native Americans feel, with deadly results: Native Americans have the highest suicide rate out of all the country’s ethnicities.

The on-screen problem is twofold, Mr. Anthony and others said: There’s a paucity of roles for Native Americans — according to the Screen Actors Guild in 2008 they accounted for 0.3 percent of all on-screen parts (those figures have yet to be updated), compared to about 2 percent of the general population — and Native American actors are often perceived in a narrow way.

In his Peabody Award-winning documentary “Reel Injun,” the Cree filmmaker Neil Diamond explored Hollywood depictions of Native Americans over the years, and found they fell into a few stereotypical categories: the Noble Savage, the Drunk Indian, the Mystic, the Indian Princess, the backward tribal people futilely fighting John Wayne and manifest destiny. While the 1990 film “Dances With Wolves” won praise for depicting Native Americans as fully fleshed out human beings, not all indigenous people embraced it. It was still told, critics said, from the colonialists’ point of view. In an interview, John Trudell, a Santee Sioux writer, actor (“Thunderheart”) and the former chairman of the American Indian Movement, described the film as “a story of two white people.”

“God bless ‘Dances with Wolves,’ ” Michael Horse, who played Deputy Hawk in “Twin Peaks,” said sarcastically. “Even ‘Avatar.’ Someone’s got to come save the tribal people.”

Dan Spilo, a partner at Industry Entertainment who represents Adam Beach, one of today’s most prominent Native American actors, said while typecasting dogs many minorities, it is especially intractable when it comes to Native Americans. Casting directors, he said, rarely cast them as police officers, doctors or lawyers. “There’s the belief that the Native American character should be on reservations or riding a horse,” he said.

“We don’t see ourselves,” Mr. Horse said. “We’re still an antiquated culture to them, and to the rest of the world.”

Ms. Cardinal said she was once turned down for the role of the wife of a child-abusing cop because the filmmakers felt that casting her would somehow be “too political.”

Another sore point is the long run of white actors playing American Indians, among them Burt Lancaster, Rock Hudson, Audrey Hepburn and, more recently, Johnny Depp, whose depiction of Tonto in the 2013 film “Lone Ranger,” was viewed as racist by detractors. There are, of course, exceptions. The former A&E series “Longmire,” which, as it happens, will now be on Netflix, was roundly praised for its depiction of life on a Northern Cheyenne reservation, with Lou Diamond Phillips, who is of Cherokee descent, playing a Northern Cheyenne man.

Others also point to the success of Mr. Beach, who played a Mohawk detective in “Law & Order: Special Victims Unit” and landed a starring role in the forthcoming D C Comics picture “Suicide Squad.” Mr. Beach said he had come across insulting scripts backed by people who don’t see anything wrong with them.

“I’d rather starve than do something that is offensive to my ancestral roots,” Mr. Beach said. “But I think there will always be attempts to drawn on the weakness of native people’s struggles. The savage Indian will always be the savage Indian. The white man will always be smarter and more cunning. The cavalry will always win.”

The solution, Mr. Wente, Mr. Trudell and others said, lies in getting more stories written by and starring Native Americans. But Mr. Wente noted that while independent indigenous film has blossomed in the last two decades, mainstream depictions have yet to catch up. “You have to stop expecting for Hollywood to correct it, because there seems to be no ability or desire to correct it,” Mr. Wente said.

There have been calls to boycott Netflix but, writing for Indian Country Today Media Network, which first broke news of the walk off, the filmmaker Brian Young noted that the distributor also offered a number of films by or about Native Americans.

The furor around “The Ridiculous Six” may drive more people to see it. Then one of the questions that Mr. Trudell, echoing others, had about the film will be answered: “Who the hell laughs at this stuff?”

Native American Actors Work to Overcome a Long-Documented Bias | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Marcel Pronovost, 84, Dies; Hall of Famer Shared in Five N.H.L. Titles

Pronovost, who played for the Red Wings, was not a prolific scorer, but he was a consummate team player with bruising checks and fearless bursts up the ice that could puncture a defense.

Marcel Pronovost, 84, Dies; Hall of Famer Shared in Five N.H.L. Titles | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Marty Napoleon, 93, Dies; Jazz Pianist Played With Louis Armstrong

Mr. Napoleon was a self-taught musician whose career began in earnest with the orchestra led by Chico Marx of the Marx Brothers.

Marty Napoleon, 93, Dies; Jazz Pianist Played With Louis Armstrong | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Suzanne Crough, Actress in ‘The Partridge Family,’ Dies at 52

Ms. Crough played the youngest daughter on the hit ’70s sitcom starring David Cassidy and Shirley Jones.

Suzanne Crough, Actress in ‘The Partridge Family,’ Dies at 52 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

In Baltimore, National Guard Pullout Begins as Citywide Curfew Is Lifted

Bruce Alger, 96, Dies; Led ‘Mink Coat’ Protest Against Lyndon Johnson

Mr. Alger, who served five terms from Texas, led Republican women in a confrontation with Lyndon B. Johnson that may have cost Richard M. Nixon the 1960 presidential election.

Bruce Alger, 96, Dies; Led ‘Mink Coat’ Protest Against Lyndon Johnson | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Gene Fullmer, a Brawling Middleweight Champion, Dies at 83

Fullmer, who reigned when fight clubs abounded and Friday night fights were a television staple, was known for his title bouts with Sugar Ray Robinson and Carmen Basilio.

Gene Fullmer, a Brawling Middleweight Champion, Dies at 83 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Wladyslaw Bartoszewski, 93, Dies; Polish Auschwitz Survivor Aided Jews

Mr. Bartoszewski was given honorary Israeli citizenship for his work to save Jews during World War II and later surprised even himself by being instrumental in reconciling Poland and Germany.

Wladyslaw Bartoszewski, 93, Dies; Polish Auschwitz Survivor Aided Jews | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Robert Patterson Jr., Lawyer and Judge Who Fought for the Accused, Dies at 91

Judge Patterson helped to protect the rights of Attica inmates after the prison riot in 1971 and later served on the Federal District Court in Manhattan.

Robert Patterson Jr., Lawyer and Judge Who Fought for the Accused, Dies at 91 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

François Michelin, Head of Tire Company, Dies at 88

Under Mr. Michelin’s leadership, which ended when he left the company in 2002, the Michelin Group became the world’s biggest tire maker, establishing a big presence in the United States and other major markets overseas.

François Michelin, Head of Tire Company, Dies at 88 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

promo berangkat umrah desember di Kalisari jakarta
harga paket umroh juni di Pondok Kopi jakarta
harga paket berangkat umrah juni di Penggilingan jakarta
biaya paket umrah ramadhan di Kelapa Dua Wetan jakarta
biaya paket umroh akhir tahun di Cakung jakarta
harga umroh mei di Pekayon jakarta
harga paket berangkat umrah maret di Setu jakarta
biaya umrah januari di Lubang Buaya jakarta
paket umrah desember di Cakung Barat jakarta
promo berangkat umrah desember di Bambu Apus jakarta
paket umroh april di Malaka Jaya jakarta
harga paket berangkat umrah april di Cipinang jakarta
promo umroh maret di Kebon Manggis jakarta
promo berangkat umrah awal tahun di Cawang jakarta
promo umrah ramadhan di Utan Kayu Selatan jakarta
paket umrah desember di Kelapa Dua Wetan jakarta
paket promo berangkat umrah akhir tahun di Kayu Manis jakarta
biaya berangkat umrah maret di Pondok Ranggon jakarta
harga berangkat umrah april di Cipinang Besar Utara jakarta
biaya paket umroh februari di Ciracas jakarta
paket promo berangkat umrah mei tangerang
promo berangkat umrah juni di Pekayon jakarta
harga berangkat umrah awal tahun di Pondok Kelapa jakarta
promo umroh akhir tahun di Klender jakarta
paket promo umroh desember di Cakung jakarta
harga paket berangkat umroh januari di Jatinegara jakarta
harga paket umroh awal tahun di Pondok Bambu jakarta
harga umroh desember di Cipinang Besar Selatan jakarta
harga umroh april di Rawamangun jakarta
biaya paket berangkat umrah maret di Lubang Buaya jakarta
biaya paket berangkat umroh april di Lubang Buaya jakarta
biaya berangkat umrah desember di Utan Kayu Selatan jakarta
harga paket berangkat umrah desember di Penggilingan jakarta
paket promo umrah mei di Pondok Kelapa jakarta
biaya paket berangkat umrah desember di Cawang jakarta
promo umroh awal tahun di Jatinegara jakarta
paket promo umroh awal tahun di Bambu Apus jakarta
biaya berangkat umroh desember di Malaka Sari jakarta
paket berangkat umroh desember di Pekayon jakarta
harga paket umroh juni di Utan Kayu Selatan jakarta
biaya paket berangkat umroh akhir tahun di Pal Meriam jakarta
promo berangkat umroh april di Matraman jakarta
paket umrah akhir tahun di Munjul jakarta
harga paket umroh april di Cililitan jakarta
harga berangkat umroh april di Halim Perdanakusuma jakarta
biaya paket umroh desember di Cipayung jakarta
paket promo berangkat umroh januari di Ciracas jakarta
harga umrah awal tahun di Bidaracina jakarta
promo berangkat umroh maret di Utan Kayu Utara jakarta
paket berangkat umrah desember di Kebon Pala jakarta
paket berangkat umroh maret di Cawang jakarta
paket umrah april di Cipinang Muara jakarta
biaya paket berangkat umrah februari di Kramat Jati jakarta
biaya paket umroh desember di Pondok Ranggon jakarta
biaya paket berangkat umrah maret bekasi barat
harga paket umroh januari di Pal Meriam jakarta
harga paket umroh maret di Lubang Buaya jakarta
paket promo berangkat umrah maret di Bali Mester jakarta
harga paket umrah akhir tahun di Cakung Timur jakarta
paket promo umrah februari bogor
promo umrah maret di Pulo Gadung jakarta
harga paket berangkat umroh mei di Pondok Bambu jakarta
paket berangkat umrah januari di Penggilingan jakarta
paket umroh april di Pondok Bambu jakarta
biaya umroh april di Cakung Barat jakarta
harga paket berangkat umroh ramadhan di Kramat Jati jakarta
promo berangkat umroh mei di Dukuh jakarta
harga paket umroh awal tahun di Kramat Jati jakarta
promo berangkat umroh februari di Pondok Kopi jakarta
paket promo berangkat umroh maret di Kebon Pala jakarta
promo berangkat umroh ramadhan di Cakung jakarta
harga paket berangkat umrah akhir tahun di Pulogebang jakarta
biaya paket umrah awal tahun di Utan Kayu Selatan jakarta
paket berangkat umrah februari di Cipayung jakarta
promo berangkat umroh desember di Cipinang Cempedak jakarta
harga paket berangkat umrah januari di Rawa Terate jakarta
harga umroh desember di Balekambang jakarta
paket promo berangkat umroh april di Balekambang jakarta
harga paket umroh akhir tahun di Cibubur jakarta
promo berangkat umroh maret di Jatinegara jakarta
harga paket umroh ramadhan di Cibubur jakarta
paket promo umrah ramadhan di Cipinang Besar Selatan jakarta
promo umrah awal tahun di Klender jakarta
harga berangkat umroh mei di Kayu Putih jakarta
promo umrah februari di Batuampar jakarta
harga umroh awal tahun depok
biaya berangkat umrah april di Pondok Ranggon jakarta
harga paket berangkat umrah akhir tahun di Kayu Manis jakarta
harga berangkat umrah april di Kramat Jati jakarta
biaya paket umrah januari di Ciracas jakarta
biaya berangkat umroh ramadhan di Cipinang Besar Selatan jakarta
paket umrah april di Cawang jakarta
paket promo berangkat umroh april di Pondok Kopi jakarta
promo umrah maret di Cipayung jakarta
paket promo berangkat umroh awal tahun di Pulogebang jakarta
paket berangkat umroh januari depok
promo berangkat umrah juni di Kampung Tengah jakarta
promo berangkat umrah ramadhan di Cakung jakarta
biaya paket berangkat umroh ramadhan di Penggilingan jakarta
biaya umrah februari tangerang