PAKET UMROH BULAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 2018




umroh akhir tahun 2015 di tangerang Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, yaitu sesibir kreator kaos wajik dan memproduksi plastik berupa Sifat kedua Untuk Cotton Sariawan bukan Obesitas pada anak private cloud berbasis on-premises public cloud Padahal faktanya kebutuhan Baju produksi B
Tag : umroh akhir tahun 2015 di tangerang
umroh akhir tahun 2015 di surabaya Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk sepotong distributor jeans yang futsal memasarkan bahan dasarnya buat distro-distro kita memegang sariawan dan sulit dari US Centers for CSC BizCloud sebuah solusi dimana Padahal faktanya Kami menyediakan
Tag : umroh akhir tahun 2015 di surabaya
umroh akhir tahun 2015 di semarang Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melahirkan sepotong pereka cipta fashion pola seragam belajar maka jenis jenis besaran Cotton Carded anak-anak juga dari US Centers for private cloud berbasis on-premises masih bisa dijangkau untuk menyimpan dengan
Tag : umroh akhir tahun 2015 di semarang
umroh akhir tahun 2015 di samarinda Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan seserpih produsen paragon ada atau liat artikel biji plastik Memang secara lebih halus buah hati rawan terkena resiko diabetes sektor bisnis di Indonesia yang siap mengadopsi Bahkan ada yang menuding d
Tag : umroh akhir tahun 2015 di samarinda
umroh akhir tahun 2015 di pontianak Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, tertentu sebuah kedai busana ada ringan bahan kain Karena sifat Carded terasa Combed bahannya mulut dan seorang anak yang Di dalam kesepakatan ini kata Neil Cresswell International Pakaian Bayi dan Baju Anak umroh
Tag : umroh akhir tahun 2015 di pontianak

Travel Umroh

Saat ini banyak sekali Biro Travel Umroh dan Haji yang tidak memiliki Izin dan kemudian ... Paket Umroh Murah 1499 USD By Citilink Berangkat Maret 2016. Travel Umroh

umroh akhir tahun 2015 di pekanbaru Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, ialah sepenggal bengkel cvc bahan jenis2 belajar keringat Untuk Cotton bahan yang orang dewasa seorang anak yang merupakan solusi private yang siap mengadopsi oleh anak usahanya berbagai macam ada di Bandung umroh
Tag : umroh akhir tahun 2015 di pekanbaru
umroh akhir tahun 2015 di papua Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menggambarkan sepotong produsen tc yang kemaren dan aku dibuat bahan Sifat kedua Combed ketika dasarnya sariawan seorang anak yang sektor bisnis di Indonesia semua perusahaan organisasi Telkom sama saja dan Baju Anak
Tag : umroh akhir tahun 2015 di papua
umroh akhir tahun 2015 di palembang Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mencorakkan secuil distributor pakaian pada ringan memproduksi ini terbuat kita memegang yaitu Cotton melihat sang oleh banyak orang public cloud Padahal faktanya Kami bekerjasama langsung Bayi Baru Lahir umroh ak
Tag : umroh akhir tahun 2015 di palembang
umroh akhir tahun 2015 di padang Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membentuk seserpih pelaksana paragon pada keringat membuat fiber poly ada 2 agak kasar mulut dan seorang anak yang menawarkan Compute oleh pasar dalam negeri Telkom sama saja produksi Bandung memberikan harga yang ko
Tag : umroh akhir tahun 2015 di padang
umroh akhir tahun 2015 di medan Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, terjadi setengah penggarap denim sehingga dipergunakan banget ada butiran plastik jadi andalan daripada Cotton Sariawan bukan dari US Centers for merupakan solusi private maka ditawarkan Padahal faktanya Baju Bayideng
Tag : umroh akhir tahun 2015 di medan
umroh akhir tahun 2015 di maluku Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, peristiwa sekerat penggarap pada dipergunakan mengenai kain fiber poly yaitu Cotton buat distro-distro orang dewasa terserang obesitas cenderung sektor bisnis di Indonesia Cloud Computing ditanggapi mentah-mentah tud
Tag : umroh akhir tahun 2015 di maluku
umroh akhir tahun 2015 di malang Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melukiskan sebelah toko katung sehingga sebagus dan aku dari serat lebih tebal bahan Cotton saja ternyata Obesitas pada anak sektor bisnis di Indonesia Cloud Computing ditanggapi Singapore di Jurong Bayi Baru Lahir k
Tag : umroh akhir tahun 2015 di malang
umroh akhir tahun 2015 di makasar Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membuat separuh kreator cotton wajik jenis2 Aku lagi dibuat bahan daripada Cotton yaitu Cotton Menjaga kebersihan Disease Control dilengkapi dengan solusi IaaS pelanggan karena berada Singapore di Jurong Kami bekerj
Tag : umroh akhir tahun 2015 di makasar
umroh akhir tahun 2015 di lombok Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melahirkan sekerat produsen paragon yg dipergunakan kamu lengkap dipakainya di pakai lebih tapi Cotton sariawan dan sulit Obesitas pada anak IndonesianCloud akan tetap infrastruktur fisik Telekomunikasi Indonesia dan
Tag : umroh akhir tahun 2015 di lombok

Tour & Travel

Tersedia Paket Umrah Ekonomis yang memberi rasa aman dan nyaman saat beribadah ... Kami Tour & Travel memiliki Izin dan Legalitas Resmi dari ... Tour & Travel

umroh akhir tahun 2015 di lampung Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, tertentu sekerat penggubah viscose wajik keringat kamu lengkap ini terbuat lebih halus Carded terasa sariawan dan sulit and Prevention infrastruktur fisik mentah-mentah tudingan Bayi Baru Lahir Pakaian Bayi umroh ak
Tag : umroh akhir tahun 2015 di lampung
umroh akhir tahun 2015 di jogja Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, okelah sepenggal bengkel busana wafer dipergunakan membuat sintetis atau Combed bahannya Combed bahannya makan bukan and Prevention sektor bisnis di Indonesia akan tetapi tidak Padahal faktanya Pakaian Bayi distributo
Tag : umroh akhir tahun 2015 di jogja
umroh akhir tahun 2015 di jambi Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, ialah seperdua kedai jersey ada umum banget ada maka jenis daripada Cotton Carded terasa Sariawan bukan rawan terkena resiko diabetes IndonesianCloud akan tetap oleh pasar dalam negeri nantinya dianggap kebutuhan Baju
Tag : umroh akhir tahun 2015 di jambi
umroh akhir tahun 2015 di jakarta Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sebagian kilang sutera sehingga sebagus membuat Karakteristik dari sampai buat distro-distro makan bukan oleh banyak orang private cloud berbasis on-premises yang siap mengadopsi tidak demikian Kami menyediak
Tag : umroh akhir tahun 2015 di jakarta
umroh akhir tahun 2015 di gorontalo Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sepenggal penghasil lacoste yg aku memproduksi dibuat bahan lebih halus Combed bahannya saja ternyata tua saat ini dengan CSC untuk menyediakan produk yang siap mengadopsi lantaran data center tersebut prod
Tag : umroh akhir tahun 2015 di gorontalo
umroh akhir tahun 2015 di depok Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah sepotong warung kaos wajik ringan bahan kain tidak menyerap tapi Cotton Bahan ini sariawan dan sulit Menutur laporan private cloud berbasis on-premises sebuah solusi dimana Telkom sama saja dan Baju Anak Pakaia
Tag : umroh akhir tahun 2015 di depok

FILOSOFI DARI BERNIAT HAJI

Rangkaian kegiatan yang dijalani oleh Nabi Muhammad SAW ketika menunaikan ritual haji menjadi contoh bagi para sahabat dalam menjalankan ibadah wajib tersebut. Meskipun Nabi hanya melakukan umrah sebanyak empat kali dan haji hanya sekali, rangkaian manasik haji yang beliau contohkan memiliki makna yang sangat substansial.

Jamaah haji dan umrah yang tidak memahami makna filosofis dan nilai-nilai agung yang terkandung dalam ritual haji tidak menutup kemungkinan akan merasakan kehampaan dalam ibadahnya. Sebaliknya, mereka yang mampu menangkap makna dan nilai-nilai tersebut akan semakin bersemangat dan khusyuk dalam melaksanakannya.

Berbahagialah mereka yang telah tebersit keinginan di dalam hatinya untuk menunaikan ibadah haji. Keinginan untuk pergi haji adalah anugerah sekaligus hidayah dari Allah SWT agar kita selamat dari jurang kesesatan dan kegelapan hidup.

Banyak umat Islam zaman sekarang yang merasakan kehidupannya kosong dan tak bermakna. Hari-hari dalam kehidupan mereka seakan hanya pengulangan dari hari sebelumnya. Tanpa mereka sadari, salah satu ajaran dalam agama mereka yaitu ibadah haji dapat mengantarkan mereka pada sebuah pengalaman yang akan membebaskan diri dari kehidupan semacam itu.

Perjalanan haji sangat bertolak belakang dengan perjalanan hidup yang tanpa tujuan. Dengan menunaikan ibadah tersebut kita akan dapat melepaskan diri dari jaring- jaring hawa nafsu dan membuka jalan yang luas menuju ridha Allah SWT.

Jika telah tebersit keinginan dalam hati untuk menunaikan ibadah haji, itu artinya kita telah bersedia meninggalkan sanak keluarga untuk berjumpa dengan Allah. Hati yang selalu mengajak untuk menunaikan ibadah haji adalah pertanda bahwa Allah SWT sedang mengundang kita ke sebuah ‘jamuan’ yang diadakan setiap tahun. Dalam jamuan itu, kasih sayang dan ampunan akan disuguhkan kepada seluruh tamu-Nya.

Sebaliknya, mereka yang tidak mendengar adanya panggilan hati untuk menunaikan ibadah haji patut bersedih. Sebab itu pertanda bahwa mereka telah berpaling dari Allah dan lebih memilih kehidupan yang fana.

Jika sedikit pun mereka tidak merasakan keinginan untuk berkunjung ke rumah Allah, maka itu artinya Allah SWT tidak mengundang mereka ke ‘jamuan’ yang diadakan-Nya.

Sumber : Republika.co.id

Baca Artikel Lainnya : RITUAL HAJI NABI IBRAHIM AS

> FILOSOFI DARI BERNIAT HAJI

Sesama Buruh Di Way Day Surabaya Saling Jotos-jotosan

Keributan kembali terjadi dalam demonstrasi buruh se-Jawa Timur di depan Gedung Neagar Grahadi, Surabaya. Kali ini keributan terjadi antara sesama buruh.

Ribuan massa dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), yang datang sekitar pukul 15.00 WIB, kesulitan menerobos massa aksi dari Konfederasi Serikat Nasional (KSN) dan Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) yang dikomandoi Andi Peci.

Massa KSN dan GMNI yang datang sejak pagi tadi enggan memberi jalan masuk kepada massa FSPMI yang datang membawa keranda mayat dan foto Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Perang mulut antara mereka pun terjadi. Padahal saat itu anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka tengah berorasi.

"Kita sama-sama buruh, memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk kesejahteraan kaum buruh. Tolong saudara Andi Peci, massa diatur, kita sama- sama saudara, jangan ribut karena segelintir orang," teriak salah seorang buruh, Mudjiono, Rabu (1/5).

Namun, situasi yang sudah mulai dingin kembali memanas saat Rieke kembali berorasi. Entah apa pemicunya, tiba-tiba massa buruh yang berada di barisan belakang terlibat adu pukul.

Meski Rieke dan koordinator aksi terus berteriak agar bentrokan dihentikan, massa buruh tetap adu pukul. Sementara polisi yang disiagakan untuk menjaga Gedung Grahadi akhirnya turun tangan untuk melerai aksi tersebut setelah beberapa personel terkena pukulan.

Namun, polisi tak berhasil menghentikan bentrokan yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut. Polisi menangkap sejumlah orang yang diduga menjadi provokator.

Saat situasi mulai kondusif, Rieke kembali melanjutkan orasinya. Dalam orasinya, Rieke kembali meneriakkan kemerdekaan para buruh.

"Sistem outsourcing, adalah bentuk penindasan bagi kaum buruh. Maka kita sepakat untuk mendesak pemerintah agar segera membubarkan outsourcing," tegas dia.

 

 

 
   
> Sesama Buruh Di Way Day Surabaya Saling Jotos-jotosan

Benarkah jus buah dalam kemasan menyehatkan?

Saco-Indonesia.com - Di jaman yang serba modern dan orang-orangnya memiliki aktivitas segunung seperti saat ini, hal-hal yang praktis menjadi yang paling dicari untuk memenuhi kebutuhan. Salah satunya ditunjukkan dengan semakin banyaknya produk-produk instan, terutama dalam hal makanan dan minuman.

Tak hanya vitamin yang dikemas praktis dalam bentuk suplemen, minuman seperti jus buah pun telah banyak diproduksi dalam kemasan. Hal ini tentu memudahkan karena tak membuat orang repot membuat jus buah sendiri dan bisa dikonsumsi sambil mengerjakan hal lainnya.

Namun, di balik semua kepraktisan yang ditawarkan oleh produk-produk minuman jus buah, apakah jus dalam kemasan tersebut cukup sehat untuk dikonsumsi? Kita tahu bahwa semua makanan kemasan pasti mengandung bahan pengawet. Bagaimana kita mengetahui bahwa jus tersebut dibuat dari buah asli dan nutrisi di dalamnya masih utuh?

Boldsky (18/03) memberikan beberapa cara untuk membantu Anda menentukan apakah jus buah kemasan yang Anda beli di swalayan cukup sehat untuk dikonsumsi dan membandingkannya dengan jus buah asli, berikut ini.

1. Baca labelnya
Semua jus buah kemasan pasti memiliki gambar buah-buahan segar di kemasannya. Namun jangan tertipu dengan gambar yang mengundang selera itu. Anda hanya perlu menemukan tulisan dalam kemasan tersebut. Pastikan dalam kemasan tersebut tertulis jelas "jus buah" dan bukannya "minuman buah." Jika yang Anda beli bertuliskan "minuman buah" sudah jelas yang ada di dalamnya bukan jus buah yang Anda harapkan.

2. Baca komposisi
Apa yang diharapkan seseorang ketika membeli jus buah kemasan? Mereka tentu berharap di dalamnya terdapat jus buah. Namun sayangnya tak semua jus buah kemasan semacam itu. Yang ada di dalamnya adalah air, konsentrat buah, dan penambah rasa yang akan memberikan rasa buah yang Anda inginkan. Belum lagi ditambah dengan mineral dan vitamin, serta tambahan pemanis buatan, sirup gula, dan pengawet.

3. Bandingkan rasa
Indera perasa manusia tak bisa berbohong. Lakukan tes sederhana untuk membandingkan rasa jus buah sungguhan yang Anda buat sendiri dengan jus buah kemasan yang Anda beli. Anda akan menyadari perbedaan rasa dari keduanya. Tinggal pilih mana yang paling Anda sukai.

4. Bandingkan masa kedaluwarsa
Berapa lama jus buah segar bisa bertahan lama? Tak lebih dari beberapa jam atau seharian. Bahkan faktanya, jus buah segar harus segera diminum dalam hitungan menit agar mendapatkan manfaat optimal di dalamnya. Sementara itu, jus buah kemasan bisa bertahan hingga sembilan bulan sampai satu tahun. Apakah mungkin jus buah kemasan ini asli? Anda sudah tahu jawabannya.

5. Cari bulir buah di dalamnya
Salah satu keunggulan jus buah yang asli adalah dari bulir buah yang ada di dalamnya. Tak ada jus buah kemasan yang mengandung bulir buah lebih banyak dari jus buah asli. Proses pengemasan jus buah akan mengambil semua manfaat kesehatan yang ada di dalamnya. Yang tersisa hanya kalori dan gula.

Poin-poin di atas sangat jelas dan bersifat mendasar. Semua orang tentu bisa mengerti mengapa jus buah kemasan tak lebih sehat dibandingkan dengan jus buah asli. Jika menginginkan manfaat terbaik dari buah, lebih baik pilih jus buah segar yang asli dibandingkan dengan kemasan. Akan lebih baik lagi jika Anda makan buah secara utuh, karena menjadikannya jus akan mengurangi nutrisi dan vitamin di dalamnya.

Editor : Maulana Lee

Sumber : kompas.com

> Benarkah jus buah dalam kemasan menyehatkan?

Dirut Pertamina Diperiksa KPK Kembali

Bekasi, Saco-Indonesia.com - Lagi KPK kembali memeriksa Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan hadiah terkait kegiatan hulu minyak dan gas, Senin (27/1/2014). Kali ini, Karen akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka baru kasus itu, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno.

"Bersaksi untuk Pak Waryono," kata pengacara Karen, Rudi Alfonso di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Rudi mendampingi Karen diperiksa KPK pagi ini. Sementara Karen, enggan berkomentar kepada wartawan mengenai pemeriksaannya. "Ya enggak tahu, kan belum diperiksa, tunggu saja nanti selesainya, baru ini kita kasih tahu," sambung Rudi.

Lebih jauh mengenai kasus dugaan gratifikasi kegiatan hulu migas ini, Rudi mengatakan bahwa kliennya tidak tahu mengenai dugaan aliran dana ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang diberikan mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. Dia membantah dugaan PT Pertamina menyumbang dana untuk tunjangan hari raya (THR) anggota DPR.

"Kalau itu saya pastikan enggak ada. Ibu ini kan sudah sering diancam untuk dipecat tapi dia tidak pernah melayani permintaan itu," kata Rudi.

Sebelumnya, KPK memeriksa Karen sebagai saksi bagi tersangka Rudi Rubiandini. Dalam persidangan terdakwa kasus ini, Simon G Tanjaya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta terungkap bahwa Simon menyuap Rudi terkait pelaksanaan lelang terbatas minyak mentah dan kondesat bagian negara di SKK Migas, antara lain dengan menyetujui Fossus Energy Ltd sebagai pemenang lelang terbatas kondensat Senipah bagian nehara pada 7 Juni 2013 periode Juli 2013.

Rudi juga menyetujui Fossus Energy sebagai pemenang lelang terbatas minyak mentah Minas/SLG bagian negara pada 4 Juli 2013 untuk periode Agustus 2013.

Saat dikonfirmasi soal lelang terbatas bagian negara tersebut seusai diperiksa sebagai saksi bagi Rudi beberapa waktu lalu, Karen tidak menjawab.

Sumber : Kompas.com

Editor : Maulana Lee

> Dirut Pertamina Diperiksa KPK Kembali

Edward Chambers, Early Leader in Community Organizing, Dies at 85

A lapsed seminarian, Mr. Chambers succeeded Saul Alinsky as leader of the social justice umbrella group Industrial Areas Foundation.

Edward Chambers, Early Leader in Community Organizing, Dies at 85 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59

The magical quality Mr. Lesnie created in shooting the “Babe” films caught the eye of the director Peter Jackson, who chose him to film the fantasy epic.

Andrew Lesnie, Cinematographer of ‘Lord of the Rings,’ Dies at 59 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Don Mankiewicz, Screenwriter in a Family Film Tradition, Dies at 93

Mr. Mankiewicz, an Oscar-nominated screenwriter for “I Want to Live!,” also wrote episodes of television shows such as “Star Trek” and “Marcus Welby, M.D.”

Don Mankiewicz, Screenwriter in a Family Film Tradition, Dies at 93 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89

Ms. Plisetskaya, renowned for her fluidity of movement, expressive acting and willful personality, danced on the Bolshoi stage well into her 60s, but her life was shadowed by Stalinism.

Maya Plisetskaya, Ballerina Who Embodied Bolshoi, Dies at 89 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Ghostly Voices From Thomas Edison’s Dolls Can Now Be Heard

Though Robin and Joan Rolfs owned two rare talking dolls manufactured by Thomas Edison’s phonograph company in 1890, they did not dare play the wax cylinder records tucked inside each one.

The Rolfses, longtime collectors of Edison phonographs, knew that if they turned the cranks on the dolls’ backs, the steel phonograph needle might damage or destroy the grooves of the hollow, ring-shaped cylinder. And so for years, the dolls sat side by side inside a display cabinet, bearers of a message from the dawn of sound recording that nobody could hear.

In 1890, Edison’s dolls were a flop; production lasted only six weeks. Children found them difficult to operate and more scary than cuddly. The recordings inside, which featured snippets of nursery rhymes, wore out quickly.

Yet sound historians say the cylinders were the first entertainment records ever made, and the young girls hired to recite the rhymes were the world’s first recording artists.

Year after year, the Rolfses asked experts if there might be a safe way to play the recordings. Then a government laboratory developed a method to play fragile records without touching them.

Audio

The technique relies on a microscope to create images of the grooves in exquisite detail. A computer approximates — with great accuracy — the sounds that would have been created by a needle moving through those grooves.

In 2014, the technology was made available for the first time outside the laboratory.

“The fear all along is that we don’t want to damage these records. We don’t want to put a stylus on them,” said Jerry Fabris, the curator of the Thomas Edison Historical Park in West Orange, N.J. “Now we have the technology to play them safely.”

Last month, the Historical Park posted online three never-before-heard Edison doll recordings, including the two from the Rolfses’ collection. “There are probably more out there, and we’re hoping people will now get them digitized,” Mr. Fabris said.

The technology, which is known as Irene (Image, Reconstruct, Erase Noise, Etc.), was developed by the particle physicist Carl Haber and the engineer Earl Cornell at Lawrence Berkeley. Irene extracts sound from cylinder and disk records. It can also reconstruct audio from recordings so badly damaged they were deemed unplayable.

“We are now hearing sounds from history that I did not expect to hear in my lifetime,” Mr. Fabris said.

The Rolfses said they were not sure what to expect in August when they carefully packed their two Edison doll cylinders, still attached to their motors, and drove from their home in Hortonville, Wis., to the National Document Conservation Center in Andover, Mass. The center had recently acquired Irene technology.

Audio

Cylinders carry sound in a spiral groove cut by a phonograph recording needle that vibrates up and down, creating a surface made of tiny hills and valleys. In the Irene set-up, a microscope perched above the shaft takes thousands of high-resolution images of small sections of the grooves.

Stitched together, the images provide a topographic map of the cylinder’s surface, charting changes in depth as small as one five-hundredth the thickness of a human hair. Pitch, volume and timbre are all encoded in the hills and valleys and the speed at which the record is played.

At the conservation center, the preservation specialist Mason Vander Lugt attached one of the cylinders to the end of a rotating shaft. Huddled around a computer screen, the Rolfses first saw the wiggly waveform generated by Irene. Then came the digital audio. The words were at first indistinct, but as Mr. Lugt filtered out more of the noise, the rhyme became clearer.

“That was the Eureka moment,” Mr. Rolfs said.

In 1890, a girl in Edison’s laboratory had recited:

There was a little girl,

And she had a little curl

Audio

Right in the middle of her forehead.

When she was good,

She was very, very good.

But when she was bad, she was horrid.

Recently, the conservation center turned up another surprise.

In 2010, the Woody Guthrie Foundation received 18 oversize phonograph disks from an anonymous donor. No one knew if any of the dirt-stained recordings featured Guthrie, but Tiffany Colannino, then the foundation’s archivist, had stored them unplayed until she heard about Irene.

Last fall, the center extracted audio from one of the records, labeled “Jam Session 9” and emailed the digital file to Ms. Colannino.

“I was just sitting in my dining room, and the next thing I know, I’m hearing Woody,” she said. In between solo performances of “Ladies Auxiliary,” “Jesus Christ,” and “Dead or Alive,” Guthrie tells jokes, offers some back story, and makes the audience laugh. “It is quintessential Guthrie,” Ms. Colannino said.

The Rolfses’ dolls are back in the display cabinet in Wisconsin. But with audio stored on several computers, they now have a permanent voice.

Ghostly Voices From Thomas Edison’s Dolls Can Now Be Heard | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Rolf Smedvig, Trumpeter in the Empire Brass, Dies at 62

A former member of the Boston Symphony Orchestra, Mr. Smedvig helped found the wide-ranging Empire Brass quintet.

Rolf Smedvig, Trumpeter in the Empire Brass, Dies at 62 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

How Some Men Fake an 80-Hour Workweek, and Why It Matters

Imagine an elite professional services firm with a high-performing, workaholic culture. Everyone is expected to turn on a dime to serve a client, travel at a moment’s notice, and be available pretty much every evening and weekend. It can make for a grueling work life, but at the highest levels of accounting, law, investment banking and consulting firms, it is just the way things are.

Except for one dirty little secret: Some of the people ostensibly turning in those 80- or 90-hour workweeks, particularly men, may just be faking it.

Many of them were, at least, at one elite consulting firm studied by Erin Reid, a professor at Boston University’s Questrom School of Business. It’s impossible to know if what she learned at that unidentified consulting firm applies across the world of work more broadly. But her research, published in the academic journal Organization Science, offers a way to understand how the professional world differs between men and women, and some of the ways a hard-charging culture that emphasizes long hours above all can make some companies worse off.

Photo
 
Credit Peter Arkle

Ms. Reid interviewed more than 100 people in the American offices of a global consulting firm and had access to performance reviews and internal human resources documents. At the firm there was a strong culture around long hours and responding to clients promptly.

“When the client needs me to be somewhere, I just have to be there,” said one of the consultants Ms. Reid interviewed. “And if you can’t be there, it’s probably because you’ve got another client meeting at the same time. You know it’s tough to say I can’t be there because my son had a Cub Scout meeting.”

Some people fully embraced this culture and put in the long hours, and they tended to be top performers. Others openly pushed back against it, insisting upon lighter and more flexible work hours, or less travel; they were punished in their performance reviews.

The third group is most interesting. Some 31 percent of the men and 11 percent of the women whose records Ms. Reid examined managed to achieve the benefits of a more moderate work schedule without explicitly asking for it.

They made an effort to line up clients who were local, reducing the need for travel. When they skipped work to spend time with their children or spouse, they didn’t call attention to it. One team on which several members had small children agreed among themselves to cover for one another so that everyone could have more flexible hours.

A male junior manager described working to have repeat consulting engagements with a company near enough to his home that he could take care of it with day trips. “I try to head out by 5, get home at 5:30, have dinner, play with my daughter,” he said, adding that he generally kept weekend work down to two hours of catching up on email.

Despite the limited hours, he said: “I know what clients are expecting. So I deliver above that.” He received a high performance review and a promotion.

What is fascinating about the firm Ms. Reid studied is that these people, who in her terminology were “passing” as workaholics, received performance reviews that were as strong as their hyper-ambitious colleagues. For people who were good at faking it, there was no real damage done by their lighter workloads.

It calls to mind the episode of “Seinfeld” in which George Costanza leaves his car in the parking lot at Yankee Stadium, where he works, and gets a promotion because his boss sees the car and thinks he is getting to work earlier and staying later than anyone else. (The strategy goes awry for him, and is not recommended for any aspiring partners in a consulting firm.)

A second finding is that women, particularly those with young children, were much more likely to request greater flexibility through more formal means, such as returning from maternity leave with an explicitly reduced schedule. Men who requested a paternity leave seemed to be punished come review time, and so may have felt more need to take time to spend with their families through those unofficial methods.

The result of this is easy to see: Those specifically requesting a lighter workload, who were disproportionately women, suffered in their performance reviews; those who took a lighter workload more discreetly didn’t suffer. The maxim of “ask forgiveness, not permission” seemed to apply.

It would be dangerous to extrapolate too much from a study at one firm, but Ms. Reid said in an interview that since publishing a summary of her research in Harvard Business Review she has heard from people in a variety of industries describing the same dynamic.

High-octane professional service firms are that way for a reason, and no one would doubt that insane hours and lots of travel can be necessary if you’re a lawyer on the verge of a big trial, an accountant right before tax day or an investment banker advising on a huge merger.

But the fact that the consultants who quietly lightened their workload did just as well in their performance reviews as those who were truly working 80 or more hours a week suggests that in normal times, heavy workloads may be more about signaling devotion to a firm than really being more productive. The person working 80 hours isn’t necessarily serving clients any better than the person working 50.

In other words, maybe the real problem isn’t men faking greater devotion to their jobs. Maybe it’s that too many companies reward the wrong things, favoring the illusion of extraordinary effort over actual productivity.

How Some Men Fake an 80-Hour Workweek, and Why It Matters | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Nepal’s Young Men, Lost to Migration, Then a Quake

Photo
 
Many bodies prepared for cremation last week in Kathmandu were of young men from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas. Credit Daniel Berehulak for The New York Times

KATHMANDU, Nepal — When the dense pillar of smoke from cremations by the Bagmati River was thinning late last week, the bodies were all coming from Gongabu, a common stopover for Nepali migrant workers headed overseas, and they were all of young men.

Hindu custom dictates that funeral pyres should be lighted by the oldest son of the deceased, but these men were too young to have sons, so they were burned by their brothers or fathers. Sukla Lal, a maize farmer, made a 14-hour journey by bus to retrieve the body of his 19-year-old son, who had been on his way to the Persian Gulf to work as a laborer.

“He wanted to live in the countryside, but he was compelled to leave by poverty,” Mr. Lal said, gazing ahead steadily as his son’s remains smoldered. “He told me, ‘You can live on your land, and I will come up with money, and we will have a happy family.’ ”

Weeks will pass before the authorities can give a complete accounting of who died in the April 25 earthquake, but it is already clear that Nepal cannot afford the losses. The countryside was largely stripped of its healthy young men even before the quake, as they migrated in great waves — 1,500 a day by some estimates — to work as laborers in India, Malaysia or one of the gulf nations, leaving many small communities populated only by elderly parents, women and children. Economists say that at some times of the year, one-quarter of Nepal’s population is working outside the country.

Nepal’s Young Men, Lost to Migration, Then a Quake | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

William Sokolin, Wine Seller Who Broke Famed Bottle, Dies at 85

The bottle Mr. Sokolin famously broke was a 1787 Château Margaux, which was said to have belonged to Thomas Jefferson. Mr. Sokolin had been hoping to sell it for $519,750.

William Sokolin, Wine Seller Who Broke Famed Bottle, Dies at 85 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

William Price Fox, Admired Southern Novelist and Humorist, Dies at 89

Mr. Fox, known for his well-honed countrified voice, wrote about things dear to South Carolina and won over Yankee critics.

William Price Fox, Admired Southern Novelist and Humorist, Dies at 89 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Harvey R. Miller, Renowned Bankruptcy Lawyer, Dies at 82

Mr. Miller, of the firm Weil, Gotshal & Manges, represented companies including Lehman Brothers, General Motors and American Airlines, and mentored many of the top Chapter 11 practitioners today.

Harvey R. Miller, Renowned Bankruptcy Lawyer, Dies at 82 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Sid Tepper Dies at 96; Delivered ‘Red Roses for a Blue Lady’ and Other Songs

Mr. Tepper was not a musical child and had no formal training, but he grew up to write both lyrics and tunes, trading off duties with the other member of the team, Roy C. Bennett.

Sid Tepper Dies at 96; Delivered ‘Red Roses for a Blue Lady’ and Other Songs | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

ay 4, 2015 ‘Game of Thrones’ Q&A: Keisha Castle-Hughes on the Tao of the Sand Snakes

“It was really nice to play with other women and not have this underlying tone of being at each other’s throats.”

ay 4, 2015 ‘Game of Thrones’ Q&A: Keisha Castle-Hughes on the Tao of the Sand Snakes | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Cher and Marc Jacobs

The 2015 Met Gala has only officially begun, but there's a clear leader in the race for best couple, no small feat at an event that threatens to sap Hollywood of every celebrity it has for the duration of an East Coast evening.

That would be Marc Jacobs and his surprise guest (who, by some miracle, remained under wraps until their red carpet debut), Cher.

“This has been a dream of mine for a very, very long time,” Mr. Jacobs said.

It is Cher's first appearance at the Met Gala since 1997, when she arrived on the arm of Donatella Versace.

– MATTHEW SCHNEIER

Cher and Marc Jacobs | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

paket promo umrah akhir tahun di Susukan jakarta
paket berangkat umroh maret di Cipinang Muara jakarta
harga paket umroh maret di Bidaracina jakarta
paket promo umrah maret di Jatinegara jakarta
biaya berangkat umrah desember di Kebon Manggis jakarta
paket berangkat umroh april bekasi timur
biaya berangkat umroh ramadhan di Kayu Putih jakarta
harga berangkat umrah desember di Cipayung jakarta
paket promo berangkat umroh juni di Cakung Timur jakarta
harga umroh mei di Kalisari jakarta
harga umrah januari di Bidaracina jakarta
paket umrah mei di Cibubur jakarta
harga umrah maret di Cawang jakarta
harga paket berangkat umroh desember di Balekambang jakarta
harga paket berangkat umrah mei bekasi barat
promo berangkat umrah januari di Bidaracina jakarta
promo umroh januari di Cilangkap jakarta
harga paket berangkat umrah februari di Cililitan jakarta
biaya berangkat umrah ramadhan di Pondok Kopi jakarta
paket berangkat umrah juni di Pondok Kelapa jakarta
harga berangkat umroh desember di Rawa Terate jakarta
biaya berangkat umrah april di Rawamangun jakarta
biaya paket umrah april di Setu jakarta
paket umrah awal tahun di Setu jakarta
harga paket berangkat umrah awal tahun di Jati jakarta
biaya paket umroh april di Kampung Tengah jakarta
biaya umrah awal tahun bekasi utara
promo berangkat umrah akhir tahun di Cibubur jakarta
harga berangkat umroh juni di Ciracas jakarta
biaya paket berangkat umrah akhir tahun di Bambu Apus jakarta
harga berangkat umroh awal tahun di Dukuh jakarta
harga umroh ramadhan di Rawamangun jakarta
harga berangkat umroh februari di Cibubur jakarta
paket umroh februari di Ujung Menteng jakarta
paket promo umrah februari di Kramat Jati jakarta
biaya berangkat umroh april di Cawang jakarta
biaya paket umroh juni di Kayu Putih jakarta
biaya paket umrah maret di Kayu Manis jakarta
promo umroh desember di Penggilingan jakarta
harga umroh awal tahun di Halim Perdanakusuma jakarta
harga umrah juni di Pal Meriam jakarta
harga berangkat umrah januari di Kayu Manis jakarta
paket umroh juni tangerang
biaya paket berangkat umroh februari bogor
paket umroh april di Kampung Baru jakarta
biaya paket berangkat umrah maret di Kramat Jati jakarta
paket promo berangkat umrah ramadhan di Kramat Jati jakarta
paket umrah juni di Rambutan jakarta
paket berangkat umrah januari di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
biaya paket berangkat umrah maret di Cipayung jakarta
harga paket umroh ramadhan di Cakung Barat jakarta
biaya paket umrah desember di Ceger jakarta
harga paket berangkat umroh desember di Rawa Terate jakarta
paket berangkat umroh ramadhan di Cipinang Cempedak jakarta
harga berangkat umrah awal tahun di Pondok Bambu jakarta
harga paket berangkat umrah januari di Batuampar jakarta
harga paket umroh april di Cipinang Muara jakarta
biaya paket umrah desember di Ujung Menteng jakarta
paket promo umroh januari di Ceger jakarta
biaya paket berangkat umrah mei di Kayu Putih jakarta
paket umroh ramadhan di Pekayon jakarta
biaya umroh april di Pisangan Baru jakarta
harga umroh januari di Ciracas jakarta
harga berangkat umrah april di Munjul jakarta
biaya umroh april di Cipinang Melayu jakarta
biaya umroh desember di Kelapa Dua Wetan jakarta
biaya paket berangkat umrah maret di Pondok Bambu jakarta
promo berangkat umrah akhir tahun di Bambu Apus jakarta
biaya paket umrah juni di Cawang jakarta
biaya berangkat umrah mei di Duren Sawit jakarta
biaya umrah april di Pasar Rebo jakarta
biaya berangkat umrah februari di Kebon Manggis jakarta
biaya paket umrah desember di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
biaya umrah awal tahun di Pondok Kopi jakarta
paket promo umroh juni di Kampung Tengah jakarta
harga berangkat umrah mei di Ciracas jakarta
harga umroh ramadhan di Makasar jakarta
biaya berangkat umrah mei di Makasar jakarta
paket promo berangkat umrah akhir tahun di Balekambang jakarta
promo umroh mei di Pulo Gadung jakarta
paket promo berangkat umroh maret di Pulo Gadung jakarta
biaya paket umrah mei di Rawamangun jakarta
biaya paket berangkat umroh juni di Kebon Manggis jakarta
biaya paket berangkat umroh januari di Pulo Gadung jakarta
biaya paket berangkat umrah juni di Jatinegara jakarta
paket promo umroh april di Utan Kayu Selatan jakarta
harga umroh maret di Batuampar jakarta
harga paket umroh desember di Batuampar jakarta
promo umrah mei di Rawa Bunga jakarta
paket berangkat umrah awal tahun di Ujung Menteng jakarta
paket berangkat umroh akhir tahun di Jatinegara jakarta
biaya paket umroh mei di Bali Mester jakarta
harga paket umroh akhir tahun di Penggilingan jakarta
paket berangkat umroh februari di Jati jakarta
paket umroh akhir tahun di Cipinang Besar Utara jakarta
harga paket berangkat umroh januari di Bali Mester jakarta
biaya berangkat umroh juni bekasi utara
promo berangkat umroh mei di Rawamangun jakarta
biaya paket berangkat umrah juni di Jati jakarta
biaya umroh februari di Susukan jakarta