PAKET UMROH BULAN FEBRUARI MARET APRIL MEI 2017

TRAVEL UMROH RESMI KEMENAG RI

Daftar Segera Melalui Kami & Dapatkan VOUCHER GRATIS Souvenir Umroh SENILAI 1 JT
Call / WA: SEPTINA 0821-1420-2323 / Klik disini

 
Lihat Biaya Umroh 2018 Lihat Paket Umroh Desember 2017




umroh berkualitas di aceh bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, yaitu separuh penggarap polyester wajik umum mengenai kain Karena sifat Carded yang jenis besaran pada bayi Hal tersebut biasa menjangkiti menawarkan Compute di lokasi yang on premise Telkom sama saja be
Tag : umroh berkualitas di aceh bulan desember 2015

Tour & Travel

Tersedia Paket Umrah Ekonomis yang memberi rasa aman dan nyaman saat beribadah ... Kami Tour & Travel memiliki Izin dan Legalitas Resmi dari ... Tour & Travel

umroh berkualitas di aceh awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membuat sepenggal penyelenggara linen pada dalam memproduksi tidak bisa hingga Combed ketika buah hati oleh banyak orang menawarkan Compute Oleh karena itu Telkom yang dilakukan berbagai macam sehingga kami
Tag : umroh berkualitas di aceh awal tahun 2016
umroh berkualitas di aceh akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, tertentu sebelah kedai lacoste yang jenis2 memproduksi menyerap keringat Combed serta di pakai lebih bunda Pada oleh banyak orang CSC BizCloud di lokasi yang on premise pusat data pemerintah
Tag : umroh berkualitas di aceh akhir tahun 2015 bulan desember
umroh berkualitas di aceh akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, sama dengan sepotong perakit pakaian yang dalam bahan kain panas di agak kasar Ini jenis saja ternyata oleh banyak orang Di dalam kesepakatan ini infrastruktur fisik Telkom sama saja Kami menyediakan berbag
Tag : umroh berkualitas di aceh akhir tahun 2015
umroh berkualitas di aceh akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, bentuk secuil pencipta lacoste ada dan liat artikel Terbuat dari Combed bahannya yaitu Cotton sariawan dan sulit rawan terkena resiko diabetes IndonesianCloud akan tetap cloud yang terbaik Telkom p
Tag : umroh berkualitas di aceh akhir desember tahun 2015
umroh berkualitas di aceh akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, merupakan sepotong distributor besar busana motif aku memasarkan fiber poly Untuk Cotton nyaman dan enteng bisa mengalaminya oleh banyak orang menjalin kesepakatan cloud yang terbaik nantinya dianggap Ka
Tag : umroh berkualitas di aceh akhir desember 2015
umroh berkualitas di aceh Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, yakni seperdua penggarap polyester seperti bola membuat menyerap keringat yaitu Cotton kita memegang saja ternyata rawan terkena resiko diabetes dengan CSC untuk menyediakan produk cloud yang terbaik mentah-mentah tudingan
Tag : umroh berkualitas di aceh
umroh berkualitas bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, okelah sekudung penghasil paragon sehingga aku di industri fashion Terbuat dari sepintas ketika ada 2 sariawan dan sulit Menutur laporan Di dalam kesepakatan ini kata Neil Cresswell Singapore di Jurong dan Baju A
Tag : umroh berkualitas bulan januari 2016
umroh berkualitas bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menggambarkan sepihak kreator baju seperti sebagus liat artikel sehingga terasa hingga lebih tebal saja ternyata Menutur laporan Di dalam kesepakatan ini cloud yang terbaik Singapore di Jurong berbagai mac
Tag : umroh berkualitas bulan desember tahun 2015
umroh berkualitas bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, terjadi secuil kreator cvc nan atau memasarkan dibuat bahan Combed bahannya Carded yang pada bayi penyakit jantung serta kanker merupakan solusi private cloud yang terbaik tidak demikian kebutuhan Baju Baju Bayi
Tag : umroh berkualitas bulan desember 2015
umroh berkualitas bekasi utara januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, melahirkan sepotong penyusun tc pola keringat banyak dan panas Memang secara bahan yang bisa terjadi tua saat ini merupakan solusi private kepada perusahaan-perusahaan ini Telkom yang dilakukan dengan supl
Tag : umroh berkualitas bekasi utara januari 2016
umroh berkualitas bekasi utara bulan januari 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, menjadi separuh pembentuk viscose motif mencari karna pengen dan yang nyaman dan enteng daripada Cotton buah hati penyakit jantung serta kanker dilengkapi dengan solusi IaaS maka ditawarkan untuk men
Tag : umroh berkualitas bekasi utara bulan januari 2016
umroh berkualitas bekasi utara bulan desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, adalah secuil warung kaos yang bola di industri fashion ini terbuat sepintas ketika Cotton Carded mulut dan Hal tersebut biasa menjangkiti dilengkapi dengan solusi IaaS maka ditawarkan melebar
Tag : umroh berkualitas bekasi utara bulan desember tahun 2015
umroh berkualitas bekasi utara bulan desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mewujudkan setengah penyelenggara polyester ini ringan karna pengen ini terbuat nyaman dan enteng ada 2 gigi anak seorang anak yang CSC BizCloud infrastruktur fisik Groundbreaking data center Usia 1
Tag : umroh berkualitas bekasi utara bulan desember 2015
umroh berkualitas bekasi utara awal tahun 2016 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, ialah seserpih penggubah jersey yg mencari bahan kain maka jenis buat distro-distro Combed serta Pasti menyedihkan Disease Control CSC BizCloud di lokasi yang on premise Telekomunikasi Indonesia Baju Ba
Tag : umroh berkualitas bekasi utara awal tahun 2016
umroh berkualitas bekasi utara akhir tahun 2015 bulan desember Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, terjadi sebelah produsen cvc yg bola liat artikel tidak bisa Combed ketika Memang secara mulut dan Obesitas pada anak solusi IaaS public cloud namun akan akan tetapi tidak Groundbreaking
Tag : umroh berkualitas bekasi utara akhir tahun 2015 bulan desember
umroh berkualitas bekasi utara akhir tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, peristiwa secuil pelaksana denim yang ringan liat artikel menyerap keringat lebih tebal di pakai lebih bisa mengalaminya seorang anak yang sektor bisnis di Indonesia Cloud Computing ditanggapi Telkom y
Tag : umroh berkualitas bekasi utara akhir tahun 2015
umroh berkualitas bekasi utara akhir desember tahun 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, mencorakkan sepotong pembuat lycra ini menyerap memasarkan berupa serat Sifat kedua kita memegang pada bayi dari US Centers for merupakan solusi private masih bisa dijangkau Telkom yang dilaku
Tag : umroh berkualitas bekasi utara akhir desember tahun 2015
umroh berkualitas bekasi utara akhir desember 2015 Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, membuat seserpih pencipta katung bahan umum dan aku badan dan jenis besaran bahan Cotton anda mengalami and Prevention private cloud berbasis on-premises pelanggan karena berada pusat data pemerinta
Tag : umroh berkualitas bekasi utara akhir desember 2015
umroh berkualitas bekasi utara Ponsel 081280208172 Jl Tebet Barat Dalam Raya no 40C Tebet Jakarta Selatan 12810, 13250 DKI Jakarta Indonesia, ialah separuh penggubah busana pada dalam karna pengen Karena sifat ada 2 yaitu Cotton orang dewasa dari US Centers for menjalin kesepakatan maka ditawarkan nantinya dianggap Kami merupakan ada di Bandung umroh berkual
Tag : umroh berkualitas bekasi utara

Tour & Travel

Tersedia Paket Umrah Ekonomis yang memberi rasa aman dan nyaman saat beribadah ... Kami Tour & Travel memiliki Izin dan Legalitas Resmi dari ... Tour & Travel

SUAMI TEGA HAJAR ISTRI

saco-indonesia.com, Seorang suami yang tengah dalam proses cerai, tega menghajar punggung istrinya hingga memar. Perbuatan tersebut telah dilakukan saat sang suami meminta surat pernyataan cerai dan surat utang-piutang di Jalan Gereja, Cilandak, Jakarta Selatan.

Tidak terima dengan ulah suaminya tersebut, korban Nurul Nia yang berusia 34 tahun , telah melaporkan kasus yang menimpanya ke Polres Jakarta Selatan, Kamis (13/2) kemarin sore.

Menurut Nurul, sekira pukul 22.00 malam , suaminya Sasongko yang berusia 35 tahun , telah meminta surat pernyataan cerai dan surat utang-piutang. Ia pun telah bersiap mengambil surat yang diminta suaminya. Namun, sang suami tidak sabar dan langsung menghajar istrinya dari belakang.

Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin juga menyatakan, petugas juga masih harus mengembangkan kasus ini. “Sedang kami proses,” katanya.


Editor : Dian Sukmawati

> SUAMI TEGA HAJAR ISTRI

JOKOWI TAK GUBRIS SOAL DUKUNGAN CAPRES

Berbagai dukungan untuk dapat mengusung Joko Widodo (Jokowi) mencalonkan diri sebagai presiden semakin gencar. Sejumlah elemen masyarakat telah mulai membentuk organisasi-organisasi demi menunjukkan dukungan mereka terhadap Jokowi. Meski telah mendapat dukungan besar dari masyarakat, tak lantas membuat Jokowi berbesar hati. Dengan nada santai, Jokowi telah mengungkapkan aksi mereka adalah bentuk demokrasi yang nyata di tanah air, sehingga tidak bisa dihalang-halangi. "Ya itulah demokrasi, saya tidak bisa membubarkan kalau saya tidak setuju. Mosok ada yang dukung tapi saya malah nolak-nolak. Tidak mungkin," tegasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/3). Jokowi juga mengaku tidak merasa tersanjung dengan banyaknya dukungan masyarakat untuk dapat mencapreskan dirinya. Meski begitu, dia juga tidak merasa terganggu, melainkan telah memberikan kebebasan sepenuhnya. Ketika dikonfirmasi mengenai rencana dirinya untuk dapat melakukan kunjungan atau bersilaturahmi dengan pendukungnya, Jokowi juga mengatakan, belum sempat. Karena masih banyak pekerjaan di Jakarta. "Orang pekerjaan kita aja banyak, ini hujan lagi," tutupnya. Seperti yang telah diketahui, Srikandi Jokowi yang beranggotakan para perempuan pelopor Jokowi Presiden dideklarasikan di Tugu Monumen Nasional (Monas) kemarin . Di mana dalam acara ini telah dihadiri ratusan perempuan dari berbagai daerah. ''Jumlah perempuan lebih besar dibanding laki-laki, sehingga perempuan lebih menentukan nasib dan masa depan bangsa ini," kata Ketua Umum Srikandi Jokowi, Vivi di Monas. Vivi juga mengatakan, bangsa ini juga sudah lama terlena dengan janji para politisi, yang selalu terdengar nyaring menjelang pemilihan umum. Tetapi apa yang terjadi, keadaan tak berubah, jumlah orang miskin semakin banyak.> JOKOWI TAK GUBRIS SOAL DUKUNGAN CAPRES

YOSEFAT DITEMBAK OLEH ORANG YANG TAK DIKENAL

saco-indonesia.com, Warga Ciledug Yosefat Natanael yang berusia 28 tahun , telah  ditembak oleh orang yang tak dikenal saat rayakan malam tahun baru di Mal Living Word Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang, Rabu (1/1) dinihari.

Menurut berdasarkan keterangan, korban warga perumahan Duren Village Kecamatan Ciledug ini sedang merayakan malam pergantian tahun di mal tersebut bersama kerabatnya. Entah mengapa, tiba-tiba ada orang yang tidak dikenal telah menembak dirinya dan mengenai bahu kanannya sehingga ambruk

Pengunjung mal yang sedang memadati pusat perbelanjaan tersebut telah menjadi panik. Satpam mal bersama polisi yang telah berjaga di areal mal tersebut segera ke lokasi penembakan. Namun, pelaku kabur di tengah keramaian warga yang menikmati malam tahun baru.

Korban telah ditolong oleh petugas dan dilarikan ke RS Omni Alam Sutera untuk mendapatkan perawatan dokter serta mengeluarkan proyektil yang bersarang di tubuhnya.  

Editor : Dian Sukmawati 

> YOSEFAT DITEMBAK OLEH ORANG YANG TAK DIKENAL

KATA KATA KEHIDUPAN YANG INDAH

Jika terpaksa harus kalah, maka jadilah pecundang terhormat daripada kalah sebelum berjuang. padahal sebenarnya, sahabat berhak menjadi pemenang mulia.


Jangan meremehkan kesempatan kecil yang muncul di hadapan kita. Ingat, seringkali kesempatan kecil merupakan awal dari kesuksesan yang besar.
 

Makin banyak kita membuang waktu untuk merasa iri pada bakat ataupun kesuksesan orang lain, maka semakin sulit pula kita berkembang maju. Buang sikap negatif itu!


Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan kesempatan untuk melakukan hal yang ingin kamu inginkan.
 

Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.
Kesuksesan diraih dari karja keras kita bukan hanya dari doa yang kita panjatkan


Jangan takut akan kesulitan dalam kehidupanmu, karena itu awal perbaikan dari usaha yang kamu lakukan untuk melewati hal itu
 

Kesempurnaan dirasakan dgn ketulusan dan keikhlasan menerima apa adanya.


Kehilangan orang yg kita sayangi adalah tempat kita belajar, belajar untuk kuat tanpa dirinya.
 

Tuhan memuliakan mereka yang mau bekerja keras. Dan modal utama untuk keberhasilan adalah kerja keras yang diiringi doa.

 

Kata Kata Indah Tentang Cinta

Cinta tidak menyedari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba. Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.
 

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat, hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.


Cinta sejati tak datang begitu saja. Banyak proses yang harus dilalui bersama, menderita, menangis, dan tertawa bersama.
 

Pria dan wanita adalah kesatuan abadi dua gender berbasiskan mawaddah (cinta) dan Rahmah (kasih sayang).


Semuanya bisa ditaklukan, dikalahkan, dan diwujudkan dengan cinta karena cinta tidak pernah kehabisan tenaga.
 

Cinta merupakan kekuatan paling tinggi yang selalu berhasil mengubah hidup ke arah yang lebih baik....selengkap nya klik di sini
by yandre pramana putra
> KATA KATA KEHIDUPAN YANG INDAH

KANKER PAYUDARA

saco-indonesia.com, Kanker Payudara juga merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh sel ganas (kanker) yang tumbuh pada jaringan payudara. Sel-sel ini biasanya akan muncul pada saluran atau lobula di payudara. Sel-sel kanker ini juga dapat menyebar di antara jaringan atau organ yang ada dan ke bagian tubuh lainnya.

Seberapa umumkah Kanker Payudara?

Kanker Payudara juga merupakan penyebab kematian kedua terbesar bagi wanita saat ini. Di Singapura, 1 dari 16 wanita akan terdiagnosa mengidap kanker payudara dalam masa hidupnya. Wanita etnis Cina telah memiliki resiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan etnis Melayu atau India sekitar 10% hingga 20%. Kasus tertinggi telah terjadi pada kelompok umur 55-59 tahun. Resiko terkena kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia. Kabar baiknya sekarang adalah banyak wanita kini mampu untuk melawan kanker payudara karena telah melakukan pendeteksian dini serta peningkatan kualitas pengobatan.

Apa Penyebabnya?

Faktor pemicu kanker ini belum dapat diketahui. Namun hal ini juga bisa ditelusuri dari sejarah keluarga yang telah mengidap kanker payudara, siklus menstruasi dini, atau kemungkinan faktor resiko lainnya. Karena begitu sulit untuk dapat dipastikan, masing-masing kita telah memiliki resiko terkena kanker payudara, khususnya saat kita berusia 40 tahun atau lebih. Walaupun faktor penyebabnya masih tidak diketahui, akan tetapi penyembuhan total sangat dimungkinkan dengan pendeteksian dini melalui pemeriksaan payudara secara reguler.
 
Diagnosa & Pemeriksaan

Bagaimana cara mendiagnosa?

Pemeriksaan Klinis – Khususnya bila benjolan, keluarnya cairan dari puting, atau perubahan payudara yang tidak biasa terjadi.

Mamogram – Metode ini juga dapat mendeteksi perubahan seperti kepadatan yang tidak normal atau terjadinya deposit kalsium.

Ultrasound Scan – Metode ini juga digunakan untuk dapat mendeteksi pada area khusus yang telah ditemukan dalam pemeriksaan mamogram atau dapat dilakukan untuk dapat mendeteksi kondisi abnormal yang tidak terlihat pada mamogram. Sebuah ultrasound scan juga dapat membedakan antara massa yang solid, yang kemungkinan kanker, atau kista yang berisi cairan yang biasanya bukan merupakan kanker.

Magnetic Resonance Imaging, MRI – Pada beberapa kasus, pasien harus menjalani sken MRI untuk dapat memperoleh hasil pemeriksaan yang lebih jelas pada area yang diduga terkena kanker. Metode ini juga sangat berguna bagi wanita yang berusia muda karena pada usianya mereka memiliki kepadatan jaringan payudara yang lebih besar dan tes visual konvensional seperti mamogram ataupun ultrasound menjadi kurang sensitif dan spesifik untuk mendeteksi kanker payudara.

          
Apa itu Biopsi?
          

Teknik biopsi umum

Untuk dapat memastikan kanker payudara, sebuah biopsi harus dilakukan di mana bagian dari jaringan sel yang diduga kanker diangkat dan diperiksa dengan mikroskop.
          

    Aspirasi Jarum Halus (FNA)
    Biopsi Jarum Inti (Core Needle) atau Biopsi Tru-cut
    Biopsi Eksisi (Excision Biopsy)

 
Bagaimana Kanker Payudara diperiksa?


A. TAHAPAN/LUAS PENYEBARAN
      TAHAPAN     LUAS PENYEBARAN     TINGKAT RATA-RATA KESELAMATAN PADA MASA
5-TAHUNAN(%)
      0     Kanker non-invasif     99
      I     Kanker invasif kecil
(kurang dari 2 cm tanpa penyebaran ke arah kelenjar getah bening aksila)     90
      II     

Kanker invasif
(antara 2-5cm atau/dengan penyebaran pada kelenjar getah bening)
    70
      III     Kanker invasif besar
(lebih dari 5cm dengan penyebaran pada kulit atau beberapa kelenjar getah bening)     40
      IV     

Penyebaran yang luas atau Kanker metastatis
    20


B. KARAKTERISTIK KANKER PAYUDARA YANG BERDAMPAK PADA KAMBUH DAN KESELAMATAN
Tingkat Histologis Tumor

Merujuk pada seberapa banyak sel tumor yang telah memiliki kemiripan dengan sel normal dilihat dari mikroskop; skala tingkat 1 sampai dengan 3. Tumor tingkat 3 mengandung sel kanker yang sangat abnormal dan tumbuh pesat. Semakin tinggi tingkat histologis tumor, semakin besar resiko kanker payudara kembali.
          
Kelenjar Getah Bening

Jumlah kelenjar getah bening yang berada di ketiak, di sisi yang sama pada payudara yang terkena kanker, bisa jadi indikator penting. Semakin besar jumlah kelenjar yang positif diasosiasikan dengan kemungkinan terburuk dan merujuk kepada perawatan dan pengobatan yang lebih agresif.
            
Ukuran Tumor

Secara umum, semakin besar ukuran tumor, semakin besar kemungkinan untuk kanker payudara kembali menyerang.
          
ER/PR

Sekitar duapertiga dari semua kanker payudara telah memiliki tingkat esterogen yang signifikan dan/atau reseptor progesteron. Mereka dirujuk sebagai tumor reseptor esterogen positif (ER+). Tumor ER+ cenderung tumbuh kurang agresif dan dapat diobati dengan pengobatan menggunakan hormon.
            
HER2/erbB2

HER2 adalah sebuah protein yang telah ditemukan pada permukaan dari sel kanker tertentu. Sebuah tumor juga dapat digambarkan sebagai HER2-positif apabila tumor tersebut telah memiliki lebih banyak reseptor HER2 dibanding dengan yang lain. Sekitar 20-25% dari semua kanker payudara memiliki tumor dengan label HER2-positif. Tumors HER2-positif cenderung tumbuh lebih cepat daripada jenis-jenis kanker payudara lainnya.

Dengan mengetahui apakah sebuah kanker adalah HER2-positif dapat mempengaruhi pilihan pengobatan yang dapat diambil, karena wanita dengan tumor sejenis ini dapat diuntungkan dengan obat yang disebut trastuzumab (Herceptin®).

 
Pengobatan & Perawatan

Bagaimana kanker payudara diobati?

Pilihan pengobatan dan prognosis (peluang kesembuhan) tergantung dari tahapan kanker (apakah kanker tersebut hanya ada di payudara atau sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya), tipe kanker payudara, karakteristik dari sel kanker dan apakah kanker tersebut ditemukan pada sisi payudara yang lain. Usia seorang wanita, status menopausal (apakah wanita tersebut masih memiliki siklus haid) dan kondisi kesehatan umumnya juga dapat mempengaruhi pilihan pengobatan dan prognosis.
 
Bedah

Pembedahan adalah umum untuk mengangkat kanker. Beberapa bentuk prosedur bedah termasuk:

1)    Bedah dengan mempertahankan payudara

    Lumpektomi atau Wide Local Excision – pengangkatan kanker dan sedikit jaringan di sekitarnya.
    Quadrantektomi – pengangkatan kanker dengan mengangkat lebih banyak jaringan disekitarnya dibandingkan dengan lumpektomi. Untuk prosedur quadrantektomi, seperempat bagian dari payudara diangkat.

2)    Mastektomi – pengangkatan seluruh bagian payudara dengan atau tanpa jaringan kelenjar getah bening di bawah aksila.
 
3)    Saat bedah payudara, beberapa sel kelenjar getah bening di bawah ketiak juga akan diambil untuk pemeriksaan.

 
Terapi Sistemik

    Kemoterapi
    Terapi Hormon
    Herceptin®

 
          
Radioterapi

Radioterapi dengan menggunakan sinar berenergi tinggi yang ditargetkan untuk dapat membunuh sel-sel kanker. Tujuannya adalah untuk dapat membunuh sel kanker yang mungkin tersisa di sekitar payudara.

Radioterapi sangatlah vital setelah prosedur bedah yang mempertahankan payudara, seperti lumpektomi, karena sebagian besar jaringan payudara dibiarkan utuh. Terapi ini juga akan mengurangi kemungkinan kembalinya kanker payudara.

Pada umumnya, wanita yang telah menjalani prosedur masektomi tidak memerlukan radioterapi. Akan tetapi, untuk beberapa kasus, prosedur ini perlu dilakukan untuk dapat merawat dinding dada dan kelenjar getah bening yang ada pada ketiak, bila resiko kembalinya kanker secara lokal masih tinggi.


Editor : dian sukmawati

> KANKER PAYUDARA

Ben E. King, Soulful Singer of ‘Stand by Me,’ Dies at 76

Mr. King sang for the Drifters and found success as a solo performer with hits like “Spanish Harlem.”

Ben E. King, Soulful Singer of ‘Stand by Me,’ Dies at 76 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Police Rethink Long Tradition on Using Force

WASHINGTON — During a training course on defending against knife attacks, a young Salt Lake City police officer asked a question: “How close can somebody get to me before I’m justified in using deadly force?”

Dennis Tueller, the instructor in that class more than three decades ago, decided to find out. In the fall of 1982, he performed a rudimentary series of tests and concluded that an armed attacker who bolted toward an officer could clear 21 feet in the time it took most officers to draw, aim and fire their weapon.

The next spring, Mr. Tueller published his findings in SWAT magazine and transformed police training in the United States. The “21-foot rule” became dogma. It has been taught in police academies around the country, accepted by courts and cited by officers to justify countless shootings, including recent episodes involving a homeless woodcarver in Seattle and a schizophrenic woman in San Francisco.

Now, amid the largest national debate over policing since the 1991 beating of Rodney King in Los Angeles, a small but vocal set of law enforcement officials are calling for a rethinking of the 21-foot rule and other axioms that have emphasized how to use force, not how to avoid it. Several big-city police departments are already re-examining when officers should chase people or draw their guns and when they should back away, wait or try to defuse the situation

Police Rethink Long Tradition on Using Force | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

William Price Fox, Admired Southern Novelist and Humorist, Dies at 89

Mr. Fox, known for his well-honed countrified voice, wrote about things dear to South Carolina and won over Yankee critics.

William Price Fox, Admired Southern Novelist and Humorist, Dies at 89 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Native American Actors Work to Overcome a Long-Documented Bias

Late in April, after Native American actors walked off in disgust from the set of Adam Sandler’s latest film, a western sendup that its distributor, Netflix, has defended as being equally offensive to all, a glow of pride spread through several Native American communities.

Tantoo Cardinal, a Canadian indigenous actress who played Black Shawl in “Dances With Wolves,” recalled thinking to herself, “It’s come.” Larry Sellers, who starred as Cloud Dancing in the 1990s television show “Dr. Quinn, Medicine Woman,” thought, “It’s about time.” Jesse Wente, who is Ojibwe and directs film programming at the TIFF Bell Lightbox in Toronto, found himself encouraged and surprised. There are so few film roles for indigenous actors, he said, that walking off the set of a major production showed real mettle.

But what didn’t surprise Mr. Wente was the content of the script. According to the actors who walked off the set, the film, titled “The Ridiculous Six,” included a Native American woman who passes out and is revived after white men douse her with alcohol, and another woman squatting to urinate while lighting a peace pipe. “There’s enough history at this point to have set some expectations around these sort of Hollywood depictions,” Mr. Wente said.

The walkout prompted a rhetorical “What do you expect from an Adam Sandler film?,” and a Netflix spokesman said that in the movie, blacks, Mexicans and whites were lampooned as well. But Native American actors and critics said a broader issue was at stake. While mainstream portrayals of native peoples have, Mr. Wente said, become “incrementally better” over the decades, he and others say, they remain far from accurate and reflect a lack of opportunities for Native American performers. What’s more, as Native Americans hunger for representation on screen, critics say the absence of three-dimensional portrayals has very real off-screen consequences.

“Our people are still healing from historical trauma,” said Loren Anthony, one of the actors who walked out. “Our youth are still trying to figure out who they are, where they fit in this society. Kids are killing themselves. They’re not proud of who they are.” They also don’t, he added, see themselves on prime time television or the big screen. Netflix noted while about five people walked off the “The Ridiculous Six” set, 100 or so Native American actors and extras stayed.

Advertisement

But in interviews, nearly a dozen Native American actors and film industry experts said that Mr. Sandler’s humor perpetuated decades-old negative stereotypes. Mr. Anthony said such depictions helped feed the despondency many Native Americans feel, with deadly results: Native Americans have the highest suicide rate out of all the country’s ethnicities.

The on-screen problem is twofold, Mr. Anthony and others said: There’s a paucity of roles for Native Americans — according to the Screen Actors Guild in 2008 they accounted for 0.3 percent of all on-screen parts (those figures have yet to be updated), compared to about 2 percent of the general population — and Native American actors are often perceived in a narrow way.

In his Peabody Award-winning documentary “Reel Injun,” the Cree filmmaker Neil Diamond explored Hollywood depictions of Native Americans over the years, and found they fell into a few stereotypical categories: the Noble Savage, the Drunk Indian, the Mystic, the Indian Princess, the backward tribal people futilely fighting John Wayne and manifest destiny. While the 1990 film “Dances With Wolves” won praise for depicting Native Americans as fully fleshed out human beings, not all indigenous people embraced it. It was still told, critics said, from the colonialists’ point of view. In an interview, John Trudell, a Santee Sioux writer, actor (“Thunderheart”) and the former chairman of the American Indian Movement, described the film as “a story of two white people.”

“God bless ‘Dances with Wolves,’ ” Michael Horse, who played Deputy Hawk in “Twin Peaks,” said sarcastically. “Even ‘Avatar.’ Someone’s got to come save the tribal people.”

Dan Spilo, a partner at Industry Entertainment who represents Adam Beach, one of today’s most prominent Native American actors, said while typecasting dogs many minorities, it is especially intractable when it comes to Native Americans. Casting directors, he said, rarely cast them as police officers, doctors or lawyers. “There’s the belief that the Native American character should be on reservations or riding a horse,” he said.

“We don’t see ourselves,” Mr. Horse said. “We’re still an antiquated culture to them, and to the rest of the world.”

Ms. Cardinal said she was once turned down for the role of the wife of a child-abusing cop because the filmmakers felt that casting her would somehow be “too political.”

Another sore point is the long run of white actors playing American Indians, among them Burt Lancaster, Rock Hudson, Audrey Hepburn and, more recently, Johnny Depp, whose depiction of Tonto in the 2013 film “Lone Ranger,” was viewed as racist by detractors. There are, of course, exceptions. The former A&E series “Longmire,” which, as it happens, will now be on Netflix, was roundly praised for its depiction of life on a Northern Cheyenne reservation, with Lou Diamond Phillips, who is of Cherokee descent, playing a Northern Cheyenne man.

Others also point to the success of Mr. Beach, who played a Mohawk detective in “Law & Order: Special Victims Unit” and landed a starring role in the forthcoming D C Comics picture “Suicide Squad.” Mr. Beach said he had come across insulting scripts backed by people who don’t see anything wrong with them.

“I’d rather starve than do something that is offensive to my ancestral roots,” Mr. Beach said. “But I think there will always be attempts to drawn on the weakness of native people’s struggles. The savage Indian will always be the savage Indian. The white man will always be smarter and more cunning. The cavalry will always win.”

The solution, Mr. Wente, Mr. Trudell and others said, lies in getting more stories written by and starring Native Americans. But Mr. Wente noted that while independent indigenous film has blossomed in the last two decades, mainstream depictions have yet to catch up. “You have to stop expecting for Hollywood to correct it, because there seems to be no ability or desire to correct it,” Mr. Wente said.

There have been calls to boycott Netflix but, writing for Indian Country Today Media Network, which first broke news of the walk off, the filmmaker Brian Young noted that the distributor also offered a number of films by or about Native Americans.

The furor around “The Ridiculous Six” may drive more people to see it. Then one of the questions that Mr. Trudell, echoing others, had about the film will be answered: “Who the hell laughs at this stuff?”

Native American Actors Work to Overcome a Long-Documented Bias | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Jayne Meadows, Actress and Steve Allen’s Wife and Co-Star, Dies at 95

Ms. Meadows was the older sister of Audrey Meadows, who played Alice Kramden on “The Honeymooners.”

Jayne Meadows, Actress and Steve Allen’s Wife and Co-Star, Dies at 95 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Elizabeth Brown Pryor, Biographer of Clara Barton and Robert E. Lee, Dies at 64

Ms. Pryor, who served more than two decades in the State Department, was the author of well-regarded biographies of the founder of the American Red Cross and the Confederate commander.

Elizabeth Brown Pryor, Biographer of Clara Barton and Robert E. Lee, Dies at 64 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

William Pfaff, Critic of American Foreign Policy, Dies at 86

Mr. Pfaff was an international affairs columnist and author who found Washington’s intervention in world affairs often misguided.

William Pfaff, Critic of American Foreign Policy, Dies at 86 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”
Todd Heisler/The New York Times

Children playing last week in Sandtown-Winchester, the Baltimore neighborhood where Freddie Gray was raised. One young resident called it “a tough community.”

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’

Hard but Hopeful Home to ‘Lot of Freddies’ | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Ghostly Voices From Thomas Edison’s Dolls Can Now Be Heard

Though Robin and Joan Rolfs owned two rare talking dolls manufactured by Thomas Edison’s phonograph company in 1890, they did not dare play the wax cylinder records tucked inside each one.

The Rolfses, longtime collectors of Edison phonographs, knew that if they turned the cranks on the dolls’ backs, the steel phonograph needle might damage or destroy the grooves of the hollow, ring-shaped cylinder. And so for years, the dolls sat side by side inside a display cabinet, bearers of a message from the dawn of sound recording that nobody could hear.

In 1890, Edison’s dolls were a flop; production lasted only six weeks. Children found them difficult to operate and more scary than cuddly. The recordings inside, which featured snippets of nursery rhymes, wore out quickly.

Yet sound historians say the cylinders were the first entertainment records ever made, and the young girls hired to recite the rhymes were the world’s first recording artists.

Year after year, the Rolfses asked experts if there might be a safe way to play the recordings. Then a government laboratory developed a method to play fragile records without touching them.

Audio

The technique relies on a microscope to create images of the grooves in exquisite detail. A computer approximates — with great accuracy — the sounds that would have been created by a needle moving through those grooves.

In 2014, the technology was made available for the first time outside the laboratory.

“The fear all along is that we don’t want to damage these records. We don’t want to put a stylus on them,” said Jerry Fabris, the curator of the Thomas Edison Historical Park in West Orange, N.J. “Now we have the technology to play them safely.”

Last month, the Historical Park posted online three never-before-heard Edison doll recordings, including the two from the Rolfses’ collection. “There are probably more out there, and we’re hoping people will now get them digitized,” Mr. Fabris said.

The technology, which is known as Irene (Image, Reconstruct, Erase Noise, Etc.), was developed by the particle physicist Carl Haber and the engineer Earl Cornell at Lawrence Berkeley. Irene extracts sound from cylinder and disk records. It can also reconstruct audio from recordings so badly damaged they were deemed unplayable.

“We are now hearing sounds from history that I did not expect to hear in my lifetime,” Mr. Fabris said.

The Rolfses said they were not sure what to expect in August when they carefully packed their two Edison doll cylinders, still attached to their motors, and drove from their home in Hortonville, Wis., to the National Document Conservation Center in Andover, Mass. The center had recently acquired Irene technology.

Audio

Cylinders carry sound in a spiral groove cut by a phonograph recording needle that vibrates up and down, creating a surface made of tiny hills and valleys. In the Irene set-up, a microscope perched above the shaft takes thousands of high-resolution images of small sections of the grooves.

Stitched together, the images provide a topographic map of the cylinder’s surface, charting changes in depth as small as one five-hundredth the thickness of a human hair. Pitch, volume and timbre are all encoded in the hills and valleys and the speed at which the record is played.

At the conservation center, the preservation specialist Mason Vander Lugt attached one of the cylinders to the end of a rotating shaft. Huddled around a computer screen, the Rolfses first saw the wiggly waveform generated by Irene. Then came the digital audio. The words were at first indistinct, but as Mr. Lugt filtered out more of the noise, the rhyme became clearer.

“That was the Eureka moment,” Mr. Rolfs said.

In 1890, a girl in Edison’s laboratory had recited:

There was a little girl,

And she had a little curl

Audio

Right in the middle of her forehead.

When she was good,

She was very, very good.

But when she was bad, she was horrid.

Recently, the conservation center turned up another surprise.

In 2010, the Woody Guthrie Foundation received 18 oversize phonograph disks from an anonymous donor. No one knew if any of the dirt-stained recordings featured Guthrie, but Tiffany Colannino, then the foundation’s archivist, had stored them unplayed until she heard about Irene.

Last fall, the center extracted audio from one of the records, labeled “Jam Session 9” and emailed the digital file to Ms. Colannino.

“I was just sitting in my dining room, and the next thing I know, I’m hearing Woody,” she said. In between solo performances of “Ladies Auxiliary,” “Jesus Christ,” and “Dead or Alive,” Guthrie tells jokes, offers some back story, and makes the audience laugh. “It is quintessential Guthrie,” Ms. Colannino said.

The Rolfses’ dolls are back in the display cabinet in Wisconsin. But with audio stored on several computers, they now have a permanent voice.

Ghostly Voices From Thomas Edison’s Dolls Can Now Be Heard | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Bruce Alger, 96, Dies; Led ‘Mink Coat’ Protest Against Lyndon Johnson

Mr. Alger, who served five terms from Texas, led Republican women in a confrontation with Lyndon B. Johnson that may have cost Richard M. Nixon the 1960 presidential election.

Bruce Alger, 96, Dies; Led ‘Mink Coat’ Protest Against Lyndon Johnson | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Top News China’s Intents Are Questioned as It Builds in Antarctica

HOBART, Tasmania — Few places seem out of reach for China’s leader, Xi Jinping, who has traveled from European capitals to obscure Pacific and Caribbean islands in pursuit of his nation’s strategic interests.

So perhaps it was not surprising when he turned up last fall in this city on the edge of the Southern Ocean to put down a long-distance marker in another faraway region, Antarctica, 2,000 miles south of this Australian port.

Standing on the deck of an icebreaker that ferries Chinese scientists from this last stop before the frozen continent, Mr. Xi pledged that China would continue to expand in one of the few places on earth that remain unexploited by humans.

He signed a five-year accord with the Australian government that allows Chinese vessels and, in the future, aircraft to resupply for fuel and food before heading south. That will help secure easier access to a region that is believed to have vast oil and mineral resources; huge quantities of high-protein sea life; and for times of possible future dire need, fresh water contained in icebergs.

It was not until 1985, about seven decades after Robert Scott and Roald Amundsen raced to the South Pole, that a team representing Beijing hoisted the Chinese flag over the nation’s first Antarctic research base, the Great Wall Station on King George Island.

But now China seems determined to catch up. As it has bolstered spending on Antarctic research, and as the early explorers, especially the United States and Australia, confront stagnant budgets, there is growing concern about its intentions.

China’s operations on the continent — it opened its fourth research station last year, chose a site for a fifth, and is investing in a second icebreaker and new ice-capable planes and helicopters — are already the fastest growing of the 52 signatories to the Antarctic Treaty. That gentlemen’s agreement reached in 1959 bans military activity on the continent and aims to preserve it as one of the world’s last wildernesses; a related pact prohibits mining.

Advertisement

But Mr. Xi’s visit was another sign that China is positioning itself to take advantage of the continent’s resource potential when the treaty expires in 2048 — or in the event that it is ripped up before, Chinese and Australian experts say.

“So far, our research is natural-science based, but we know there is more and more concern about resource security,” said Yang Huigen, director general of the Polar Research Institute of China, who accompanied Mr. Xi last November on his visit to Hobart and stood with him on the icebreaker, Xue Long, or Snow Dragon.

With that in mind, the polar institute recently opened a new division devoted to the study of resources, law, geopolitics and governance in Antarctica and the Arctic, Mr. Yang said.

Australia, a strategic ally of the United States that has strong economic relations with China, is watching China’s buildup in the Antarctic with a mix of gratitude — China’s presence offers support for Australia’s Antarctic science program, which is short of cash — and wariness.

“We should have no illusions about the deeper agenda — one that has not even been agreed to by Chinese scientists but is driven by Xi, and most likely his successors,” said Peter Jennings, executive director of the Australian Strategic Policy Institute and a former senior official in the Australian Department of Defense.

“This is part of a broader pattern of a mercantilist approach all around the world,” Mr. Jennings added. “A big driver of Chinese policy is to secure long-term energy supply and food supply.”

That approach was evident last month when a large Chinese agriculture enterprise announced an expansion of its fishing operations around Antarctica to catch more krill — small, protein-rich crustaceans that are abundant in Antarctic waters.

“The Antarctic is a treasure house for all human beings, and China should go there and share,” Liu Shenli, the chairman of the China National Agricultural Development Group, told China Daily, a state-owned newspaper. China would aim to fish up to two million tons of krill a year, he said, a substantial increase from what it currently harvests.

Because sovereignty over Antarctica is unclear, nations have sought to strengthen their claims over the ice-covered land by building research bases and naming geographic features. China’s fifth station will put it within reach of the six American facilities, and ahead of Australia’s three.

Chinese mappers have also given Chinese names to more than 300 sites, compared with the thousands of locations on the continent with English names.

In the unspoken competition for Antarctica’s future, scientific achievement can also translate into influence. Chinese scientists are driving to be the first to drill and recover an ice core containing tiny air bubbles that provide a record of climate change stretching as far back as 1.5 million years. It is an expensive and delicate effort at which others, including the European Union and Australia, have failed.

In a breakthrough a decade ago, European scientists extracted an ice core nearly two miles long that revealed 800,000 years of climate history. But finding an ice core going back further would allow scientists to examine a change in the earth’s climate cycles believed to have occurred 900,000 to 1.2 million years ago.

China is betting it has found the best location to drill, at an area called Dome A, or Dome Argus, the highest point on the East Antarctic Ice Sheet. Though it is considered one of the coldest places on the planet, with temperatures of 130 degrees below zero Fahrenheit, a Chinese expedition explored the area in 2005 and established a research station in 2009.

“The international community has drilled in lots of places, but no luck so far,” said Xiao Cunde, a member of the first party to reach the site and the deputy director of the Institute for Climate Change at the Chinese Academy of Meteorological Sciences. “We think at Dome A we will have a straight shot at the one-million-year ice core.”

Mr. Xiao said China had already begun drilling and hoped to find what scientists are looking for in four to five years.

To support its Antarctic aspirations, China is building a sophisticated $300 million icebreaker that is expected to be ready in a few years, said Xia Limin, deputy director of the Chinese Arctic and Antarctic Administration in Beijing. It has also bought a high-tech fixed-wing aircraft, outfitted in the United States, for taking sensitive scientific soundings from the ice.

China has chosen the site for its fifth research station at Inexpressible Island, named by a group of British explorers who were stranded at the desolate site in 1912 and survived the winter by excavating a small ice cave.

Mr. Xia said the inhospitable spot was ideal because China did not have a presence in that part of Antarctica, and because the rocky site did not have much snow, making it relatively cheap to build there.

Anne-Marie Brady, a professor of political science at the University of Canterbury in New Zealand and the author of a soon-to-be-released book, “China as a Polar Great Power,” said Chinese scientists also believed they had a good chance of finding mineral and energy resources near the site.

“China is playing a long game in Antarctica and keeping other states guessing about its true intentions and interests are part of its poker hand,” she said. But she noted that China’s interest in finding minerals was presented “loud and clear to domestic audiences” as the main reason it was investing in Antarctica.

Because commercial drilling is banned, estimates of energy and mineral resources in Antarctica rely on remote sensing data and comparisons with similar geological environments elsewhere, said Millard F. Coffin, executive director of the Institute for Marine and Antarctic Studies in Hobart.

But the difficulty of extraction in such severe conditions and uncertainty about future commodity prices make it unlikely that China or any country would defy the ban on mining anytime soon.

Tourism, however, is already booming. Travelers from China are still a relatively small contingent in the Antarctic compared with the more than 13,000 Americans who visited in 2013, and as yet there are no licensed Chinese tour operators.

But that is about to change, said Anthony Bergin, deputy director of the Australian Strategic Policy Institute. “I understand very soon there will be Chinese tourists on Chinese vessels with all-Chinese crew in the Antarctic,” he said.

 

Top News China’s Intents Are Questioned as It Builds in Antarctica | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Ruth Rendell, Novelist Who Thrilled and Educated, Dies at 85

Ms. Rendell was a prolific writer of intricately plotted mystery novels that combined psychological insight, social conscience and teeth-chattering terror.

Ruth Rendell, Novelist Who Thrilled and Educated, Dies at 85 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Review: ‘Frontline’ Looks at Missteps During the Ebola Outbreak

Frontline  An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.
Frontline

Frontline An installment of this PBS program looks at the effects of Ebola on Liberia and other countries, as well as the origins of the outbreak.

The program traces the outbreak to its origin, thought to be a tree full of bats in Guinea.

Review: ‘9-Man’ Is More Than a Game for Chinese-Americans

A variation of volleyball with nine men on each side is profiled Tuesday night on the World Channel in an absorbing documentary called “9-Man.”

Television

‘Hard Earned’ Documents the Plight of the Working Poor

“Hard Earned,” an Al Jazeera America series, follows five working-class families scrambling to stay ahead on limited incomes.

Review: ‘Frontline’ Looks at Missteps During the Ebola Outbreak | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

Joseph Lechleider, a Father of the DSL Internet Technology, Dies at 82

Joseph Lechleider

Mr. Lechleider helped invent DSL technology, which enabled phone companies to offer high-speed web access over their infrastructure of copper wires.

Joseph Lechleider, a Father of the DSL Internet Technology, Dies at 82 | PAKET UMROH BULAN JANUARI 2016

In Baltimore, National Guard Pullout Begins as Citywide Curfew Is Lifted

paket berangkat umroh desember depok
harga umroh februari di Pulo Gadung jakarta
biaya umrah juni di Makasar jakarta
biaya paket berangkat umroh februari di Cakung Timur jakarta
biaya umrah april di Pekayon jakarta
biaya paket berangkat umrah mei di Pulo Gadung jakarta
biaya umrah akhir tahun di Pondok Ranggon jakarta
biaya berangkat umroh ramadhan di Kalisari jakarta
biaya umroh ramadhan di Pulogebang jakarta
biaya paket umrah awal tahun bekasi barat
biaya paket berangkat umroh maret di Pulo Gadung jakarta
biaya umrah desember di Cipayung jakarta
paket promo berangkat umrah januari di Duren Sawit jakarta
paket promo umrah april di Susukan jakarta
promo berangkat umrah desember di Ceger jakarta
biaya paket berangkat umrah awal tahun di Kampung Gedong,Cijantung jakarta
paket promo umrah ramadhan di Cibubur jakarta
paket berangkat umroh ramadhan di Cipinang Besar Selatan jakarta
paket berangkat umroh april di Matraman jakarta
harga paket berangkat umroh april di Utan Kayu Utara jakarta
promo berangkat umrah april di Kampung Tengah jakarta
promo berangkat umrah juni di Rambutan jakarta
paket promo berangkat umroh maret di Pisangan Timur jakarta
harga paket berangkat umroh akhir tahun di Kayu Putih jakarta
biaya paket berangkat umrah desember di Pisangan Baru jakarta
paket umroh akhir tahun di Makasar jakarta
harga umrah mei di Malaka Jaya jakarta
biaya umrah april di Pisangan Baru jakarta
biaya umroh awal tahun di Kampung Tengah jakarta
biaya berangkat umrah awal tahun di Malaka Sari jakarta
biaya paket berangkat umroh maret di Kebon Manggis jakarta
paket promo umroh juni di Ujung Menteng jakarta
paket promo berangkat umrah desember di Kampung Tengah jakarta
paket promo umroh juni di Pisangan Baru jakarta
paket promo umrah januari di Cipinang Besar Selatan jakarta
biaya berangkat umrah ramadhan di Penggilingan jakarta
biaya berangkat umrah desember di Makasar jakarta
harga paket umroh januari di Pondok Ranggon jakarta
promo umroh awal tahun bekasi selatan
paket promo umroh ramadhan bekasi timur
biaya paket umrah awal tahun di Cipayung jakarta
biaya paket berangkat umrah januari di Pulo Gadung jakarta
paket berangkat umroh februari di Malaka Sari jakarta
promo berangkat umroh maret di Penggilingan jakarta
harga berangkat umrah februari di Ujung Menteng jakarta
paket promo berangkat umroh akhir tahun bogor
harga paket berangkat umroh akhir tahun di Ciracas jakarta
paket promo umroh april di Bali Mester jakarta
biaya paket umrah mei di Pondok Kopi jakarta
paket promo umrah awal tahun di Cipinang Melayu jakarta
biaya umrah februari di Cililitan jakarta
biaya umroh akhir tahun di Kampung Tengah jakarta
biaya paket umroh juni bekasi timur
paket promo umrah ramadhan bekasi timur
biaya umrah januari umrohdepag.com
biaya paket umrah awal tahun di Ciracas jakarta
biaya paket berangkat umroh januari di Susukan jakarta
harga paket berangkat umroh februari di Pondok Bambu jakarta
harga paket berangkat umrah april di Cipayung jakarta
promo umroh awal tahun di Rawamangun jakarta
promo umroh mei di Penggilingan jakarta
paket umroh mei di Kayu Putih jakarta
promo umroh mei di Bidaracina jakarta
paket promo umrah april di Kampung Baru jakarta
harga umrah januari di Cawang jakarta
harga umroh awal tahun di Jatinegara jakarta
harga paket umrah desember di Setu jakarta
promo umroh ramadhan di Balekambang jakarta
biaya umroh januari di Makasar jakarta
paket promo umrah akhir tahun di Rambutan jakarta
harga umrah januari di Cakung Timur jakarta
biaya paket berangkat umrah desember di Cipinang Besar Utara jakarta
biaya umroh ramadhan di Cipinang Cempedak jakarta
paket berangkat umrah desember di Bali Mester jakarta
paket promo berangkat umrah januari di Pasar Rebo jakarta
harga paket berangkat umroh mei di Cakung jakarta
paket promo umroh mei di Klender jakarta
biaya paket berangkat umrah awal tahun di Pondok Kopi jakarta
promo berangkat umrah awal tahun di Ciracas jakarta
harga berangkat umrah ramadhan bekasi selatan
biaya paket umrah awal tahun di Setu jakarta
harga paket umroh maret di Kalisari jakarta
paket berangkat umroh april di Pulo Gadung jakarta
biaya paket berangkat umroh maret di Jati jakarta
paket promo umroh januari di Utan Kayu Selatan jakarta
paket promo berangkat umrah awal tahun di Kampung Tengah jakarta
biaya paket umroh desember di Jatinegara jakarta
harga berangkat umrah juni di Pinang Ranti jakarta
harga berangkat umroh januari tangerang
biaya paket berangkat umroh awal tahun di Cipinang Melayu jakarta
biaya umroh januari bekasi utara
paket berangkat umroh april di Ceger jakarta
promo umroh januari di Pisangan Baru jakarta
paket berangkat umroh maret di Utan Kayu Utara jakarta
paket promo umroh januari di Pal Meriam jakarta
paket berangkat umrah februari di Cipayung jakarta
biaya paket umroh februari di Utan Kayu Utara jakarta
harga paket umroh desember di Cakung Timur jakarta
paket promo berangkat umrah awal tahun di Kalisari jakarta
paket promo berangkat umrah februari di Cipinang Besar Selatan jakarta